Sensasi 34 Kuliner India yang Akan Mengubah Hidup Anda!

Baca Juga

Sejujurnya dulu (selama akhir 2007 sampai pertengahan 2011) saya rada benci pada orang-orang berkebangsaan India (kecuali yang cantik-cantik seperti Kajol Devgan dan Aishwarya Rai). Hahaha...!!

Padahal istri saya penggemar film-film India. Yah...istri saya nggak tahu rasanya di omel-omelin orang India pada saat kerja. Entah itu yang marah-marah customer ataupun bos saya sendiri.

Tapi nggak semua orang India nyebelin sih... Banyak juga customer India yang baik, yang ngasih uang tip "lumayan".

Yah, di kurun waktu itu saya kerja di Komala's Restaurant, Sarinah, Jakarta. Restoran India dengan menu full vegetarian. Tapi sayangnya restoran itu sekarang telah tiada... Tutup untuk selamanya.

Setelah fenomena film India yang mengisi penuh layar kaca Indonesia di era 90-an, akhir-akhir ini acara-acara India kembali marak di TV-TV Indonesia. Hanya saja, sekarang dalam bentuk serial, bukan film layar lebar seperti 20-an tahun yang lalu. Hal itulah yang memancing saya untuk menulis artikel tentang kuliner India ini.

Bagi Anda yang belum terbiasa dengan masakan India, pasti akan merasa "aneh" jika mencobanya. Terutama rasa sayur-sayuran dan supnya yang kuat sekali aroma rempah-rempah. Teman-teman kerja saya saja waktu itu banyak yang nggak doyan dengan rasa rempah-rempah India. Sampai-sampai, kapten dan manager saya keheranan saat melihat saya yang lahap memakan masakan-masakan India yang tersedia di restoran itu.

Ya! Saya memang doyan apa saja. Istilah biologinya, "makhluk pemakan segala". Hahaha...!!

Tapi bener lho... Kalau Anda pecinta kuliner luar negeri, makanan-makanan khas India ini punya citarasa unik. Beda dengan makanan Asia dan masakan di restoran-restoran bule.

Apa saja sih diantaranya?

Yuk langsung ke TKP...

1. Briyani rice (nasi biryani)

Nasi berwarna kuning dengan aroma rempah yang kuat. Mirip nasi goreng tapi dengan cita rasa negeri Paman Takur. Bisa plain (polos) atau pun mix dengan daging ayam / kambing.

Selain cita rasanya yang berbeda dengan nasi goreng pada umumnya, nasi briyani ini juga memiliki bentuk yang berbeda. Berasnya menggunakan beras basmati. Berasnya kecil-kecil dan panjang-panjang. Nasi briyani ini cocok untuk makan malam sekeluarga.

2. Momos

Sekilas momos ini hampir seperti pastel apa ya?

Makanan kecil khas India bagian timur laut (dekat perbatasan Nepal) itu dibuat dengan variasi dimsum tradisional yang cocok disantap sebagai makanan pembuka atau semacam cemilan begitu saja. Biasa dimakan dengan chutney (saus khas India).

3. Idli

Dari teksturnya, idli ini persis seperti kue apem khas Indonesia. Tapi dicetak bundar seperti kue serabi. Ini makanan khas India selatan yang cocok untuk sarapan.

Walaupun teksturnya seperti kue apem dan cetakannya seperti kue serabi, tapi rasanya sama sekali berbeda. Rasanya plain (polos) dengan cita rasa asam-asam gimana...gitu...

Tapi jangan coba-coba membayangkan apem yang asam dengan aroma khas... Itu punya istri, spesial buat suami. Hahaha...!!

Rasa asam pada idli didapat dari hasil fermentasi beras dan lentil. Jadi istilahnya, ini kue tape beras. Hahaha...!! Istilah dari mana itu?

Orang-orang India biasa memakannya dengan sambar atau rasam (semacam sup dari campuran berbagai sayuran) dan onion chutney serta coconut chutney (saus bawang bombay dan saus kelapa).

Ti saya beda dengan orang India.

Saya suka makan idli dengan disiram sweet lassi (yogurt kental manis, minuman khas India).

Nganeh-nganeih ya...? Orang India pasti heran kalau melihat saya makan idli dengan cara itu. Tapi sayangnya, tidak ada orang India yang sudi melihat. Hahaha...!!

4. Gulab jaamun

Makanan penutup. Manisan khas India yang berbentuk bulat padat seperti bola ping-pong. Terbuat dari bahan dasar susu yang direbus perlahan dalam air gula.

5. Chole bhature (chola bhatura / chana bhatura)

Ini adalah gabungan dua makanan, chole dan bhature.


Ini makanan unik. Bhatura adalah sejenis roti goreng yang ukurannya kira-kira sebesar bola volli / bola sepak. Tapi sebenarnya tidak sebesar itu juga. Aslinya itu adonan tepung terigu pipih (bahkan tipis sekali) yang menggelembung saat digoreng. Itulah uniknya bhatura.

Sedangkan chole / cana adalah sejenis kacang (agak mirip kacang arab) yang sudah dimasak dengan bumbu pekat barwarna cokelat. Rasanya mantap, semantap aroma rempah-rempahnya.

Selain dengan chana masala (chole), roti bhatura juga nikmat disantap dengan paneer butter masala.

6. Paratha (parata / parota)

Orang Indonesia lebih mudah mengenalnya dengan sebutan "roti cane". Dipanggang menggunakan penggorengan datar (mirip penggorengan martabak telor) dengan sedikit percikan minyak goreng. Nikmat untuk di cocol pada chicken curry / motton curry ( kari ayam / kari kambing).

7. Kati roll / afgani roll / spring roll

Kati roll adalah makanan pembuka / snack yang dibuat dari kulit kebab kemudian di gulung dengan isi telor dan sayuran.

Afgani roll sejatinya adalah snack khas Afganistan, namun di tempat kerja saya, dulu, ada menu ini.

Versi asli dari afgani roll adalah dengan isi daging bebek. Tapi untuk versi vegetarian, isinya berupa daging tiruan yang terbuat dari kacang kedelai. Afgani roll dimasak dengan cara di panggang seperti parota.

Spring roll beda lagi. Cara masaknya dengan digoreng, dan isinya hanya sayur-sayuran saja. Sekilas dari tampilannya, spring roll hampir mirip risoles.

8. Rajma

Rajma adalah kacang merah yang dimasak dalam saus pekat. Rasa dan aromanya sangat kuat, seperti kebiasaan masakan India yang kaya akan rempah. Orang-orang India di Jakarta biasa memakannya sebagai teman makan nasi.

9. Paneer butter masala

Sama seperti sayur yang lain, paneer butter masala juga berkuah pekat dan beraroma kuat. Lebih pekat dari kuah kari.

Paneer (baca: panir) adalah keju tradisional India. Seperti keju pada umumnya, panir juga berbahan dasar susu. Paneer dipotong dadu (kurang lebih 1 cm) untuk dimasak menjadi paneer butter masala.

Paneer butter masala ini adalah makanan khas India Utara.

10. Papadum (papaddam)

Papadam adalah kerupuk khas India. Ada 2 papadam yang saya kenal, yaitu papadam chips dan papadam tandoor.

Papadam chips masaknya di goreng, sedangkan papaddam tandoor di panggang di atas bara api. Selain itu, papaddam tandoor berasa pedas dari lada hitam (black pepper), sedangkan papaddam chips tidaklah pedas. Papadam chips berasal dari India selatan, sedangkan papadam tandoor dari India utara.

11. Kurma

Dulu saya girang banget waktu kapten nyuruh saya test food kurma. Saya fikir buah kurma... Eh, ternyata sayur / kari. Hahaha...!!

Bayangan buah yang manis dan legit seketika hilang saat saya membuka wadah tempat kurma di simpan.

Kurma dalam kuliner India adalah mix vegetable. Campuran dari berbagai bahan / sayuran. Dan ciri khas yang paling membedakan dari kurma adalah, kuahnya dari susu. Iya! Sayur / kari berkuah susu.

12. Sambar

Nama lengkapnya adalah, "sambar geledek". Hahaha...!!

Sambar juga salah satu mix vegetable khas India selatan. Beda dengan kurma yang sayur-sayurannya di potong kecil-kecil (chop), sambar ini isi sayurannya dalam potongan besar tapi lunak. Bahkan bawang merah yang menjadi salah satu bumbunya pun gelondongan, tidak dipotong / di iris seperti ketika masak masakan yang lain. Dan ada satu lagi, sambar ini dibumbui dengan kelapa yang diparut lembut.

13. Rasam

Salah satu teman kerja saya menyebutnya sayur asem. Ya memang rasanya asam. Tapi tentu beda dengan sayur asem khas Indonesia. Rasam ini hanya kuah (air) yang di bumbui rempah-rempah dan lada, sehingga disamping asam, rasam ini juga bercita rasa pedas.

14. Pani poori / bhel poori / sev poori / pappadi

Orang India menyebut menu ini dengan sebutan "chaat". Tapi bukan chat di BBM atau medsos. Hahaha...!!


Melihat rupa dan bentuknya, poori hampir seperti bhatura tapi dalam ukuran kecil. Rata-rata ukurannya sebesar bola pingpong.

Untuk membuat menu chaat, poori dilubangi, kemudian dimasuki kentang secuil-secuil, ditambah pasta asam dan sauce mint (mint chutney).

Pada pani poori, poori disiram air rempah kemudian dimakan (kadang puri dicelupkan sebelum dimakan).

Pada sev poori dan bhel poori, cara makannya bukan dengan air rempah, melainkan disiram dengan yogurt manis. Yang membedakan keduanya adalah sev (mi kecil sebesar bihun yang di goreng dan di remukkan) dan bhel (beras sangrai) yang ditaburkan diatasnya.

Sedangkan pappadi adalah versi lain. Pada dasarnya, pappadi adalah puri juga, hanya saja bentuknya pipih, tidak membulat seperti bola ping-pong.


Ada juga poori dalam ukuran besar (kira-kira setengah dari ukuran bhatura), statusnya menjadi main course, bukan snack seperti poori kecil. Poori besar dimakan dengan alloo (olahan kentang penyet berbumbu rempah).

15. Chutney (catni) dan pikle (pikel)

Seperti yang saya sebutkan di atas, chutney adalah saus. Bukan sebagai makanan utama, melainkan pelengkap makanan. Ada union chutney yang berbahan dasar bawang bombay, coconut chutney (kelapa), mint chutney (daun mint yang sudah di haluskan) dan lain-lain.

Selain chutney, ada juga pikle. Pikle adalah sejenis sambal yang terbuat dari bahan dasar mangga muda atau jeruk lemon. Jadi, selain pedas, rasanya juga asam. Anda akan mendapatkan sensasi luar biasa jika memakan pikle ini.

Union dan coconut chutney biasa dimakan sebagai pelengkap dosai (dosa), sedangkan mint chutney adalah saus untuk poori dan pappadi (chaat), serta menjadi saus untuk makan samosa. Sementara itu, pikle umumnya dipasangkan dengan makanan khas India selatan, yaitu nasi, chappati, papaddam chips di samping pelengkap lain diantaranya sambar, rasam, kurma, dan lain-lain.

16. Curd rice

Curd adalah yogurt kental. Curd rice adalah nasi yang di mix (di blender) dengan yogurt. Pasangan makannya adalah papaddam chips dan pikle. Sensasi makan curd rice adalah serba asam dan sedikit pedas dari pikle tersebut. Makanan ini adalah khas India Selatan.

17. Butter milk

Ini minuman khas India yang luar biasa. Terbuat dari yogurt, dibumbui cabai dan black pepper (lada hitam) serta garam dan di encerkan (mix pakai blender) dengan menambahkan sedikit air. Anda pasti merem melek kalau mencoba minuman ini. Hahaha...!

18. Jalebi

Dari bentuknya, jelebi ini hampir seperti kerupuk ciamis, dan sekilas juga mirip obat nyamuk bakar. Jelebi adalah manisan dari tepung terigu yang di goreng kemudian di rendam di dalam sirup gula dan harus langsung dimakan sewaktu masih panas (hangat).

19. Ayam tandoori (tandoori chicken)

Tandoor adalah panggangan (oven seperti tungku) tradisional India yang terbuat dari tanah liat. Sedangkan media pemanasnya adalah bara api dari pembakaran arang.

Ayam harus direndam terlebih dahulu selama beberapa jam di dalam pasta yang terbuat dari yogurt dan rempah-rempah khas India, sebelum kemudian di panggang di dalam tandoor.

20. Dosai (dosa)

Namanya aneh ya...? Hahaha...!! Ada yang lebih aneh lagi, "masala dosa". Hahaha...!! Udah masalah, dosaaaa...pula.

Ya iya lah kalau bahasa Indonesia. Tapi bagi orang India, dosa adalah nama makanan.

Dosai adalah adonan roti yang dipanggang pada tava (tawa: plat penggorengan) dengan sangat tipis kemudian di gulung seperti pipa. Bahan dasarnya adalah tepung beras yang sudah melalui proses fermentasi. Disajikan dengan sambar, onion chutney dan coconut chutney.

Ada 2 variasi yang populer, yaitu plain dosai dan masala dosai. Plain jelas artinya polos. Sedangkan masala dosai adalah dosai yang didalamnya berisi kentang berbumbu rempah.

21. Rawa Dosai

Hampir sama dengan dosai, hanya bahan dasarnya saja yang berbeda. Rawa dosai dibuat dari tepung lentil.

22. Vadai (vada / wada)

Berbahan dasar tepung lentil, vadai adalah sejenis roti tradisional, makanan ringan khas India selatan. Sekilas dari bentuknya, vadai ini mirip sekali dengan donat. Tapi rasanya sama sekali berbeda. Vadai biasa dimakan dengan sambar, onion chutney dan coconut chutney. Bisa juga dimakan dengan sambar atau rasam saja. Untuk cara makan dengan rasam atau sambar saja, vadai harus sudah dimasukkan (direndam) ke dalam sambar / rasam beberapa jam sebelum di hidangkan. Hal itu supaya sambar / rasam meresap kedalam vadai dan menambah citarasanya.

23. Pakora (gobi, onion, chilli)

Ini adalah makanan khas Uttar Pradesh, salah satu negara bagian India. Pakora hampir sama seperti gorengan khas Indonesia, hanya isinya saja yang berbeda.

Beberapa pakora yang pernah saya makan adalah onion pakora, yaitu bawang bombay yang di iris bundar, kemudian di celupkan kedalam adonan tepung pakora, dan di goreng hingga matang. Selain onion pakora, ada juga chilli pakora dan gobi pakora. Chilli berarti cabai. Sedangkan gobi adalah kembang kol.

24. Dokhla

Adalah makanan ringan untuk sarapan khas Gujarat. Terbuat dari fermentasi tepung beras dan adonan kacang.

25. Gaajar halwa (halwa kesari)

Halwa adalah makanan penutup (manisan) khas India yang terbuat dari wortel parut dipadu dengan susu dan gula dengan taburan kismis yang lezat.

26.  Rumali roti

Arti dari kata "rumal" dalam bahasa Hindi adalah "sapu tangan". Rumali adalah roti yang tipis namun lebar sehingga di lipat-lipat menyerupai sapu tangan.

27. Kulfi

Kulfi adalah es krim tradisional India. Terbuat dari susu ditambah almond dan pistachio yang kental.

28. Recheado masala ikan

Ikan goreng khas India. Sebelum di goreng, ikan dilumuri dengan pasta pedas asam dengan sentuhan bawang putih dan rempah lainnya.

29. Samosa.

Adalah campuran kentang (penyet) yang diolah dengan kacang polong dan dibungkus dengan semacam kulit roti dan di bentuk prisma segitiga. Memasaknya bisa di goreng ataupun di panggang, kemudian dihidangkan dengan mint chutney.

30. Masala tea

Adalah teh tarik dengan sensasi rasa jahe dan pala dipadu dengan gurihnya susu murni.

31. Sweet lassi, salt lassi dan manggo lassi

Dari lassi-nya dulu...

Lassi adalah minuman yang terbuat dari yogurt kental dengan sedikit kocokan manual agar sedikit encer. Sweet lassi jelas...minuman yogurt yang rasanya manis. Hanya saja, salt lassi ini... Orang india memang aneh-aneh saja...

Nah, kalau mango lassi ini sih luar biasa... Paduan antara sweet lassi dengan jus mangga. Siapa yang nggak doyan coba?

32. Naan

Naan adalah roti tebal khas India utara yang di panggan di dalam tandoor. Biasa dimakan dengan kari, seperti cara makan parota.


Banyak variasi roti naan, diantaranya adalah cheese naan (naan keju), butter naan (sensasi olesan butter, mentega khas australia), dan garlic naan (naan dengan taburan bawang putih di atasnya).

33. Chappati

Sedangkan chappati ini roti yang lebih tipis, khas India selatan. Dimasak seperti parota tapi tanpa minyak.

34. Uthapam

Pada dasarnya, uthapam adalah masakan yang sama dengan dosai. Hanya saja, uthapam dibuat lebih tebal dengan bentuk bundar.

***

Nah, Tante Sis... Itulah beberapa diantara makanan / minuman khas India yang sudah pernah saya makan dan yang masih saya ingat sampai sekarang. Sebenarnya masih banyak lagi, tapi banyak di antaranya yang saya lupa dan malas mengingatnya. Hahaha...

Di antaranya masih ada chicken tikka, paneer tikka, mutur paneer dan lain-lain yang sulit saya deskripsikan bahan-bahan dan sensasi rasanya.

Nah, jika Anda penggemar serial India, cobalah sensasi kuliner India yang unik tersebut.

Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, Anda akan dengan mudah mendapatkan alamat-alamat restoran India di Jakarta dengan cara searching menggunakan google.

Comments