5 Gejala Pilek dan 5 Langkah Cara Mengatasinya dengan Cepat

Baca Juga

Pada dasarnya, flu adalah penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya setelah 10 hari (walau pun tidak di obati). Tapi bagi saya tidak sabar kalau harus menunggu selama itu, karena kalau di biarkan berarti selama itu juga saya harus menderita. Bahkan pada beberapa kasus, kondisi lingkungan yang tidak bagus (misalnya banyak polusi) dapat menyebabkan flu menyerang lebih lama dari 10 hari. Bisa sampai 1-2 bulan lho, Om / Tante. Nah, pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman mengenai penyebab pilek dan cara mengatasinya.


GEJALA UMUM PADA FLU

1. Hidung berlendir (ingusan)

Ini ciri yang menjadi indikasi paling dominan, yaitu flu = pilek (ingusan). Walaupun hadirnya ingus tidak menimbulkan rasa sakit, tapi sangat menimbulkan rasa malu dan menjijikan. Adanya ingus yang masih encer tidaklah dapat kita kendalikan. Dia akan "meler" (mengalir) begitu saja dari lubang hidung. Rasa malu yang saya maksud adalah, hal itu sering terjadi pada saat kita sedang berhadapan dengan orang lain. Praktis dengan kejadian itu kita harus berpamitan pada parter bicara kita untuk sejenak ke toilet.

2. Bersin-bersin

Reaksi yang di timbulkan dari pilek (ingus) juga memancing reaksi seperti ketika kita menghirup debu-debu halus, yaitu bersin. Ada pula pada beberapa kasus, justru debu halus itulah yang memicu datangnya flu.

3. Demam + sakit kepala

Selain pilek dan bersin-bersin, virus flu juga dapat mengakibatkan suhu tubuh meningkat alias demam. Dan seperti pada umumnya, jika badan demam, maka hampir dapat di pastikan kepala pun menjadi pusing.

Baca juga: Penyebab sakit kepala dan cara mengobatinya

4. Mulut terasa hambar / pahit

Menderita flu selama berhari-hari dapat mengakibatkan indera perasa menjadi kacau. Awalnya penciuman yang menjadi kurang tajam, kemudian mulut pun terasa hambar. Pada tingkat yang lebih parah, mulut menjadi pahit dan lidah hanya dapat merasakan rasa tajam saja seperti pedas dan asin. Anda akan sulit sekali membedakan rasa enak dan tidak enak.

5. Hidung tersumbat

Jika sedang flu, Anda bisa juga mengalami hidung mampet (tersumbat), khususnya pada saat Anda tidur. Gejala hidung mampat biasanya akan mengikuti kemiringan tubuh. Maksudnya, jika Anda tidur miring ke kiri, maka lubang hidung sebelah kiri yang mampat. Begitu sebaliknya, jika Anda tidur miring ke kanan, maka lubang hidung sebelah kanan yang akan tersumbat.

CARA EFEKTIF MENGOBATI FLU

Jika Anda tidak ingin merasakan penderitaan selama 10 hari atau lebih, berikut ini kiat-kiat yang terbukti berhasil pada diri saya,

1. Segera minum obat seketika terjadi gejala

Saat Anda merasakan gejala awal flu, yaitu bersin-bersin dan ingusan, segeralah Anda minum obat. Tidak harus obat yang mahal atau pun berobat pada dokter, tapi cukup dengan obat flu yang di jual bebas di apotek dan warung-warung.

* Minum obat sesuai aturan
Perhatikan dosis dan aturan minum pada kemasan obatnya. Yang paling biasa adalah aturan 3-4 kali sehari 1 tablet. Ambillah dosis tertinggi, yaitu 4 tablet sehari.

* Minum 2 tablet sebelum tidur
Cara meminumnya tidaklah dengan 4 kali 1 tablet. Saya mendapati cara itu justru menjadi kurang manjur. Cara minum yang manjur pada diri saya adalah, 1 tablet setelah sarapan, 1 tablet setelah makan siang, dan 2 tablet sekaligus pada malam hari sebelum tidur. Dengan cara itu saya selalu sembuh dalam waktu maksimal 2 hari, bahkan sering sembuh langsung pada esok harinya saat bangun tidur.

2. Cukup istirahat namun tetap melakukan aktifitas harian

Untuk membantu mempercepat proses pengobatan, istirahat yang cukup pun sangat di perlukan. Namun demikian tidak berarti malas-malasan. Gejala flu justru menjadi lebih lama sembuhnya jika Anda kurang beraktifitas. Maka lakukanlah aktifitas harian Anda sepanjang itu tidak terlalu berat.

3. Selalu minum air hangat

Pada dasarnya saya memang tidak terlalu suka minuman dingin, jadi saya tidak mengalami flu menjadi lebih parah karena minuman dingin. Saya selalu minum air hangat selama proses pengobatan dan terbukti berhasil mempercepat kesembuhan penyakit flu pada diri saya.

4. Berpuasa

Sepertinya aneh ya? Bagaimana cara minum obatnya kalau kita puasa? Tapi benar, hal yang sepertinya aneh ini justru efektif dalam proses pengobatan, khususnya pengobatan penyakit flu. Mudah kok, Anda dapat minum obat setiap selesai buka puasa, setelah makan sahur dan sebelum tidur.

Lalu, apa hubungannya puasa dengan pengobatan?

* Tubuh tidak menerima asupan makanan yang kurang sehat selama berpuasa,
Jika biasanya Anda suka makan makanan berlebih, misalnya doyan makanan berminyak, makanan berlemak, makanan manis dan lainnya, hal itu tentu akan berkurang jika Anda puasa. Dengan berpuasa juga tubuh Anda jadi kurang menyerap zat-zat yang tidak baik tersebut sehingga membantu badan Anda untuk lebih sehat.

* Tubuh mengeluarkan racun dan zat-zat kimia berbahaya selama berpuasa,
Anda tentunya tahu bahwa di zaman sekarang ini sulit sekali mendapatkan makanan organik. Hampir semua makanan (bahkan makanan nabati) selalu mengandung zat kimia (semisal pupuk) dan pestisida. Belum lagi kandungan pengawet, zat pewarna, pemanis buatan dan lain-lain yang terkandung pada makanan instant (makanan kemasan). Nah dengan berpuasa, berarti asupan semua zat kimia itu menjadi berkurang dan zat racun yang sudah ada di dalam tubuh di keluarkan selama kita berpuasa.

5. Jangan minum susu dan / atau kopi selama proses pengobatan

Mengkonsumsi minuman bersoda, susu dan kopi dapat menghambat proses penyembuhan. Hal itu di karenakan ketiga jenis minuman tersebut dapat menetralisir khasiat dari obat yang Anda minum. Walaupun ada dokter yang memperbolehkan minum minuman tersebut asal jeda waktu 1 jam dengan obat, tapi nyatanya tetap memperlambat penyembuhan. Setidaknya saya dan saudara + teman kerja yang pernah membuktikan hal itu. Namun jika Anda ragu, baik Anda hubungi dokter.

Comments