Skip to main content

Cara Tradisional Mengobati Kutil dengan Sabun Colek dan Cuka Terbukti dalam 3 Minggu

Baca Juga

Kalau boleh Anda percaya, saya memerlukan waktu 4 tahun lamanya, hanya untuk menghilangkan kutil ditelapak kaki kanan saya. Itu semua karena saya belum mendapatkan obat yang tepat. Padahal, dengan pengobatan yang tepat, saya bisa menghilangkan kutil dalam waktu kurang dari 1 bulan.

Hiii... Jorok amat, Masbro?

Bukan jorok. Justru lebih jorok kalau kutil itu dibiarkan saja.

Saya pernah konsultasi dengan dokter umum disebuah klinik disekitaran Tanjungduren, Jakarta Barat (saya lupa nama kliniknya). Saat itu (tahun 2010) dokter disana menyarankan untuk melakukan operasi kecil dengan biaya 300,000. Tapi saya menolak. Saya ingin kutil saya hilang dengan cara tradisional. Sayangnya saat itu keinginan saya baru sebatas keinginan, belum direalisasikan. Barulah pada tahun 2012 saya mulai mengobati kutil saya.


Awalnya saya tertarik dengan produk caluso* yang banyak diiklankan dimedia televisi. Maka saya beli lah produk tersebut seharga 28,500 di Sabar Subur Cikupa, Tangerang (sekalian ngantar istri belanja).

Saya pakai produk tersebut segera sesuai aturan dikemasannya. Dan memang produk itu ampuh. Hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu, kutil dikaki saya sudah melunak. Dan saat kaki saya direndam air hangat, dengan mudah kutil tersebut saya cabut. Selesai. Bersih.

Tapi apa yang terjadi...

...kurang dari 1 bulan kemudian kutil saya tumbuh lagi. Saya ulangi lagi pengobatannya sampai obatnya habis. Tapi lagi-lagi sang kutil kembali tumbuh.

Saat saya bercerita pada kakak saya, dia memberitahukan bahwa dengan hanya menggunakan sabun krim (sabun colek), kutil dapat hilang sampai ke akarnya. Maka saya coba lah pakai sabun colek 2 kali sehari setelah mandi.

Namun setelah berbulan-bulan, kutil saya belum juga hilang.

Awal tahun 2016 saya mulai mencari tahu malalui internet, hingga saya menemukan resep pengobatan kutil menggunakan sabun colek yang dicampur dengan kapur sirih. Tapi hati saya justru lebih tertarik dengan resep pengobatan menggunakan cuka. Saya fikir, pakai cuka lebih praktis. Maka saya beli lah cuka makan (yang biasa ada di tukang bakso). Saya pakai 3 kali sehari tiap pagi, sore dan malam hari.

Tapi seperti pula menggunakan sabun colek (doang), kutil saya tidak kunjung hilang setelah beberapa bulan.

Entah ide dari mana, tiba-tiba muncul ide aneh dalam fikiran saya. Saya tetap lanjutkan pengobatan saya menggunakan cuka, tapi ditambah sabun colek. Jadi caranya,

* pertama teteskan beberapa tetes cuka pada kutil,

* beberapa saat kemudian setelah tetesan cuka agak kering, oleskan sabun colek pada kutil tersebut (saya menggunakan sabun krim ekonomi putih).

Dan hasilnya...

...jreng...jreng...jreng... Kutil ditelapak kaki kanan saya hilang dalam 3 minggu. Disini terbukti cuka + sabun colek menjadi obat yang ampuh untuk menghilangkan kutil, dan tanpa efek samping.

***

Ada anggapan bahwa sabun colek + kapur sirih juga bisa untuk menghilangkan tahi lalat. Namun setelah searching di google, ternyata cara itu bahaya. Bahkan disalah satu thread kaskus, ada orang yang harus menjalani pengobatan laser gara-gara mencoba menghilangkan tahi lalat menggunakan sabun colek + kapur sirih.

***

Selain dengan cuka dan sabun colek, kutil juga dapat dihilangkan dengan menggunakan bawang putih. Anda hanya cukup menghaluskan sesiung bawang putih, lalu ambil secukupnya, tempelkan pada kutil dan tutup menggunakan plester. Lakukan 2 kali sehari secara teratur.

***

Sedangkan untuk pengobatan kutil di area vital (alat kelamin / kemaluan) baik pria ataupun wanita, tidak dianjurkan menggunakan cara-cara ini. Lebih bijaksana jika Anda konsultasi ke dokter ahli.

***

Demikian Ombro / Tante sis. Semoga bermanfaat.

Comments