Pilih Motor Manual, Bebek atau Matic? Berikut Ini 14 Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

Baca Juga

Pada penghujung tahun 2013 lalu saya sempat bingung dalam memilih motor matic vs bebek vs kopling manual (sport). Pasalnya, antara keinginan (selera) dan kebutuhan serta kemampuan finansial saya nggak klop.

Maksudnya gimana, Mas Bro?

Jadi saya pengennya motor laki (sport), tapi menilik dari kondisi finansial saat itu sepertinya tidak memungkinkan. Selain itu saya juga membutuhkan motor harian yang simple dan praktis untuk transportasi keluarga. Ya sudahlah, akhirnya saya ambil motor matic Honda Spacy FI.

Keputusan saya memilih motor matic bukanlah tanpa pertimbangan. Semua itu hasil perbandingan dengan Honda Fit X dan Yamaha Vega R milik saya sebelumnya. Masih di tambah lagi dengan perbandingan Yamaha Vixion, Yamaha Scorpio, Bajaj Pulsar 135 LS (milik teman sekerja) dan Honda Vario 125 milik kakak.


Dan dari membandingkan beberapa motor tersebut, hasilnya (versi saya) adalah,

1. Kemudahan pemakaian
* Motor matic
Secara kasar mata pun sudah terlihat, motor maticlah yang paling mudah di kendarai. Hanya perlu gas dan rem tanpa harus repot-repot ganti gigi apa lagi menekan tuas kopling.

Saking mudahnya mengendarai motor matic, maka jenis ini pula yang paling mudah di pakai untuk belajar. Namun demikian, ada kerugiannya jika Anda belajar mengendarai sepeda motor menggunakan motor matic. Yaitu Anda harus belajar lagi ketika akan menggunakan motor semi otomatis (bebek) atau motor dengan kopling manual (jenis sport).

* Motor cub (bebek / semi otomatis)
Dalam hal transmisi (gigi persneleng) motor bebek memakai cara manual dengan pedal gigi di sebelah kiri blok mesin. Namun begitu, motor bebek menggunakan kopling otomatis sehingga tidak terlalu sulit untuk orang yang baru belajar.

* Motor sport (kopling manual)
Secara keseluruhan motor manual adalah yang tersulit dalam hal penggunaan. Namun kesulitan tersebut hanya berlaku untuk orang yang baru belajar. Jika Anda sudah terbiasa, semuanya akan terasa mudah.

Namun di balik kesulitan itu Anda justru mendapatkan keuntungan ganda. Anda yang sudah terbiasa mengendarai motor manual pasti bisa juga mengendarai 2 jenis lainnya di atas.

2. Ketersediaan spare part dan accesories
* Motor matic
Menurut hukum rata-rata, ketersediaan spare part akan cenderung lebih banyak pada motor dengan populasi yang banyak pula. Nah, berhubung di jaman ini populasi motor matic adalah yang terbanyak, maka (hampir) dapat di pastikan ketersediaan spare part motor matic lebih banyak.

Namun demikian, pada tipe tertentu (yang kurang banyak populasinya), spare part motor matic bisa juga sulit di dapat. Misalnya pada kasus yang saya alami, saya kesulitan mendapatkan per pulley (per CVT) untuk Honda Spacy FI saya. Cerita selengkapnya sudah pernah saya bahas pada artikel sebelumnya.

Baca: Analisa motor matic tidak kuat nanjak

Jadi, jika Anda hendak membeli motor matic, sebaiknya pilihlah model yang banyak beredar. Lebih baik menggunakan motor yang "pasaran" dari pada motor unik tapi sulit mendapatkan spare partnya.

* Motor bebek
Sebelum motor matic merajai jalanan di Indonesia, motor bebek sudah terlebih dahulu menjadi mayoritas di masa lalu. Jadi secara keseluruhan, hingga saat ini spare part motor bebek juga banyak tersedia di pasaran.

* Motor manual
Karena harganya yang relatif mahal, populasi motor sport tidaklah sebanyak motor bebek dan matic. Dan karena jumlah peredarannya yang sedikit, maka ketersediaan spare partnya pun tidak sebanyak bebek dan matic. Tapi dalam hal accesories, motor tipe sport tergolong punya banyak pilihan. Contoh yang paling gampang adalah magic com.

Hahaha...!! Maksudnya givi box. Itu lho... Bagasi tambahan yang sering di pasang di bagian belakang motor (behel). Wajar sih... Box semacam itu kan umumnya di gunakan pada motor touring. Sedangkan penggemar touring kan rata-rata menggunakan motor tipe sport.

3. Kemudahan pemeliharaan, harga spare part dan biaya servis
* Motor matic
Lagi-lagi soal populasi. Karena jumlahnya yang banyak, maka montir-montir bengkel (khususnya bengkel resmi) sudah sangat menguasai aturan service motor matic. Namun sayangnya untuk biaya jasa servis motor matic tergolong lebih mahal dari pada motor bebek.

Sebagai gambaran, biaya servis ringan untuk motor matic saat ini ada di kisaran 60,000 rupiah (di bengkel resmi Honda Banjar - Ciamis). Sedangkan motor bebek masih di kisaran 40,000-50,000 rupiah.

* Motor bebek
Seperti yang saya sebutkan di atas, biaya pemeliharaan motor bebek relatif lebih murah, bahkan paling murah dibanding 2 tipe yang lain. Hal itu (saya kira) karena banyak bengkel-bengkel umum yang lebih menguasai pemeliharaan motor bebek dibanding jenis lain. Mungkin ini efek kejayaan motor bebek si masa lalu (sebelum era skutik) sehingga mekanik bengkel sudah lebih dulu mengenal struktur mesin motor bebek.

* Motor sport
Sesuai dengan harga motornya, maka biaya pemeliharaan motor sport pun lebih mahal dari pada motor matic dan manual.

Sebagai contoh, pada rentang tahun 2010-2013 harga gear set (rantai roda 1 set) original Honda Fit X dan Yamaha Vega R hanya di kisaran 120,000 - 140,000 rupiah dan Honda Supra X 125 di kisaran 175,000 rupiah. Bandingkan dengan gear set Honda Tiger yang mencapai 1,2 juta. Jauh beda kan?

4. Desain
Menurut saya, perkara desain hanya berkaitan dengan selera. Artinya, tidak ada yang lebih bagus di antara ketiganya.

Iya dong... Seorang yang suka dengan motor laki (motor sport) pasti akan menganggap design motor sportlah yang terbaik. Demikian juga dengan penggemar motor bebek dan skutik.

5. Kenyamanan
Perkara kenyamanan haruslah di lihat dari faktor kebutuhannya.

Maksudnya begini...

Seseorang yang membutuhkan sepeda motor untuk transportasi jarak jauh (misalnya jarak ke tempat kerja lebih dari 40 km) maka motor sport bisa jadi pilihan paling nyaman. Desain body dan kapasitas mesin serta akseleasi kopling manual membuat motor sport lebih nyaman untuk jarak jauh.

Sebaliknya, jika Anda membutuhkan motor untuk jarak dekat di dalam kota (apa lagi kota besar yang macet), maka motor maticlah yang paling nyaman. Anda tidak perlu repot mengutak-atik kopling dan gigi perseneleng pada kemacetan atau saat di lampu merah.

Lalu bagimana dengan motor bebek?

Nggak ngerti deh... Hahaha...!! Anggap saja motor bebek status kenyamanannya sedang-sedang saja di antara motor sport dan matic.

6. Kapasitas mesin dan performa / akselerasi motor
Seperti saya sebutkan di atas, motor sport cenderung memiliki kapasitas silinder (cc) yang lebih besar. Dan karena sistem koplingnya manual, maka performa dan akselerasinya pun lebih cepat.

Sedangkan untuk akselerasi jarak pendek (misalnya di dalam kota besar) akselerasi motor matic lebih mumpuni. Hanya dengan sekali betot, motor matic mampu meninggalkan motor bebek dan sport yang sedang sibuk mengganti gigi.

7. Konsumsi BBM
* Motor matic
Sejak jaman motor karburator, motor matic memiliki image (kecenderungan) lebih boros dalam hal konsumsi BBM. Dan sayangnya image itu memang benar adanya. Itu wajar, mengingat putaran mesin (rpm) motor matic lebih tinggi dari pada motor manual.

Tapi setelah masuk ke era injeksi, motor matic tidak lagi di vonis "boros" (walaupun masih tetap relatif boros).

Sebagai gambaran saja, Honda Spacy FI saya masih mampu menempuh 40 km dengan 1 liter pertalite. Padahal dengan menggendong beban berat, melalui jalanan terjal dan menggunakan ban ukuran lebih besar dari standar.

Selain itu, contoh lainnya adalah N-Max dengan volume mesin 153cc pun konsumsi BBMnya lebih dari 40 km/liter (berdasarkan klaim Yamaha). Semua itu karena sistem injeksi lebih hemat bahan bakar dibanding karburator.

* Motor bebek
Namun begitu, jika Anda menginginkan motor yang lebih hemat lagi, maka pilihan Anda adalah motor tipe cub (bebek). Perpaduan antara sistem percepatan (gigi) manual dengan kopling otomatis dan kapasitas silinder yang relatif kecil adalah hal yang membuatnya menjadi motor yang paling irit.

* Motor sport
Sebenarnya motor sport ini tidaklah bisa di sebut boros. Pasalnya, status boros pada motor sport semata-mata karena kubikasi (volume mesin) yang lebih besar, sehingga power yang di hasilkan pun setimpal. Namun secara ekonomis memang lebih boros karena jumlah uang (bensin) yang di keluarkan lebih banyak dari motor bebek.

8. Harga
Secara umum, motor bebek menduduki level harga paling murah, kemudian di susul oleh motor matic dan motor sport. Tapi semua itu jika di lihat dari kasta (tipe) yang paling rendah di tiap-tiap modelnya.

9. Varian (pilihan model)
* Motor Matic
Seiring dengan tingginya minat masyarakat pada motor jenis matic, maka pabrikan pun menyediakan banyak varian pada segmen ini.

* Motor bebek
Dalam beberapa tahun belakangan ini, saya lihat jumlah motor bebek yang berseliweran di jalanan mulai berkurang. Jadi, walaupun pabrikan masih menyediakan banyak varian, tapi tidak mustahil di masa depan variannya akan berkurang.

* Motor sport
Selain motor matic, motor sport saat ini adalah segmen yang sedang naik daun. Bisa Anda lihat secara kasat mata, saat ini motor sport banyak yang berseliweran di jalanan kota ataupun desa. Terutama 3 merk, yaitu Honda CB150R, Yamaha Vixion dan Kawasaki Ninja 250.

10. Tangki BBM
Secara umum motor sport unggul di poin ini. Selain posisinya yang memudahkan pengisian bahan bakar, kapasitas yang besar juga membuatnya tidak perlu sering-sering mampir ke SPBU (pom bensin).

11. Sistem pengereman
Pernahkah Anda dengar orang bilang, "rem motor matic nyelonong"? Seolah motor matic itu di anggap tidak memiliki engine brake sama sekali. Banyak lho orang yang berpendapat demikian, baik di dunia nyata atau pun di alam gaib. Hahaha...!! Maksudnya di dunia maya.

Tapi sebentar, saya luruskan dulu.

Memang benar, motor bebek dan manual lebih baik dalam hal engine brake. Dan itu merupakan pilihan tepat jika Anda menginginkan motor dengan pengereman yang baik. Tapi perkara rem dari motor matic janganlah di telan mentah-mentah itu opini.

Maksudnya begini...

Pada kecepatan rendah (terutama di turunan jalan) engine brake motor matic akan loss. Tapi pada kecepatan yang memadai, motor matic juga punya engine brake. Hal itu terjadi karena engine brake hanya terjadi pada kondisi transmisi masuk. Sedangkan masuknya transmisi motor matic adalah tergantung dari rpm (putaran mesin / kecepatan motor).

Nah, di sinilah letak perbedaannya. Motor bebek dan motor sport menggunakan cara manual dalam sistem gigi transmisinya, sehingga engine brake dapat bekerja pada semua kecepatan bahkan sampai motor berhenti.

Namun begitu, efek loss engine brake juga bisa terjadi pada motor manual jika Anda menekan tuas kopling pada saat berbelok dan mengerem. Dan sayangnya hal itu masih sering di lakukan oleh pemotor yang tidak faham safety riding. Malah sering juga saya dapati orang yang mematikan mesin pada jalan menurun, terutama di pegunungan. Mungkin maksudnya untuk menghemat bensin, tapi sejatinya cara itu sangatlah berbahaya. Motor jadi "nyelonong" karena tidak ada engine brake.

Note: engine brake adalah sistem pengereman dari mesin. Perputaran mesin dalam posisi gas tertutup secara otomatis akan menahan laju (perputaran roda) motor / mobil.

Kesimpulannya, engine brake pada motor matic tetap ada, tapi secara keseluruhan lebih baik pada motor manual.

12. Daya guna
Sebenarnya, sepeda motor tipe apa pun di desain hanya untuk mengangkut seorang pengemudi dan seorang penumpang. Namun pada penggunaannya tidaklah seperti itu.

* Motor matic
Karena dak bagian depan yang datar, maka motor matic lebih mudah untuk membawa barang apa pun. Bahkan Anda tidak akan mengalami kesulitan jika harus membonceng anak balita. Seorang anak balita bisa dengan mudah berdiri di dek depan.

Pilih Motor Manual, Bebek atau Matic? Berikut Ini 14 Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

Selain itu, kapasitas bagasi motor matic juga cenderung lebih besar. Beberapa tipe di antaranya bahkan bisa muat helm full face.

* Motor bebek
Walaupun tidak seleluasa skutik, struktur rangka motor bebek masih memungkinkan untuk membawa sedikit barang di bagian depan. Selain itu, bagasinya juga cukup untuk memuat setidaknya 5kg barang.

* Motor sport
Dalam hal muat-memuat, motor jenis inilah yang paling rempong. Selain tidak dilengkapi dengan bagasi, bagian depan motor sport juga tidak dapat memuat apa pun karena di penuhi oleh tangki BBM.

Saya pernah kesulitan membawa barang saat mengantar istri ke pasar menggunakan Bajaj Pulsar 135LS. Saya harus repot mengaitkan kantong plastik di kiri kanan stang. Sementara itu istri saya juga harus menjinjing barang-barang lain di tangan kanan dan kirinya.

Begitu juga pada saat menggunakan Yamaha Scorpio 225.

Atau karena 2 motor di atas dapat pinjam teman ya? Kakakak...!! Mungkin juga. Kalau sudah sehari-harinya menggunakan motor sport mungkin sudah tahu triknya.

13. Kestabilan pada kecepatan tinggi
Urusan kestabilan pada kecepatan tinggi dan jarak jauh, sudah mutlak motor sportlah juaranya. Bobot yang lebih berat, kapasitas mesin lebih besar, rangka yang kompak dan ukuran ban lebih lebarlah yang menjamin hal itu. Berbeda dengan motor bebek dan matic yang mudah limbung pada kecepatan tinggi (kecuali matic premium dengan cc besar.

***

Nah, Om Bro dan Tante Sis... Jika Anda pun sedang bimbang atas pilihan jenis motor yang cocok, semoga artikel di atas dapat membantu. Cukup sekian dulu, terima kasih sudah singgah dan... Semoga bermanfaat.

Update, 15 November 2017
14. Ketangguhan melibas banjir
Update ini merupakan masukan dari pembaca Mtw... dan Mtw rasa memang benar juga. Ada kalanya, di daerah-daerah rawan banjir, perkara ini perlu diperhitungkan juga.

Secara kasat mata, jelas terlihat bahwa motor tipe sport akan lebih tangguh dalam hal melalui genangan banjir. Maksudnya dengan ketinggian air yang masih memungkinkan untuk dilalui, misalnya setinggi setengah ban motor.

Mtw pernah membandingkan 6 motor berbeda dalam waktu yang berbeda pula. Dulu... pada rentang tahun 2008 hingga 2014, Mtw pernah mecoba melalui banjir (yang tidak terlalu ekstrim) menggunakan Yamaha Scorpio, Yamaha Vixion, Honda Spacy 2013, Honda Vario 125 tahun 2012, Yamaha Vega R 2008 dan Honda Fit X 2008. Dan seperti yang Mtw sebutkan diatas, semua itu Mtw lakukan dalam waktu dan ketinggian banjir yang berbeda. Artinya, saat itu Mtw tidak memiliki tujuan untuk "test banjir", melainkan perjalanan biasa yang sekarang Mtw coba ingat kembali untuk Mtw share dengan Om Bro sekalian.

Analisa yang Mtw lakukan setidaknya menghasilkan 4 poin penting yang menjadi kelebihan motor laki dibanding bebek dan skutik. Ke-4 faktor tersebut adalah perkara ground clearance (kolong motor), posisi busi, bobot kendaraan dan posisi filter udara. Mari kita olah ke TKP...

* Ketinggian kolong,
Secara desain rangka, motor tipe sport menempatkan tangki bahan bakar dibagian depan sebelah atas. Hal itu tentu menghasilkan ground clearance yang lebih tinggi karena fisik mesin dapat dipasang ditempat yang lebih tinggi dibanding motor bebek dan skutik. Dengan posisi seperti itu, secara otomatis mesin motor sport relatif lebih aman dari banjir ketimbang dua tipe lainnya.

Berbeda dengan tipe sport, motor bebek dan skutik menggunakan rangka model under bone sehingga posisi pemasangan mesin dan hasil ketinggian kolong pun menjadi lebih rendah.

* Posisi pemasangan busi,
Selain hanya desain rangkanya yang lebih tinggi, silinder motor tipe sport dipasang dengan posisi tegak sehingga lubang pemasangan busi pun menjadi lebih tinggi dibanding bebek dan skutik.

Seperti kita semua ketahui, salah satu penyebab motor mogok dalam banjir adalah jika busi terendam air. Memang hal itu tidak akan terjadi jika topi busi masih dalam keadaan baik... namun seiring waktu tentu topi busi pun akan mengalami kerusakan. Dan kerusakan tersebutlah yang menyebabkan busi kemasukan air.

Nah, pada saat melalui genangan air dengan ketinggian tertentu, dengan asumsi kondisi topi busi yang sama, maka jelas motor tipe sport lebih tangguh dibanding bebek dan skutik.

* Bobot kendaraan,
Pada umumnya, motor tipe sport memiliki kapasitas silinder yang lebih  besar ketimbang bebek dan matic. Hal itu tentunya sudah disesuaikan dengan bobot body-nya yang lebih berat.

Semakin berat bobot kendaraannya, maka ban rodanya akan lebih menapak kuat pada permukaan jalan yang digenangi air. Sebailiknya, bobot yang ringan akan menyebabkan kendaraan jadi mengambang sehingga menjadi limbung dan sulit dikendalikan.

* Posisi penempatan filter udara (khususnya mesin motor berpendingin udara)
Hal yang paling dominan menjadi penyebab kemogokan motor pada saat banjir adalah masuknya air melalui knalpot. Tapi tidak hanya itu, filter udara juga bisa menjadi salah satu jalan masuk air menuju ruang mesin. Nah, umumnya motor tipe sport memiliki posisi pemasangan filter udara yang lebih tinggi dibanding motor bebek dan skutik.

Demikian 4 faktor yang menjadi kelebihan motor sport ketika melahap jalanan banjir. Namun begitu, faktor utamanya tetap berada pada cara si pengendara dalam menjalankan motornya. Faktor utamanya ditentukan oleh, bagaimana seseorang mempertahankan kecepatan konstan dan putaran mesin agar knalpot motor tidak kemasukan air. Mtw sudah pernah bahas dalam artikel "cara aman bermotor saat hujan". Silahkan Om Bro searching dikotak pencarian blog ini.

Comments

  1. makasih ulasannya yg sgt lengkap
    apakah bisa ditambahkan "ketahanan menerjang banjir" ? makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih atas masukkannya, Om Bro. Sudah saya tambahkan poin tersebut diatas.

      Dan terima kasih sudah singgah di blog sederhana ini.

      Delete

Post a Comment