Skip to main content

19 Lokasi Wisata dan Tempat Nongkrong Kaum Muda di Banjar Patroman dan Ciamis Timur

Baca Juga

Banjar, kota otonom pecahan dari Kabupaten Ciamis yang sudah mandiri sejak tahun 2003. Kemandirian serta kemajuan ekonominya tidak lepas dari peran Dr.dr.H.Herman Sutrisno yang menjadi Walikota pertama selama 2 periode. Selain itu, wilayah otonomi Banjar yang kecil membuatnya lebih mudah di kontrol kemajuannya, baik dalam hal ekonomi, pendidikan serta pariwisata.

Pada perkembangannya, bahkan sejak dulu Kota Banjar disebut dengan nama Banjar Patroman untuk membedakan namanya dari Kabupaten Banjarnegara di Jawa Tengah dan Banjarmasin di pulau Kalimantan.

Dan berikut ini adalah beberapa lokasi tujuan wisata dan tempat nongkrong yang ada di wilayah Kota Banjar. Selain itu saya juga sertakan beberapa tempat yang sebenarnya termasuk dalam Kabupaten Ciamis namun masih terjangkau / relatif dekat dari Banjar.

TEMPAT WISATA DI KOTA BANJAR

1. Situ Mustika

Lokasi dari Situ Mustika adalah di hutan lindung di Kaki Gunung Babakan (Gunung Pemancar), Desa Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Banjar Patroman. Berada di antara hutan jati yang rimbun membuatnya terasa teduh dan sejuk.


Situ dalam bahasa Sunda berarti danau / telaga, sedangkan kata Mustika di ambil dari keberadaannya yang di gunakan sebagai lokasi meruwat mustika / pusaka peninggalan zaman dahulu, khususnya peninggalan kerajaan Galuh dan Panjalu.

Keindahan destinasti Situ Mustika salah satunya adalah adanya pulau kecil di tengah danau dengan akses sasak gantung (jembatan gantung) untuk mencapainya dari pinggir daratan.

Sejarah keberadaan Situ Mustika sudah di kenal sejak tahun 1950 dimana saat itu Situ Mustika di maksudkan untuk memenuhi kebutuhan air RSUD Banjar. Pada tahun 1965 Situ Mustika sempat di kuasai oleh PKI, hingga pada 1966 di serahkan pada Dinas Kehutanan Kabupaten Ciamis setelah tumbangnya PKI di Indonesia. Pada perkembangannya, tahun 1985 Situ Mustika resmi menjadi menjadi tempat wisata yang di kelola oleh Perum Perhutani Kabupaten Ciamis. Selain sebagai lokasi tujuan wisata, Situ Mustika juga kerap di gunakan sebagai lokasi kegiatan Pramuka, seperti Cibubur yang berada di Jakarta.

2. Rest area Banjar Atas

Sesuai dengan namanya, Banjar Atas sebenarnya adalah tempat peristirahatan bagi pengendara jarak jauh untuk melepas lelah. Namun karena tempatnya yang sejuk dengan banyaknya pepohonan yang tinggi dan besar membuatnya menjadi tempat wisata dan tempat nongkrong anak-anak muda. Lokasi Banjar Atas adalah di Jl.Brigjen M.Isa, Parungsari. Anda dapat melepas lelah sekaligus berwisata kuliner dengan banyanya warung-warung yang bertebaran di lokasi tersebut.

3. Gunung Mandalare (Kolam Cadas Gantung)

Gunung Mandalare menurut lokasinya adalah bagian dari Gunung Sawal. Terletak hanya beberapa kilometer di sebelah timur pusat Kota Banjar, Gunung Mandalare ini sudah menjadi tempat wisata favorit anak muda sejak dekade 90-an. Salah satu tempat terindah di Gunung Mandalare ini adalah adanya kolam Cadas Gantung yang indah di antara rimbunnya hutan jati yang sejuk.


4. Tembok Hijau Sumanding

Tembok yang hijau karena tumbuhnya tumbuhan merambat di tembok tersebut pun menjadi salah satu daya tarik kota Banjar Patroman. Terletak di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, tembok ini tidak kalah indah dengan yang ada di Yogyakarta.

5. Taman Dobo

Menikmati liburan tidaklah harus selalu mahal. Seperti Taman Dobo ini, misalnya. Anda dapat menghabiskan liburan Anda di taman yang teduh dengan nuansa pemandangan kali (sungai) Citanduy yang membelah provinsi Jawa Batat dan Jawa Tengah. Selain hanya taman bermain anak, di taman Dobo ini juga Anda dapat menikmati aneka kuliner khas Banjar Patroman yang banyak di jajakan di warung-warung sekitar taman. Selain itu, bagi Anda yang hobi memancing pun terdapat beberapa lokasi yang bagus untuk menyalurkan hobi Anda di sini.


6. Situ Leutik

Situ Leutik adalah sebuah bendungan (waduk kecil) yang terletak di Desa Pasirnagara, Babakanpace - Cibeureum, Kecamatan Banjar. Anda dapat menghabiskan waktu serta menghilangkan stress dengan memancing di situ ini. Namun menurut kepercayaan warga sekitar, situ ini relatif angker. Karena itu Anda harus bersikap baik di Situ Leutik, tidak boleh berteriak-teriak atau pun berkata-kata kotor.

7. Pulomajeti (Rawaonom)

Tidak kalah dari Situ Leutik, situs rawaonom ini bahkan lebih kuat aroma mistisnya. Pulomajeti adalah sebuah pulau kecil di tengah rawa (pesawahan) di Dusun Siluman, Purwaharja yang merupakan situs keramat bagi yang mempercayainya. Karena kepercayaan akan keramatnya, tak jarang Pulomajeti ini di jadikan tempat muja bagi para pencari harta keduniawian.

Menurut riwayat yang di percaya, Pulomajeti adalah salah satu situs peninggalan kerajaan di Tatar Sunda pada zaman buhun (dahulu). Alkisah saat itu Sang Raja memerintahkan patihnya untuk membangun istana baru di kawasan Pulomajeti tersebut. Sang Patih dengan bangga segera menjalankan perintah rajanya. Namun pada saat istana selesai di bangun, Sang Patih bukannya menyerahkan istana tersebut pada Raja, tapi malah dia mengangkat dirinya sendiri menjadi raja di Pulomajeti. Namun demikian, Sang Patih juga tidak menginginkan terjadinya bentrokan dengan kerajaan terdahulu. Maka dari itu dia beserta seluruh rakyatnya berubah menjadi "onom" (sebangsa siluman / makhluk halus) dan berpindah alam.

Selama beberapa dekade, banyak masyarakat yang mempercayai bahwa bangsa onom ini adalah sebagai pelindung Bupati Ciamis. Namun seiring pergeseran zaman, kepercayaan tersebut perlahan mulai luntur. Terlebih setelah Banjar memisahkan diri dari Ciamis, sekarang tidak pernah ada lagi ritual onom yang dulu selalu di lakukan oleh pemerintahan Kabupaten Ciamis.

8. Terowongan Binangun

Masih denga  aroma mistis... Di Banjar, Anda juga dapat mengunjungi wisata mistis Terowongan Binangun di Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman. Terowongan sepanjang 183 meter ini dulunya adalah jalur kereta api trayek Banjar - Cijulang. Jalur kereta api ini sudah tua karena merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda di Indonesia.

Angkernya terowongan ini yang pasti di sebabkan karena jalur kereta tersebut yang sudah lama di tinggalkan, yaitu sejak awal dekade 80-an. Terowongan ini juga disebut Sentiong karena di dirikan di atas pemakaman Cina.

9. Water Park

Selain situs wisata budaya, Anda juga dapat mengunjungi wisata air di Water Park Banjar Patroman. Lokasinya ada di Jl.Stadion Patroman No.9 Telp.0265-743002. Wahana wisata air ini di resmikan oleh Dr.dr.H.Herman Sutrisno pada 21 Februari 2010. Anda dapat menikmati sejuknya kolam renang serta wahana seluncur setinggi 12 meter di Water Park ini.

10. Situs Kokoplak

Seperti beberapa situs di atas, Kokoplak juga merupakan lokasi wisat religi yang bernuansa mistis. Letaknya adalah di Dusun Pananjung, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman.

11. Situs Batu Kujang dan Cikahuripan

Mengenai wisata budaya yang satu ini, saya sudah pernah memberikan bahasan tersendiri.

Baca: Situs Batu Kujang dan Cikahuripan Lengkong di Lemahneundeut, Cisaga

Situs Batu Kujang dan Cikahuripan yang berada di Lemahneundeut, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis ini dipercaya sebagai peninggalan Sanghyang Prabu Borosngora dari kerajaan Panjalu. Kemudian jika di telusuri dari riwayatnya, maka situs Batu Kujang dan Cikahuripan di Lengkong, Lemahneundeut ini ada kaitannya dengan Kolam Cadas Gantung di Mandalare. Hal itu dapat di hubungkan dengan keterangan yang menyebutkan bahwa Mandalare adalah bagian dari Gunung Sawal, sedangkan menurut riwayatnya lagi, lokasi istana kerajaan Panjalu adalah di Gunung Sawal.

Namun begitu, pada kepercayaan yang sudah lebih dahulu berkembang, lokasi Gunung Sawal adalah di Situ Lengkong Ciamis. Salah satu bendungan (waduk) yang di resmikan oleh KH.Abdurrahman (Gus Dur) Wahid semasa beliau menjabat Presiden RI.

12. Situs Ciungwanara, Karangkamulyan

Seperti pada situs Lengkong di atas, situs Ciungwanara pun sebenarnya ada di wilayah Kabupaten Ciamis. Namun karena lokasinya yang hanya beberapa kilometer dari Kota Banjar, maka saya sertakan dalam daftar.

Ciungwanara di Desa Karangkamulyan adalah situs peninggalan Kerajaan Galuh. Ada beberapa situs penting seperti Pangcalikan, Makam Sanghiyang Bedil, Cikahuripan, Arena Sabung Ayam dan lain-lain. Selain mengunjungi situs, Anda juga dapat menikmati kuliner khas Ciamis di warung sekitar lokasi. Jangan lupa juga untuk menikmati segarnya es kelapa yang banyak sekali dijual di kawasan itu.

TEMPAT NONGKRONG DI KOTA BANJAR

Selain wisata budaya, saya juga merangkum beberapa tempat nongkrong favorit yang selalu ramai di kunjungi kamu muda.

13. Alun-alun Kota Banjar

Pada pagi hari week end, alun-alun ini di gunakan oleh warga Banjar sebagai tempat berolahraga, khususnya jogging.


Pada sore hingga malam hari, alun-alun yang sekaligus halaman Mesjid Agung Banjar ini selalu ramai dengan taman hiburan dan wisata kuliner malam yang di sajikan oleh para PKL. Anda dapat mengajak putra-putri Anda untuk memancing ikan di kolam mini, naik kereta mini, naik mobil remote control serta permainan lainnya. Atau Anda juga dapat menikmati kuliner Baso, Mie Ayam, Seblak, Somay dan lainnya. Semuanya dengan harga terjangkau.

14. Taman Kota Lapang Bakti

Dahulu Lapang Bhakti adalah lapangan olahraga, khususnya sepak bola. Setelah di bangun Stadion Patroman, beberapa tahun kemudian Lapang Bhakti di ubah menjadi Taman Kota yang terbuka untuk umum. Sama seperti alun-alun, Taman Kota ini menjadi tempat olah raga di pagi hari week end dan tempat hiburan serta kuliner di sore hingga malam hari. Selain itu, Taman Kota ini juga di lengkapi dengan stage (panggung) permanen. Hal itu juga membuat banyak acara (khususnya music show) yang di selenggarakan di Taman Kota ini.


15. Taman Raflesia, Alun-alun Ciamis

Taman raflesia yang juga merupakan halaman dari Masjid Agung Ciamis pun demikian. Taman raflesia menjadi lokasi favorit untuk olah raga pagi week end dan tempat nongkrong, hiburan dan kuliner di sore hingga malam bari. Selain itu, lokasinya yang berada di jalur utama lintas selatan Jawa membuat Taman Raflesia menjadi rest area bagi pengendara jarak jauh, khususnya pemudik lebaran.

16. Piadeu (Jembatan Cinta)

Jembatan yang melintasi rel kereta api di dekat stasiun Banjar ini pernah menjadi lokasi prostitusi selama dekade 1960-1990an. Seiring zaman, sekarang jembatan yang lurus denga  tugu pahlawan tersebut sudah lebih rapi dan lebih bersih dari bau-bau esek-esek. Jika pun masih ada, pastinya terselubung, karena yang selalu tampak hanyalah pasangan anak muda yang sedang pacar-pacaran begitu saja.


17. Jl.Raya Banjar - Langen jalur selatan - Sampih

Tempat ini merupakan lokasi nongkrong favorit anak muda yang masih relatif baru. Sebelumnya tempat ini hanyalah jalanan dengan hamparan sawah di kanan kirinya yang membuat cuaca panas di siang hari. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjar melakukan pelebaran jalan sekaligus juga menanam pohon peneduh di sepanjang jalan ini. Sekarang Anda dapat melihat ruas jalan antara Langkaplancar - Langensari ini sejuk dan indah bagaikan sebuah terowongan alami yang besar.


Kesejukan tempat ini membuatnya ramai di kunjungi kaum muda setiap sore hari. Di lengkapi dengan adanya beberapa pedagang makanan dan minuman ringan, Anda akan merasa betah untuk berlama-lama nongkrong bersama pacar di tempat ini.

18. Alun-alun Langensari

Sudah sejak beberapa tahun ini, Kota Langensari sepertinya di daulat sebagai Kota Kedua di Banjar Patroman. Hal itu dapat terlihat dari perubahan lapangan sepak bola menjadi alun-alun, pembangunan pasar yang megah, pembangunan flyover yang melintasi rel kereta api, pembangunan jembatan penghubung Jawa Barat - Jawa Tengah, serta pelebaran jalan yang luar biasa.


Seperti pada alun-alun yang lain, alun-alun Langensari pun menjadi lokasi nongkrong serta kuliner malam yang banyak diminati, khususnya kaum muda.

19. Taman PUSDAI Kota Banjar

Masih belum banyak yang meminati Taman Pusdai ini, tapi sebenarnya ini adalah taman yang cukup indah untuk nongkrong. Berlokasi di dekat terminal bus di bantaran kali (sungai) Citanduy membuat udara di taman ini terasa sejuk.

Comments