Biduran vs Alergi Keringat, Pahami Perbedaannya Agar Tepat Mengobatinya

Baca Juga

Beberapa waktu lalu saya baru tahu perbedaan antara alergi dingin (biduran) dengan alergi keringat. Hal itu saya ketahui secara tidak sengaja ketika pada tengah malam, tiba-tiba anak saya terbangun karena gatal dan bentol-bentol di sekujur tubuhnya.

Sebelumnya saya sudah pernah membahas mengenai metode pengobatan biduran (alergi dingin) dengan mandi air hangat,

Baca: Mengobati alergi dingin dengan mandi air hangat

Nah, karena sebelumnya saya berhasil mencegah dan menyembuhkan biduran dengan mandi air hangat, maka saya terapkanlah cara itu pada anak saya. Setiap pagi dan sore hari, anak saya selalu mandi air hangat. Tapi aneh, setelah 2 hari, anak saya belum kunjung sembuh. Tiap tengah malam pasti kambuh lagi gatalnya.


Sampai hari ketiga, tidak biasanya anak saya kambuh gatalnya pada sore hari, di kisaran jam 15:00-16:00. Saya perhatikan suhu lingkungan sama sekali tidak dingin, bahkan anak saya saat itu baru pulang main dengan badan berkeringat. Kok bisa ya? Kemudian saya ingat-ingat lagi, ternyata setiap anak saya kambuh di tengah malam itu pun tidak pada saat cuaca dingin. Sebaliknya justru pada saat suhu udara panas menjelang turun hujan.

Ooohhh... Rupanya... Saat itu saya belum berani mengambil kesimpulan, tapi saya penasaran dan berani ambil resiko. Dengan mengucap Bismillah, saya mandikan anak saya sore itu dengan air dingin (air biasa / normal). Dan.... Alhamdulillah, setelah selesai mandai, badan anak saya balur minyak telon dan bedak gatal (salycil), kurang dari 1 jam kemudian anak saya sudah membaik.

Karena sore itu menunjukkan hasil baik, maka esok pagi dan seterusnya anak saya mandi dengan air dingin biasa, dan sampai sekarang baik-baik dia saja. Untuk memastikan kesembuhannya, saya berikan anak saya minum air kelapa selama beberapa hari.

Baca: Mengobati alergi dingin dengan air kelapa

Selain untuk mengobati alergi, air kelapa juga manjur untuk mengobati kista ovarium,

Baca: Mengobati kista dengan air kelapa ijo

***

Dari apa yang saya alami di atas, saya mengambil kesimpulan,

* Walaupun gejala dan waktu kambuhnya sama, alergi dingin dan alergi keringat adalah dua hal yang berbeda.
* Anda harus memperhatikan suhu udara di lingkungan Anda (pada saat alergi kambuh) untuk memahami jenis alerginya.
* Penderita alergi kulit boleh (bahkan harus) mandi untuk mencegah alergi bertambah parah (bahkan bisa untuk mengobati).
* Jika gejala alergi belum sembuh setelah mandi dengan benar, maka di anjurkan untuk mengkonsumsi obat anti histamin yang dapat Anda beli di apotek.
* Lebih berhati-hatilah jika penderitanya anak-anak, karena anak-anak lebih rentan dari pada orang dewasa.
* Tulisan ini hanyalah sebuah sharing dan bukan merupakan nasihat profesional.
* Jika Anda tidak merasa yakin dengan gejala dan pengobatannya, maka sebaiknya Anda segera menghubungi dokter.

Demikian sharing dari saya dan semoga bermanfaat.

Comments