Modifikasi Kecil Honda Spacy Agar Tidak Mentok Polisi Tidur

Baca Juga

"Braakk...!!", suara dari kolong motor skutik saya saat melewati polisi tidur. Dulu saya sering berfikir, bagaimana cara membangunkan polisi tidur itu?

Hahaha...! Kenapa sih harus dinamai "polisi tidur"?

Tapi ya sudahlah. Kita nggak perlu ngurusin polisi tidur. Karena belum tentu polisi tersebut mau kurus... Hahaha...!!!

Menurut pengalaman beberapa orang penunggang Honda Spacy, ada 3 poin yang harus diubah jika Anda ingin ground clearance (kolong) motor Spacy Anda tidak mentok polisi tidur. Yaitu mengganti ban depan dan belakang dengan ukuran yang lebih besar, serta mengganti shockbreaker belakang Spacy dengan kepunyaan Vario 125.


Mari kita bahas satu-persatu...

* Mengganti ban dengan tipe tubless ukuran 100/80 (depan) dan 110/80 (belakang)

Ukuran ban standar skutik Honda di Indonesia (Vario, Beat, Scoopy, Spacy) adalah 80/90 (depan) dan 90/90 (belakang) tipe tube (pakai ban dalam). Kemudian, jika Anda pernah membaca spesifikasi atau bahkan melihat langsung ban pada Honda PCX 150 adalah tipe tubless 90/90 (depan), dan 100/90 (belakang).

Idealnya, untuk mendapatkan tinggi yang "pas" pada matic Spacy, ukuran ban PCX 150 inilah yang tepat. Tapi ukuran ini agak sulit didapat dipasaran. Bahkan dibengkel resmi Hondapun tidak selalu tersedia.

Nah, untuk menyiasatinya, Anda dapat menggunakan ukuran 100/80 didepan dan 110/80 dibelakang.

Bagaimana jika menggunakan ukuran yang lebih besar lagi?

Saya rasa tidak bisa. Ban akan mentok kanan-kiri kolong motor.

* Mengganti shock breaker belakang dengan punya Vario 125

Panjang shock breaker Vario 125 adalah 32 cm. Jika punya Vario yang panjang itu diterapkan pada Spacy atau Beat, tentu akan menaikkan kolong Spacy hingga 2 cm. Mengingat panjang shock Spacy hanyalah 30 cm.

Tapi menurut saya ini kurang efisien.

Kenapa?

Karena dengan menerapkan shock Vario 125 tersebut, Anda jadi harus merubah (mengganti) standard Spacy Anda.

Mengganti ban tubless ukuran tersebut diatas saja sudah cukup tinggi.

Dengan ukuran ban itu, saya coba berdirikan motor dengan standar utama (standar tengah/double), kemudian saya lihat jarak ban belakang ke tanan. Hanya tersisa +/- 0,5 cm. Artinya, jika Anda menaikkan shock breaker dengan milik Vario 125, maka Anda akan mengalami kesulitan dengan standar motor Anda (Spacy atau Beat). Standar Spacy jadi menggantung jika diturunkan. Juga motor akan terlalu miring jika menggunakan standar samping.


Nah, Om Bro/Tante Sist. Sekian dulu sharing dari saya.

Nb:
Untuk aplikasi pada Beat dan Vario 110, saya belum punya sumber yang terpercaya. Tapi kalau saya intip kolong Vario 110 dan Beat, saya rasa sama dengan kolong Spacy. Kemungkinannya bisa diaplikasikan

Comments