Honda Tiger 2000 Sampai Tiger Revo, Fitur, Sejarah dan Perbandingan Spesifikasi Legenda Motor Cruiser Indonesia

Baca Juga

Siapa sih yang tidak kenal Honda Tiger? Ya... Motor dengan spesifikasi tertinggi di jamannya. Motor legendaris dari Honda yang pernah malang melintang di dunia permotoran Indonesia selama 21 tahun. Saya sendiri mengalami kelahiran motor tersebut pada saat saya masih anak-anak, dan mengalami motor tersebut discontinue pada saat saya sudah punya anak.

Pada tahun 1993, Honda Indonesia membuat suatu gebrakan hebat dengan menciptakan Honda Tiger. Saya bilang "gebrakan hebat" karena dia adalah motor komersil dengan kapasitas mesin terbesar di jamannya. Yang membuatnya hebat adalah, logika bahwa motor besar berarti mahal, yang artinya juga, seorang pemilik motor Tiger adalah orang-orang yang terbilang mampu (mapan) secara finansial. Dengan hukum alam itu, maka muncullah kesan gagah (macho) bagi penunggang Honda Tiger.

Namun sayangnya...seiring berubahnya iklim permotoran di Indonesia, Honda akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi Honda Tiger pada tahun 2014 lalu.

SEJARAH DAN FITUR HONDA TIGER

TIGER 2000 GENERASI 1

Pada tahun 1993, untuk pertama kalinya Honda Indonesia menciptakan Tiger 2000 dengan kode GL200. Motor ini mendapat julukan "Super Cruiser" karena memang di desain sebagai motor jelajah (motor touring).

Honda Tiger Revo

Secara teknis, Honda Tiger 2000 adalah upgrade dari GL Pro Neo Tech, yang karenanya, maka komponen Tiger 2000 dapat di subtitusi (kaninal) dengan part-part Honda CB100, GL100 atau pun GL Pro.

Selain dapat di subtitusi, Tiger 2000 juga memiliki banyak part KW yang beredar di pasaran. Memang secara kualitas, part KW tentu tidak baik, tapi pada kondisi tertentu (khususnya masalah keuangan), hal itu bisa menjadi pilihan satu-satunya, mengingat harga part original Honda Tiger yang lumayan muahal untuk ukuran motor komersil... Nyatanya, keberadaan part KW membuat loyalitas penunggang Tiger menjadi semakin tinggi.

* Honda Tiger sebagai motor terlaris di kelasnya
Sebenarnya Honda Tiger tidaklah melenggang sendiri di kelas motor sport premium tanah air. Ada Suzuki Thunder 250 dan Yamaha Scorpio 225 yang justru memiliki kapasitas mesin lebih besar, bahkan (menurut beberapa kalangan fanatik), dua kompetitor tersebut memiliki mutu produk yang lebih baik. Tapi lagi-lagi kenyataan berkata lain. Honda Tiger tetap menjadi motor terlaris di kelasnya (saat itu).

* Konsumsi bahan bakar irit
Dari hasil pencarian kesana-kemari, saya mendapatkan informasi bahwa Honda Tiger memiliki konsumsi bahan bakar sebanyak 40 km / liter. Angka itu tergolong irit untuk ukuran mesin 200 cc dengan sistem karburasi.

* Top speed tembus 120 km / jam
Selain irit, Honda juga mengklaim bahwa Tiger 2000 mampu mencapai kecepatan 120 km / jam. Namun sayangnya klaim tersebut tidak menjelaskan, apakah angka itu di dapat dari speedometer motor ataukah dari alat pengukur kecepatan khusus (GPS)?

* Design lampu modern
Sebagai motor sport premium, sejak generasi pertama, Honda sudah menyematkan lampu dengan reflektor multi lensa yang memberikan penerangan lebih maksimal.

* Desain body modern
Handle bar (behel) model terpisah di sebelah kanan dan sebelah kiri. Tangki besar dengan logo "Tiger 2000" berbahan sticker. Honda mempertahankan desain ini sampai tahun 1996.

HONDA TIGER 2000 GENERASI 2

* Perubahan minor pada desain
Pada tahun 1997, Honda melakukan sedikit perubahan. Dia masih menggunakan logo Tiger 2000 pada tangki, tapi tidak lagi menggunakan sticker, melainkan model emblem berbahan logam. Desain model ini digunakan oleh Tiger sampai tahun 2002.

Honda Tiger 2000

Sejak awal sampai generasi ini, Tiger 2000 masih menggunakan velg model jari-jari dan terus berlanjut sampai tahun 1998.

* Pilihan baru varian velg palang
Seiring perkembangan tren sepeda motor Indonesia, Honda mulai menawarkan varian velg model palang pada tahun 2002. Namun sayang... Beberapa pihak menyebutkan bahwa pada generasi ini, mutu produk Tiger mulai menurun dibanding model lama.

Beberapa keluhan yang banyak di suarakan oleh pemilik Honda Tiger berkode GL200S itu adalah rantai yang berisik, suara mesin kasar dan tangki bahan bakar yang mudah keropos.

Model ini masih bertahan sampai tahun 2006.

NEW SUPER CRUISER

Terlepas dari beberapa keluhan di atas, pada tahun 2006, Honda Tiger kembali mengalami perubahan di beberapa bagian.

* Lampu-lampu
Salah satu perubahan yang dilakukan oleh Honda adalah lampu belakang yang menggunakan dua bohlam untuk lampu rem dan lampu senja. Sementara itu, lampu utama (lampu depan) dilengkapi reflektor diamond cut yang mampu memberikan pencahayaan lebih baik.

* Handle bar menggunakan model konvensional
Entah karena apa, pada generasi ini Honda Tiger justru menggunakan handle bar (behel) dengan model menyatu. Padahal seharusnya behel model terpisah tampak lebih sporty.

REVOLUTION CRUISER

Pada generasi ini, untuk pertama kalinya Honda Tiger mengalami perubahan total pada seluruh body yang membuatnya menjadi lebih besar secara dimensi dan lebih kekar secara tampilan. Namun sayangnya, perubahan yang menunjukkan kemajuan pada desain, justru harus di tebus dengan penurunan performa pada sektor mesin (dapat di lihat pada tabel spesifikasi di bawah).

* Model tangki bahan bakar
Kali ini Tiger sudah tidak lagi menggunakan kata "2000". Selain itu, tangki bahan bakar pun berubah menjadi lebih berotot. Istilah lain untuk tangki model ini adalah "shround".

* Model lampu rem dan buritan
Tidak ketinggalan juga, Honda merubah desain lampu rem yang di sesuaikan dengan desain buritan yang meruncing.

* Bagian suspensi dan knalpot
Bagian suspensi dan knalpot juga tidak luput dari perombakan. Honda mengganti suspensi yang lebih tangguh untuk Tiger, serta desain knalpot yang lebih sporty.

* Pilihan varian velg
Honda Tiger memberikan 2 pilihan model velg roda, yaitu kode GL200D (tipe jari-jari) dan GL200R untuk tipe CW (velg palang).

* Lampu utama (headlamp)
Pada bagian lampu depan, Honda Tiger Revo menggunakan reflektor diamond cut dengan tambahan mini visor.

* Behel
Sementara itu, pada bagian behel, Tiger kembali menggunakan behel model terpisah seperti pada generasi awal.

* Logo
Seperti yang saya sebutkan di atas, pada generasi ini, Honda Tiger menggunakan logo baru yang lebih tajam tanpa angka "2000". Namun sayangnya, logo Tiger tidak menggunakan emblem logam, melainkan kembali menggunakan sticker.

* Design velg
Pada generasi ini, Honda Tiger juga menawarkan desain velg baru yang lebih sporty untuk tipe CW.

* Suspensi
Belum cukup, suspensi belakang Tiger juga mengalami perubahan dengan tambahan reservior oli (tipe CW).

* Cat mesin
Jika sebelumnya Honda Tiger menggunakan cat warna perak pada blok mesin kiri-kanan (crankcase), kali ini blok mesin di cat doff warna hitam.

* Knalpot
Pada sektor pembuangan, knalpot Honda Tiger Revo di lengkapi dengan pelindung panas dan fitur SASS (Secondary Air Supply System). Fitur ini berfungsi untuk mengurangi emisi gas buang agar sesuai dengan standar Euro.

Semua desain tersebut di atas berlaku hingga tahun 2008.

NEW REVOLUTION CRUISER

Selanjutnya, Honda memberikan pembaruan pada Tiger dengan kode GL200R1. Kode ini berlaku mulai November 2008 sampai tahun 2010.

* Model lampu belakang
Pada perubahan kali ini, Honda Tiger di lengkapi dengan lampu belakang yang menggunakan dua bohlam. Perbedaannya adalah, lampu rem jenis LED 6 titik dan lampu senja menggunakan bohlam pijar.

* Lampu utama asimetris
Perubahan besar terjadi juga pada lampu depan yang berdesain assymetric (asimetris). Lampu jenis ini adalah hasil comotan dari model motor yang umum beredar di Eropa kala itu.

Lampu asimetris ini menggunakan dua bentuk, yaitu lampu utama yang berbentuk bulat, sementara lampu jarak jauh berbentuk kotak. Namun sayang, lampu jenis ini justru kurang di minati oleh pecinta motor Tiger kala itu.

Pada tahun 2010, mengikuti kemauan para penggemar, Honda memberikan dua pilihan varian Honda Tiger Revo. Yaitu model lampu asimetris dan lampu bulat tunggal. Kode yang di berikan oleh Honda adalah GL200RA1 untuk tipe lampu tunggal (single headlamp).

***

Kejayaan Honda Tiger di Indonesia bukanlah tanpa bukti. Menurut data, hingga tahun 2012, Honda Tiger telah memiliki 200 komunitas dengan 20.000 anggota di dalamnya. Angka tersebut adalah total sejak awal produksinya di tahun 1993 sampai dengan bulan April 2012. Jumlah komunitas dan anggotanya tersebut terbentuk dari total Honda Tiger yang telah terjual sebanyak 440.000 unit.

(sumber: Wikipedia)

PERBANDINGAN SPESIFIKASI TEKNIS HONDA TIGER 2000 VS NEW TIGER REVO

* Mesin
Old 4 langkah, OHC
New 4 langkah, SOHC

* Sistem pendinginan
Old Udara
New Udara

* Jumlah silinder
Old Tunggal, tegak
New Tunggal, tegak

* Isi silinder
Old 196.9 cc
New 196.9 cc

* Sistem bahan bakar
Old Karburator
New Karburator

* Diameter x langkah (bore x stroke)
Old 63.5 x 62.2 mm
New 63.5 x 62.2 mm

* Rasio kompresi
Old 9.0:1
New 9.0:1

* Power masksimal
Old 17.4 PS / 8500 rpm
New 16.7 PS / 8500 rpm
Walaupun secara spesifikasi mesin Honda Tiger tetap sama, namun pada versi baru justru mengalami penurunan power. Hal itu merupakan konsekuensi dari program emisi gas buang yang harus sesuai dengan standar Euro.

* Torsi maksimal
Old 1.62 kgf.m / 6500 rpm
New 1.6 kgf.m / 7000 rpm
Seiring dengan penurunan power, torsi pun ikut turun sebesar 0.02 kgf.m

* Kopling
Old Manual, multi plat, tipe basah
New Manual, multi plat, tipe basah

* Transmisi
Old Manual, 6 percepatan (1-N-2-3-4-5-6)
New Manual, 6 percepatan (1-N-2-3-4-5-6)

* Kapasitas tangki
Old 13 liter
New 13.2 liter
Pada sisi kapasitas tangki, Tiger Revo memiliki perbedaan volume sebesar 200 ml dibanding Tiger 2000.

* Kapasitas oli mesin
Old 1 liter
New 1 liter

* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
Old 199 x 74.2 x 103.5 cm
New 202.9 x 74.7 x 112.4 cm
Sesuai dengan desain yang dibuat lebih kekar, maka dimensi Tiger Revo menjadi lebih panjang, lebih lebar dan lebih tinggi.

* Jarak sumbu roda
Old 133 cm
New 132.7 cm

* Jarak terendah ke tanah
Old -
New 15.5 cm

* Berat kendaraan
Old 123 kg
New 139 kg
Sesuai dengan dimensi yang lebih besar, maka bobotnya pun menjadi lebih berat. Tidak tanggung-tanggung, 16 kg naiknya.

Kenaikan bobot sebanyak itu tentu membuat akselerasi Tiger Revo menjadi lebih lambat dibanding Tiger 2000. Namun demikian, bobot yang lebih berat justru memberikan keuntungan dalam hal keseimbangan dan kestabilan pada kecepatan tinggi.

* Rangka
Old Diamond
New Diamond

* Ukuran ban depan
Old 2.75-18
New 2.75-18

* Ukuran ban belakang
Old 100/90-18
New 100/90-18

* Rem depan
Old Cakram hidrolik
New Cakram hidrolik dengan piston ganda

* Rem belakang
Old Drum (tromol)
New Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Sesuai dengan tuntutan gaya sepeda motor modern, Honda Tiger Revo di lengkapi dengan double disc brake.

* Sistem pengapian
Old AC-CDI, magneto
New AC-CDI, magneto

* Battery (accu / aki)
Old -
New MF 12V-7Ah

* Busi
Old -
New ND X24EP-U9 / NGK DP8EA-9

* Starter
Old Elektrik dan kick starter
New Elektrik dan kick starter

* Harga
Old -
New Harga baru edisi terakhir Rp.25.550.000
Disini saya tidak mendapatkan informasi harga Honda Tiger 2000. Tapi jika pun ada, tentunya sudah tidak relevan lagi untuk dijadikan pembanding, mengingat keduanya hidup pada rentang waktu yang berbeda. Apa lagi jika dibandingkan dengan harga dimasa awal produksi, tentu sudah sangat jauh perbandingannya. Pasalnya, di akhir dekade 90-an terjadi krisis ekonomi dan moneter yang menyebabkan kesenjangan menjadi sangat jauh.

Comments