Skip to main content

16 Tips agar pacaran langgeng dan tidak membosankan bahkan sampai ke tahap hubungan berikutnya

Baca Juga

Langsung saja deh, berikut ini tips agar pacaran langgeng dan tidak membosankan bahkan sampai ke tahap hubungan berikutnya.

1. Cepat move on dari mantan kamu sebelumnya
Jika hubungan kalian baru terjalin, dan jika kamu masih dalam masa berkabung gara-gara putus cinta sebelumnya, maka cepatlah move on. Buang semua hal yang berhubungan dengan mantan, termasuk foto dan nomor kontaknya. Bukan bermaksud nggak menghargai mantan kamu sebagai manusia, tapi percayalah, bau-bau mantan cuma akan jadi batu sandungan dalam hubungan kamu yang sekarang.

Iya dong... Kamu sendiri emangnya mau kalau pacar kamu masih ingat mantannya? Nggak mau kan?! Arah jalan kamu adalah masa depan sama pacar kamu yang sekarang, bukan masa lalu kamu sama mantan terdahulu. Maka sadarilah itu.

2. Cerdas memilih pacar yang baik sedari awal
Adalah hal yang wajar kalau kamu pengen pacar yang cantik / ganteng. Tapi ingat, ketampanan / kecantikan harus juga disertai dengan kebaikan. Kamu pasti nggak mau kalau pacar kamu ternyata "gampangan"!? Iya sih dia yang jalan sama pacar kamu itu cuma teman, tapi apa kata orang? Jangan ada istilah, "Anjing menggonggong kafilah berlalu". Kita ini manusia, makhluk sosial yang juga harus peduli dengan keadaan di sekitar.

Image: pixabay.com

3. Melakukan PDKT dengan cara yang baik dan benar
Nah, kalau kamu masih dalam tahap pencarian tapi sudah punya incaran, lakukan PDKT pakai cara yang tepat. Jangan sampai perjuangan kamu cuma berakhir dengan penolakan. Lah kalau kamu di tolak alias belum punya pacar, gimana kamu mau punya hubungan yang langgeng? Hubungannya saja belum sempat terjalin kok?! Hahaha...!!

4. Jika bisa, mulai pacaran sejak masih sekolah
Rada aneh memang. Kebanyakan orang malah tidak menyarankan pacaran saat masih sekolah. Tapi saya punya alasan, kenapa saya menyarankan kamu pacaran sedari waktu sekolah? Karena justru saat masih sekolah itulah kamu bisa nerima doi apa adanya. Kalian yang jadian di sekolah, rata-rata nggak peduli sama latar belakang keluarga pacar Kamu. Kamu cuma tahu dia pakai seragam yang sama dengan kamu. Saya sudah buktikan dengan kehidupan saya sendiri. Saya menikahi teman sekolah, dan sampai sekarang baik-baik saja.

5. Kamu harus cerdas dalam merayu calon mertua
Pacar kamu pasti bakalan bangga kalau kamu punya citra baik di mata ortunya. Hubungan kalian juga bakalan lebih tenang kalau dapat restu dari calon mertua.

Sebagai pacar yang baik, kamu harus menunjukkan pada camer bahwa kamu itu adalah yang terbaik buat anaknya. Minimal pantaslah buat jadi mantu. Jangan sampai kamu pacaran dengan cara kucing-kucingan karena nggak ada restu dari camer. Jangan sampai kamu berfikiran, "Kan kita berdua yang mau ngejalaninnya...". Laaahhhh..... Emangnya kalian hidup cuma berdua di muka bumi ini?

6. Jangan percaya filosofi pacaran jarak jauh
Banyak tips / ada juga sebagian orang yang bisa berhasil dengan hubungan jarak jauh. Tapi pastinya kamu juga tahu kalau hubungan jarak jauh itu punya resiko tinggi dengan kesetiaan. Kamu tanya deh diri kamu sendiri, apakah kamu bakalan sanggup jalanin hubungan jarak jauh? Kalaupun misale kamu sanggup, apa kira-kira pacar kamu bisa?

Gini lho, Boy / Girl... Secara normal setiap orang bakalan ngelirik cewek / cowok lain yang lebih dekat dari pada pacarnya. Itu manusiawi... Itu normal. Lagi pula, kalau pun kamu bisa setia, apa kamu yakin pacar kamu juga setia? Bukan maksud saya ngejelek-jelekin atau ngajak kamu berprasangka buruk, tapi saya cuma ngajak kamu berfikir realistis. Bagi saya, hubungan jarak jauh cuma berlaku buat kamu yang sudah menikah. Hubungan yang sudah resmi baik secara hati, secara Agama dan secara hukum negara.

7. Jangan percaya kekuatan cinta, gunakan logika dan rasa iba
Kalau kamu nyontek cerita film / sinetron (apa lagi serial India), pasti deh kemu bakal beranggapan bahwa cinta di atas segalanya. Tapi kenyataannya di alam nyata nggak kayak gitu. Ada banyak hubungan yang bisa langgeng dengan di dasari rasa iba (kasihan), dan bukan cinta.

Contohnya begini,

Ada cewek / cowok lain yang naksir bahkan sampai nembak kamu. Trus kalau kamu lihat, sebenarnya kamu juga suka sama dia. Tapi di satu sisi hati kamu ngerasa, "Aduh, nggak ah. Kasihan bokin kalau gue selingluh". Tuuhhh.... Kan... Rasa kasihan yang menyelamatkan hubungan kalian.

Ada juga contoh lain di mana si cewek nerima si cowok karena si cowok itu adalah anak orang susah. Si cewek itu sebenarnya nggak cinta, tapi dia kasihan sama si cowok yang hidupnya terlunta-lunta. Dan hasilnya... Cinta mereka abadi sampai si cewek meninggal, dan dari perkawinan itu mereka memiliki 7 orang anak. Hebat kan?

Saya sendiri awal jadian sama istri dengan dasar cuek-cuekan. Ada sih cinta, tapi nggak gede-gede amat. Malahan bisa di bilang hubungan kami ini berawal dari pelarian. Saya dan istri sama-sama habis putus dari pacar sebelumnya. Kami cuma berlandaskan pemikiran, "Ah, jalanin dulu aja". Dan ternyata... Kami pacaran sampai 7 tahun lamanya, di lanjutkan dengan pernikahan dan sekarang kami sedang menunggu kelahiran anak kedua. Coba... Apa kamu nggak ngiri?

8. Jangan bohong! Kejujuran adalah segalanya
Pertama kamu harus tahu dulu bahwa kebohongan adalah akar dari segala masalah. Orang yang jujur, yang nggak mau / nggak berani bohong, maka berarti dia lurus segala-galanya.

Contohnya begini, sama kayak contoh di atas,

Ada cowok / cewek lain yang naksir kamu, trus dia nembak kamu. Kamu suka juga sama dia... Tapi kamu mikir, "Kalau nanti pacar saya lihat saya lagi berdua sama dia (orang ke tiga), trus dia nanya, "Siapa dia", saya harus jawab apa? Kalau saya jawab jujur, berarti hubungan kami berantakan. Trus kalau saya jawab, "Bukan siapa-siapa", berarti saya bohong dong... Sekali bohong berarti seterusnya harus bohong. Nggak ah... Saya nggak mau jadi pembohong".

Naahhh... Tuh kan. Kamu udah selamat dari percobaan perselingkuhan cuma dengan satu dasar pemikiran, "Nggak mau bohong!".

9. Terbuka sejak awal hubungan perihak diri kamu yang sebenarnya
Ada kalanya orang yang berlagak sok kaya buat menjerat hati gebetan. Dia minder, nggak berani tampil apa adanya. Nggak pede gara-gara kondisi pas-pasan. Iya sih dia jadi terjerat sama hati kamu karena dia itu tipe komersil. Tapi di kemudian hari dia bakal ninggalin kamu setelah tahu kamu yang sebenarnya. Atau bisa juga si dia nggak nuntut putus, tapi hubungan kalian ada dalam kondisi darurat perang. Tiap hari dar der dor berantem karena kamu nggak sanggup lagi ngasih kemewahan palsu kayak di awal hubungan.

Sebaliknya, ada juga orang kaya yang besikap lebay dengan pura-pura miskin. Maksudnya sih supaya dia bisa dapetin pasangan yang mencintai apa adanya, bukan karena materi. Sekilas sih kayaknya bagus, tapi tetap saja yang namanya bohong ya nggak bagus. Doi bakalan kesinggung kalau tahu bahwa kamu lagi ngetest dia. Cara-cara ngetest kayak gitu itu kesannya melecehkan lho...

Jadi intinya... Terbuka saja sejak awal. Jujur saja dengan apa adany. Biarkan pacar yang menilai sendiri tentang diri kamu.

10. Jangan over protektif, cukup kasih perhatian secukupnya saja
Mentang-mentang cinta trus kemana-mana di anterin, ngapa-ngapa di jagain, apa-apa di turutin / di manjain, sehari 8 kali di SMSin dan di telfonin. Nggak gitu juga kali, Boy / Girl. Pacar kamu justru bakalan risih dengan perhatian yang berlebihan kayak gitu. Kamu harusnya bikin hubungan kalian itu senyaman mungkin. Jangan ada salah satu pihak yang merasa di dikte / di awasi / di mata-matai setiap saat.

Nggak usah takut doi selingkuh, karena urusan perselingkuhan hubungannya sama karakter / watak. Seketat apa pun kamu jagain dia, tetap dia bakalan selingkuh kalau memang karakternya nggak bagus. Sebaliknya, selonggar apa pun kamu, dia akan tetap setia kalau memang karakternya setia. Cukup kamu yakinkan di dalam hati, bahwa, cepat atau lambat kamu bakalan tahu kalau misale pacar kamu itu selingkuh.

11. Jangan boros, kasih pengertian ke pacar bahwa kalian harus nabung buat masa depan
Batasi kebiasaan jalan / nonton / makan. Boleh sih, tapi jangan keseringan. Kasih pengertian ke pacar, bahwa kamu itu seriusan banget. Nah kalau serius, berarti kamu / kalian harus nabung buat hubungan yang lebih serius juga. Harus nabung buat tunangan, buat biaya pernikahan dan seterusnya.

12. Jangan suka ngeributin hal-hal kecil
Kadang ada aja hal nggak penting yang jadi biang keributan. Misale si cowok telat jemput si cewek, trus yang cewek ngambek di ikuti sama si cowok yang ngerasa usahanya nggak di hargai. Ada lho yang kayak gitu. Padahal kan tinggal di lihat aja biasanya gimana? Kalau biasanya nggak pernah telat, ya si Cewek harus maklum dong... Toh cuma sekali-sekali. Sedangkan kalau sebaliknya, si cowok memang selalu telat, ya mestinya si cowok jangan marah kalau ceweknya ngambek. Harusnya si cowok sadar diri dan berubah.

Selain contoh itu, banyak juga contoh lain hal-hal kecil yang nggak penting yang seharusnya nggak perlu jadi biang pertengkaran.

13. Jika pacar marah, kamu cukup diam dan jadilah pendengar yang baik
Nah kalau sudah terlanjur terjadi pertengkaran, seharusnya salah satu mengalah. Misale awalnya cewek yang ngambek, maka cowoknya diam, jangan ngebantah. Dengerin saja ocehannya. Berubahlah kalau meman kamu yang salah. Sebaliknya kalau si cowok lagi marah, ceweknya harus diam, jangan membantah apa-apa. Biarin aja dia marah, palingan besok juga dia udah biasa lagi.

14. Jaga hatinya, hindari segala sesuatu yang memancing kecemburuan pacar
Kemudian kamu jaga juga sikap kamu. Jangan berbuat yang bisa memancing kecemburuan pasangan. Iya sih katanya, "Cemburu tandanya cinta", tapi lagi-lagi itu cuma kiasan, cuma bahasa film. Kenyataannya "cemburu tandanya kekacauan". Nggak usah lah sok-sokan ngetest kecemburuan si doi, resikonya bubaran. Saya sendiri / kamu juga pasti nggak suka kalau doi ngetes kamu. Kesannya kita ini bocah kecil yang perlu penilaian melalui test.

15. Jadilah pekerja keras (cowok) / jadilah lembut dan keibuan (cewek)
Kalau kalian udah benar-benar serius, maka cowok harus bekerja keras. Buktiin bahwa kamu itu calon kepala rumah tangga yang baik. Buktiin kalau kamu punya penghasilan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan keluarga kamu kelak. Buktiin kalau kamu cowok yang tangguh, yang bisa jadi pelindung keluarga kamu kelak.

Trus kamu yang cewek, kamu harus bisa lembut dan anggun. Minimalnya kamu harus bisa masak. Mungkin kamu belum tahu kalau masakan istri adalah salah satu hal yang membuat suami selalu kangen rumah. Tunjukin ke cowok kamu, bahwa kamu adalah calon ibu rumah tangga yang baik. Walupun kamu orang tajir dengan puluhan pembantu di rumah, tapi tetap saja urusan rumah ya kamu yang atur. Sadari itu.

16. Kalau pacar minta peningkatan status hubungan, berusahalah untuk mewujudkannya
Terakhir, kalau pacar minta hubungan yang lebih serius, kamu harus siap. Kalaupun kamu belum siap, kamu harus mau memaksakan. Jangan sampai hubungan kalian harus kandas di tahap ini. Ini tahapan penting yang akan memperkuat atau pun menghancurkan hubungan kalian. Jangan takut kalau di atas saya bilang "memaksakan". Perlu kamu fahami bahwa "keikhlasan akan muncul setelah berlalunya sevuah keterpaksaan.

Comments