CB150R vs Vixion R vs GSX-S, Yamaha Paling Total, Suzuki Paling Menggiurkan, Honda Paling Aneh?

Baca Juga

Belakangan ini kan ramai obrolan soal Suzuki GSX-150 series nih, Om Bro. Dan di dunia maya juga sudah banyak yang membuat komparasi antara Honda CB150R vs Yamaha Vixion R vs Suzuki GSX-S. Tapi sayangnya saya tidak menemukan yang sesuai dengan sudut pandang saya, maka tertariklah saya untuk membuat perbandingan akan ketiga produk tersebut.

Awal ketertarikan saya sebenarnya karena munculnya kembali Suzuki dengan mengusung produk yang termasuk lumayan langsung ramai peminat. Jika Om Bro ada yang belum tahu, Suzuki itu dulunya runner up di Indonesia. Penjualannya ada di atas Yamaha. Namun seiring waktu, Suzuki harus rela merosot bahkan menjadi urutan ke 4 di bawah Kawasaki. Saya sudah pernah bahas hal ini dalam artikel sebelumnya,

Baca: Analisa penjualan motor Honda vs Yamaha vs Suzuki

Baca juga: Perang tanding Honda vs Yamaha + Suzuki

Nah... Dengan hadirnya GSX series, mungkinkah Suzuki akan bangkit lagi? Mengingat selama ini hanya tinggal Satria FU yang tetap ramai peminat? Pasalnya begini, Suzuki berani memberikan promo harga murah sejak Januari - Juni 2017 ini. Dan promo tersebut nyatanya berhasil menarik minat pecinta motor Suzuki. Nyatanya, selama bulan April - Mei saja, Suzuki sudah mampu menjual sebanyak 7,137 unit. Bahkan kalau di hitung total selama 5 bulan (Januari - Mei 2017), Suzuki menyatakan telah berhasil menjual 18,645 unit (data dari situs resmi Suzuki Indomobil Sales).

Angka tersebut di atas termasuk hebat lho untuk ukuran motor sport, apalagi dengan status Suzuki yang sebelumnya mengalami keterpurukan di industri roda dua Indonesia. Dari situlah saya mulai tertarik ingin membahas Suzuki GSX-S 150. Namun sayangnya saya kesulitan mendapatkan rincian fitur dari situs resmi SIS. Hanya sedikit kalimat bahwa Suzuki GSX memiliki fitur Panel meter full digital plus tachometer dan fitur keyless (tanpa anak kunci)

Kemudian, kronologi (pemicu) saya menulis artikel ini adalah gara-gara kemarin saya melihat Honda CB150R terparkir di depan kantor Desa Tanjungjaya, Cisaga - Ciamis. Langsung saja saya jepret dan mantaplah hati saya untuk membuat komparasi teknis 3 motor dari 3 pabrikan ini.


Nah, jika di atas saya tidak mendapatkan data lengkap dari Suzuki GSX-S 150, lain halnya dengan Yamaha Vixion R. Saya bahkan baru membahasnya kemarin ini,

Baca juga: Perbandingan spesifikasi Vixion Advance, All New Vixion dan Vixion R

Kemudian, berhubung fitur Vixion R sudah saya bahas secara terpisah, maka sebelum melakukan komparasi di sini, perlu rasanya saya membahas dulu fitur Honda CB150R. Maksudnya biar adil saja lah...

FITUR-FITUR HONDA CB150R

* Konsumsi bahan bakar tetap irit
Sudah lagunya Honda, meski menggunakan mesin berteknologi balap, tetap saja itungan sama yang namanya efisiensi / irit. Ckckckck... Honda mengklaim bahwa CB150R mampu tembus 40,58 km / liter. Cukup bagus untuk ukuran motor sport 150 cc.

* Desain lampu dan bohlam
Honda menggunakan model visor pada lampu CB150R, sehingga membangun kesan sporty dan agresif. Selain itu, dia juga menggunakan lampu jenis LED yang dijamin lebih terang, awet dan hemat energi.


* Gold engine cover
Pada keluaran terbarunya, Honda CB150R di berikan warna emas pada blok mesinnya.

* Sporty under cowl
Seperti kompetitornya (Vixion R), Honda juga memberikan cover pada kolong mesin CB150R generasi terbarunya. Cover tersebut, selain menambah kesan sporty juga memberikan perlindungan blok mesin dari benturan.


* Velg dengan model terbaru
Tidak seperti velg konvensional, Honda CB150R menggunakan model terbaru untuk menunjang tampilan kekarnya.

* Sporty rear grip
Tidak ketinggalan di bagian buritan, Honda juga menerapkan behel model terpisah yang sporty.

* Spakbor plug 'n play
Mengikuti selera kaum muda, Honda memberikan spakbor yang dapat di lepas pada bagian belakang CB150R.


* Penutup kunci otomatis
Lubang kunci kontak akan otomatis tertutup setelah Anda mengunci stang. Hal ini membantu agar Anda tidak lupa mengamankan lubang kunci saat memarkir motor Anda.


* Panel meter terdapat jam digital
Kalau melirik kompetitor, rasanya baru Honda CB150R yang memasang jam pada panel meter digitalnya. Maka itu berarti, Honda sangat mengerti waktu Anda yang berharga.

Nah, Om Bro. Demikianlah sekilas fitur-fitur Honda CB150R.

PERBANDINGAN SPESIFIKASI HONDA CB150R VS YAMAHA VIXION R VS SUZUKI GSX-S

* Harga
H 26,025,000 (standar) 27,425,000 (special edition)
Y 29,500,000
S 23,900,000

Poin pertama dari segi harga. Jika di lihat dari harga yang terpampang di atas, jelas Suzuki GSX-S paling menggiurkan. Tapi itu hanya harga promo yang akan berakhir seiring dengan berakhirnya bulan Juni 2017 ini. Saya belum mendapatkan harga aslinya dari sumber yang terpercaya.

Kemudian, Vixion R menduduki peringkat termahal. Dengan harga tersebut, Yamaha HARUS mamberikan value paling banyak. Apakah benar seperti itu? Yuk kita simak kelanjutannya ke bawah ini...

* Mesin
H Liquid cooled, DOHC, 4 valve (plus auto fan cooled), 149.16 cc
Y Liquid cooled, SOHC, 4 valve, VVA 155,1 cc
S Liquid cooled, DOHC, 4 valve, 147.3 cc

Dari ketiga motor ini, (terutama Honda dan Yamaha) mengklaim bahwa produk mereka mengusung teknologi balap. Nyatanya memang ketiga motor tersebut mengaplikasikan 4 katup pada mesinnya masing-masing. Cara teknologi 4 katup ini di percaya membuat mesin lebih bertenaga dan responsif.

Tambahan pada CB150R, Honda menyatakan kalau kuda besinya tersebut memiliki posisi nyaman dalam berkendara. Selain itu Honda juga menyematkan fitur auto fan yang akan otomatis menyala jika suhu mesin mencapai 103°C. Tentu hal itu menjamin sistem pendingin mesin CB150R menjadi lebih optimal.

Jika Honda dan Suzuki menggunakan basis mesin DOHC, lain halnya dengan Yamaha. Vixion R tetap di bekali mesin SOHC namun dengan kubikasi (cc) yang lebih besar. Dan ini masih merupakan salah satu ciri khas Yamaha yang lebih murah cc dibanding pabrikan lain. Selain itu, Vixion R juga dilengkapi dengan fitur VVA yang akan memaksimalkan torsi dan power pada semua putaran.

Lalu bagaimana dengan GSX-S? Walaupun kelihatannya di poin ini Suzuki punya peringkat paling bontot, tapi ada yang menarik di bawah nanti... Lanjut...!!

* Diameter x langkah (bore x stroke)
H 57,3 x 57,8 mm
Y 58 x 58,7 mm
S 62 x 48,8 mm

Ini yang saya maksud. Perhatikan diameter (bore) piston GSX-S... Walaupun kubikasi (ccnya) paling kecil, tapi dia punya piston paling besar. Artinya, Suzuki memang terkesan mengesampingkan putaran bawah, tapi secara habis-habisan dia mengamuk di putaran atas. Atau dengan kata lain, dia mengejar pencapaian top speed. Jadi, buat yang suka ngebut, apa masih yakin mau pilih CB150R atau Vixion R?

Sedangkan untuk Vixion R dan CB150R, mereka lebih membuat pemerataan pada semua putaran. Dan karena Yamaha punya kapasitas silinder paling besar, maka bore x strokenya pun lebih besar dari Honda.

* Rasio Kompresi
H 11,3:1
Y 11,6+0,4:1
S -

Saya tidak mendapatkan data dari situs resmi Suzuki, jadi hanya punya data untuk dua yang lainnya. Disini terlihat, walaupun rasio kompresi Vixion R dan CB150R hanya beda sedikit, namun sedikit kelebihan itu cukup untuk mendukung kapasitas silinder Yamaha yang lebih besar.

* Power maksimal
H 12,4 kW (16,9 PS) / 9000 rpm
Y 14,2 kW / 10000 rpm
S 14,1 kW / 10500 rpm

Nyatanya jelas, power Vixion R lebih besar. Tapi justru saya kagumnya pada GSX-S. Lihat poin di atas dimana cc Suzuki paling kecil. Kok bisa, cc yang paling kecil tapi punya power yang hanya beda 0,1 kW dari Vixion R yang punya cc lebih besar (dengan selisih cc yang lumayan banyak). Tuh hebatnya Suzuki pada produk komersilnya.

Disini Suzuki juga semakin membuktikan bahwa konsentrasi GSX-S ada pada putaran atas. Datanya jelas bahwa power maksimal GSX-S dapat di capai pada 10500 rpm. Putaran pencapaian power maksimumnya paling tinggi diantara dua kompetitornya.

Baca juga: Inovasi Suzuki vs strategi Yamaha

Tapi di perhatikan ya... "Produk komersil", bukan produk Moto GP. Kalau perkara Moto GP itu urusannya banyak faktor lain yang terlibat.

Lalu bagaimana dengan Honda CB150R? Saya no coment aja deh di poin ini. Takut salah nulis. Hahahaha...!! Silahkan Anda nilai sendiri.

* Torsi maksimal
H 13,8 Nm (1,41 kgf.m) / 7000 rpm
Y 14,7 Nm / 8500 rpm
S 14 Nm / 9000 rpm

Urusan torsi seperti biasa, sejalan dengan power. Yang punya power paling besar ya punya torsi paling besar pula. Demikian sebaliknya, yang powernya paling rendah, maka torsinya pun paling rendah.

* Kopling dan transmisi
H Kopling basah manual, 6 percepatan (1-N-2-3-4-5-6)
Y Kopling basah manual, 6 percepatan dengan fitur assist & slipper clutch
S Kopling basah manual, 6 percepatan

Di poin ini, Honda dan Suzuki terlihat biasa-biasa saja. Hanya Yamaha Vixion R yang terlihat menonjol dengan fitur assist & slipper clutch. Dua fitur tersebut di sematkan oleh Yamaha untuk membuat kopling Vixion R terasa lebih ringan dan perpindahan gigi percepatan menjadi lebih lembut. Tujuan hasilnya adalah akselerasi menjadi lebih ringan dan cepat.

* Starter
H Elektrik dan kick starter
Y Elektrik starter
S Elektrik starter

Nah... Di sini nih baru Honda unggul. Itu pun menurut saya... Entahlah menurut Anda. Pasalnya, aplikasi starter elektrik tanpa alat kick starter sejatinya adalah merupakan kelebihan gaya motor besar. Tapi (mungkin) hal itu bisa menjadi masalah jika suatu saat Anda mengalami kendala dengan starter elektrik. Dan jika itu terjadi, bagaimana Anda akan menyalakan mesin motor? Apa harus di dorong sambil teriak, satuuu....!! Duaaaaa...!! Tigaaaa...!! Bruuummm...!! Bruummm..!! Hahaha..!! Nggak lucu kan?

* Kapasitas oli mesin
H 1,1 liter
Y 1,15 liter (total) - 0,95 liter (berkala) - 1 liter (pada saat penggantian filter oli)
S -

Di bagian ini lagi-lagi saya tidak mendapati info dari sumber resmi Suzuki. Sedangkan untuk Vixion R dan CB150R, perhatikan kapasitas oli pada penggantian berkala.

Saya rasa Vixion R lebih "beres" karena cukup dengan menggunakan sebotol oli ukuran 1 liter. Sedangkan jika Anda hendak mengganti oli kepunyaan CB150R, kira-kira begini... Anda beli 2 botol oli dengan kemasan 1 liter. Nah, satu botol Anda tuang semua ke mesin, kemudian yang satu botol lagi Anda takar 100 ml untuk memenuhi permintaan kapasitas oli mesin yang 1,1 liter. Jadi ribet ya? Tahu kenapa Honda berbuat seperti itu? Entahlah... Atau Anda punya solusi lain? Silahkan pengguna CB150R sampaikan pada kolom komentar.

* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
H 201,9 x 71,9 x 103,9 cm
Y 195 x 72 x 102,5 cm
S 202 x 74,4 x 104 cm

Sepertinya Suzuki mengusung desain paling gambot di antara 2 yang lain. Tapi secara keseluruhan tidak berbeda jauh. Hanya lebarnya saja yang agak berasa beda.

* Jarak sumbu roda
H 129,3 cm
Y 132 cm
S 130 cm

Jika patokannya dari sini, maka secara data, CB150R menjadi yang tergesit, karena jarak sumbu rodanya paling pendek. Tapi tentunya tetap dengan pertimbangan poin-poin yang lain juga.

* Jarak terendah ke tanah
H 16,9 cm
Y 16,5 cm
S 15,5 cm

Kelihatannya Honda memilih desain "aman" dengan ground clereance yang lebih tinggi. Sementara itu, Suzuki mengejar kestabilan dan kemantapan pada kecepatan tinggi di jalan datar.

* Tinggi tempat duduk
H 79,7 cm
Y 79,5 cm
S 78,5 cm

Karena moto Honda yang selalu punya klaim "irit dan nyaman", maka dalam hal ini juga CB150R di buat dengam posisi ergonomi terbaik. Kadang harus mengorbankan performa memang, tapi ya, itulah Honda. Sementara itu Suzuki kembali memperkuat target akselerasi dengam posisi tempat duduk yang lebih rendah.

* Berat kendaraan
H 136 kg
Y 131 kg
S 130 kg

Lagi-lagi... Honda mengutamakan kestabilan dengan bobot kendaraan yang lebih berat. Sedangkan Suzuki memberikan bobot paling ringan untuk mengimbangi kapasitas silindernya yang paling kecil. Hal terbaiknya ada pada Vixion R, dimana cc dan power yang lebih besar di padu dengan berat badan yang relatif lebih ringan.

* Kapasitas tangki bahan bakar
H 12 liter
Y 11 liter
S 11 liter

Ketiganya menggunakan desain tangki dengan model kekar dan berotot. Namun sepertinya Yamaha dan Suzuki berusaha mengurangi berat badan para jagoannya dengan sedikit mengurangi kapasitas tangki. Efeknya tentu pada ringannya performa saat berakselerasi. Sedangan Honda lagi-lagi berniat menjaga kenyamanan penunggang CB150R supaya tidak terlalu sering mampir ke pom bensin (SPBU).


* Rangka
H Diamond (Truss) frame
Y Deltabox
S -

Di poin ini lagi saya tidak mendapatkan data Suzuki GSX-S. Sementara itu CB150R menggunakan rangka teralis yang sudah di aplikasikan sejak seri pertama. Selain itu, Honda juga menanamkan penyangga mesin yang terbuat dari alumunium demi menjaga kekuatan dan kestabilan motor. Sedangkan Yamaha, seperti kita ketahui, Vixion R juga tetap menggunakan rangka deltabox andalannya. Rangka milik Vixion R ini terbukti tangguh, bahkan di aplikasikan juga pada Yamaha R series.

* Ukuran ban
H 100/80-17 52P (depan) 130/70-17 62P (belakang)
Y 90/80-17 (depan) 130/70-17 (belakang)
S 90/80-17 (depan) 130/70-17 (belakang)

Ketiganya sudah menggunakan ban tubeless dengan ukuran yang sama pada roda belakang. Hanya saja pada roda depan, Honda pakai ban lebih besar dari dua lawannya. Targetnya jelas, Honda mengejar stabil dan nyaman, sementara Suzuki dan Yamaha mengejar kegesitan (akselerasi).

* Rem
H Double disc brake
Y Double disc brake
S Double disc brake

Ketiganya menganut sistem rem double disc break. Ya... Ketiga motor tersebut sejatinya diberikan mesin yang mumpuni, artinya dalam hal rem pun mereka harus menggunakan rem yang mumpuni pula.

* Suspensi
H Teleskopik (depan) dan Swingarm dengan suspensi tunggal + fitur prolink (belakang)
Y Teleskopik (depan) dan Swingarm dengan suspensi tunggal (monocross)
S Teleskopik (depan) dan Swingarm dengan suspensi tunggal

Pada dasarnya, ketiga motor ini pun menggunakan tipe suspensi yang sama. Perbedaannya hanyalah pada penambahan fitur dari masing-masing produk. Yamaha memberikan swingarm alumunium pada Vixion R, dan Honda memberikan suspensi prolink pada CB150R. Penggunaan swingarm berbahan alumunium yang lebih ringan dan kokoh tersebut ditujukan untuk meningkatkan kehandalan dan kestabilan motor. Sementara itu Honda memberikan keleluasaan kepada pengguna CB150R untuk menyetel tingkat kekerasan shockbreaker sesuai dengan selera dan kebutuhannya.

* Battery (accu / aki)
H MF Wet 12V-5Ah
Y GTZ4V - YTZ4V
S MF

* Busi
H NGK MR9C-9N / DENSO U27EPR-N9
Y NGK MR8E9
S -

***

Kesimpulan:

* Jika di lihat secara keseluruhan, Yamaha Vixion R adalah jagoannya. Anda akan mendapatkan value secara total pada motor ini. Hanya satu, jika Anda penyuka mesin DOHC, maka Anda tidak akan mendapatkannya pada Vixion R. Selain itu, value total yang terkandung pada Vixion R juga harus Anda tebus dengan harga yang paling tinggi di antara dua lawannya.

* Lain lagi jika Anda pakai cara pandang sederhana... Suzuki GSX-S bisa menjadi pilihan yang tidak bisa di anggap remeh. Volume silinder terkecil namun menghasilkan power gahar, itulah salah satu kehebatan Suzuki sejak era 90-an. Di tambah lagi dengan harga promo yang praktis menjadikannya sebagai yang termurah. Hanya satu kendalanya... Layanan purna jual dari Suzuki yang tidak sebanyak Honda dan Yamaha.

* Di bagian ini saya bingung nih... Apa yang akan saya banggakan dari CB150R? Sedangkan secara teknis, produk Honda ini serasa kurang sesuai dengan harganya. Apakah jumlah layanan purna jual yang terbanyak sudah cukup pantas untuk harga jualnya?

Comments

  1. Replies
    1. Mantap, Om Bro! Saya dukung, biar dominasi motor di Indonesia tidak hanya dikuasai merk H dan Y doang.

      Delete

Post a Comment