MX King vs Supra GTR, Honda Niat Banget Ngajak Perang Yamaha

Baca Juga

Om Bro, sebenarnya telat banget ini saya bikin komparasi MX King vs Supra GTR. Tadinya nggak kepikiran sih, cuma tiba-tiba saja tersirat saat melihat Jupiter MX 150 terparkir di halaman Mesjid pas waktu Sholat Ashar kemaren.

Awalnya yang menarik perhatian saya adalah karena ada minor modif pada striping motor tersebut. Saya tilik-tilik, itu motor Jupiter MX 150 yang bukan "King", tapi kok di striping dia ada kata "King"nya? Tapi ya sudahlah, itu yang punya pengen aja kali bikin kayak gitu yak?

Setelah itu saya jadi penasaran pengen ngintip spesifikasi MX King di situs resminya Yamaha. Nah... Lagu lamanya, kalau ada produk Yamaha yang punya lawan sebanding di pabrikan Honda, biasanya orang-orang (termasuk saya) jadi penasaran pengen melirik juga. Ya sudah, saya intip juga deh portalnya Honda. Dan setelah mengintip dua portal masing-masing pabrikan, saya jadi rada mengernyitkan jidat... Ada yang aneh dari tiga motor tersebut, yaitu Yamaha Jupiter MX 150, MX King 150 dan Honda Supra GTR 150. Begini anehnya,

JUPITER MX 150 vs MX KING 150

Yang pertama saya membandingkan kakak beradik satu pabrikan dulu. Saya tilik dari harganya, Jupiter MX 150 adalah Rp.18,900,000 dan MX King 150 adalah Rp.21,000,000 atau berarti selisih 2,1 juta rupiah. Tapi dari selisih harga itu, saya tidak menemukan perbedaan yang signifikan di situs resminya Yamaha. Saya hanya menemukan perbedaan pada lampu utamanya saja, dimana MX King menggunakan lampu LED dengan design motor besar ala Yamaha R1 dan R25. Selebihnya, dari spesifikasi teknis kedua motor itu sama.


Sempat sih pengen bertamu ke blog tetangga buat nyari tahu, tapi sayangnya mata saya lagi sepet bener setelah bertugas ronda semalam. Jadi sementara ini saya pakai data dari situs resminya masing-masing saja dulu.

Nah, pertanyaannya... Apakah benar harga lampu MX King segitu mahalnya? Kayaknya nggak deh...

MX KING 150 vs SUPRA GTR 150

Kemudian yang kedua, harga Honda Supra GTR adalah Rp.21,550,000. Bagi saya ini aneh tapi sekaligus juga menjadi kabar baik. Ini tumben-tumbenan Honda bermurah hati. Biasanya harga Honda kan selalu lebih mahal... Ya kali ini juga lebih mahal 550 ribu, tapi kalau di perhatikan dari spesifikasi teknisnya, Supra GTR ini termasuk murah lho, Om Bro. Yuk kita langsung ke TKP aja deh...

SPESIFIKASI TEKNIS

1. Mesin
Y SOHC 4 valve, liquid cooled
H DOHC 4 katup, liquid cooled auto fan

Kedua motor ini sudah mengaplikasikan sistem pendingin cairan dengan mesin 4 klep. Tapi Honda punya tipe mesin DOHC dimana secara teori dapat menyemburkan tenaga yang lebih besar. Ini yang masih menjadi misteri dalam benak saya. Kenapa Yamaha masih pelit teknologi DOHC bahkan pada All New Vixion R yang notabene berbasis R15? Padahal Suzuki saja yang kalah secara penjualan, dia sudah main DOHC pada Satria FU dan GSX series. Apa mungkin Yamaha sedang main rahasia dengan menyiapkan mesin DOHC yang lebih powerfull? Entahlah... Kita lihat saja dalam beberapa waktu ke depan.

Baca juga: Ketahanan mesin Honda dan Yamaha dalam tiga dekade

Kemudian, Supra GTR juga menggunakan auto fan yang dapat membantu sistem pendinginan menjadi lebih optimal. Fitur ini, walaupun tidak luar biasa tapi sudah menjadi nilai lebih untuk Supra GTR dibanding MX King.

2. Diameter x Langkah
Y 57 x 58,7 mm
H 57,3 x 57,8 mm

Di bagian ini memang sudah menjadi karakter masing-masing pabrikan. Yamaha memang cenderung lebih panjang langkah pistonnya (stroke) demi mengejar akselerasi yang maksimal. Berbeda dengan Honda yang berusaha menyeimbangkan bore dan stroke demi pencapaian akselerasi dan top speed yang seimbang. Jadi, secara teknis (jika di lihat dari data di atas), MX King lebih unggul di putaran bawah dan Supra GTR unggul di putaran atas.

Tapi perlu di ingat, bahwa teori tersebut adalah berdasarkan data. Mengenai hasil di lapangan, sejatinya faktor manusianyalah yang paling menentukan. Ibarat saya menunggang Yamaha R1 harus balapan sama Valentino Rossi yang menunggang MX King, pasti Rossi tetap menang. Iya kan? Hahaha...!!

3. Rasio Kompresi
Y 10,4:1
H 11,3:1

Secara rasio kompresi, Honda lagi yang lebih tinggi. Secara data, makin tinggi rasio kompresi maka makin bagus pula powernya. Tapi sayangnya rasio kompresi itu berbanding lurus dengan RON (oktan) bahan bakar. Singkatnya, jika Anda pemotor yang baik, maka Supra GTR harus selalu di berikan minuman pertamax plus, sedangkan MX King cukup dengan pertamax saja.

Tapi sebenarnya hukum itu tidaklah mutlak, karena setahu saya, tiap-tiap pabrikan motor hanya mensyaratkan penggunaan bahan bakar tanpa timbal. Sedangkan pertamax dan bahkan pertalite pun sudah bebas timbal, jadi sah-sah saja jika Anda menggunakan pertamax / pertalite. Tapi konsekuensinya ya power motor bakal kurang maksimal (terutama pertalite).

Kemungkinan lain dari penggunaan pertalite (oktan rendah) pada motor berkompresi tinggi adalah terjadinya knocking (ngelitik). Nah, jika hal itu terjadi, maka menjadi wajib hukumnya bagi Anda menggunakan BBM oktan tinggi.

Kesimpulan di poin ini adalah, rasio kompresi yang tinggi dari Supra GTR bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan. Tergantung beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Baca juga: Kesalahan yang sering dilakukan bahkan oleh mekanik bengkel

4. Power Maksimal
Y 11,3 kW / 8500 rpm
H 12 kW (16,3 PS) / 9000 rpm

Seperti yang saya sebutkan di atas tadi, mesin DOHC dan rasio kompresi tinggi dapat menghasilkan power yang lebih tinggi pula. Inilah bukti datanya. Power Supra GTR lebih tinggi dari MX King meski pencapaiannya pada rpm yang lebih tinggi pula.

5. Torsi Maksimal
Y 13,8 Nm / 7000 rpm
H 14,2 Nm (1,45 kgf.m) / 6500 rpm

Adalah hal yang (hampir) pasti bahwa torsi pun sejajar dengan power. Artinya, jika power lebih tinggi, maka torsi pun lebih tinggi. Begitu sebaliknya, torsi yang rendah akan sejajar dengan power yang rendah pula.

6. Kapasitas Oli Mesin
Y 1,15 liter (total) / 0,95 liter (berkala) / 1 liter (penggantian filter oli)
H 1,1 liter pada penggantian periodik

Di bagian ini saya menganggap Yamaha yang lebih baik. Perhatikan, Anda tidak akan mengalami kesulitan pada saat penggantian oli secara berkala jika Anda penunggang MX King. Sedangkan jika Anda menunggang Supra GTR, bagaimana Anda akan menakar olinya? Kapasitas oli 1,1 liter, sedangkan oli motor di pasaran yang paling umum adalah kemasan 0,8 dan 1 liter. Artinya, Anda harus membeli 2 botol oli sekaligus. Satu botol 1 liter di tuang semua, sedangkan 1 botol yang lainnya di ambil 100 ml untuk menambah kekurangannya. Ribet kan?

Baca juga: Tips memilih oli motor 4 tak

7. Kopling dan Transmisi
Y Kopling manual, 5 tansmisi percepatan
H Kopling manual, 6 transmisi percepatan

Keduanya sama-sama mengaplikasikan jenis kopling manual. Tapi Supra GTR punya 6 gigi, sedangkan MX King giginya cuma 5. Jumlah gigi yang sudah di gunakan sejak tahun 1993 pada Honda Tiger, sekarang di terapkan pada bebek sport ini. Mantap kan? Sampai di sini sudah jelas Honda benar-benar ingin merebut pasar segmen bebek sport. Mungkin dia mau membalas kekalahaan PCX 150 dari NMax 150. Hahaha...!!

Baca juga: Perang tanding honda vs yamaha dari jaman motor jadul

8. Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
Y 197 x 67 x 108 cm
H 202,5 x 72,5 x 110,2 mm

Di lihat dari angka di atas, maka MX King lebih ramping dari pada Supra GTR. Kelebihannya maka MX King akan lebih mudah bermanuver di jalanan sempit dan jalanan macet. Sedangkan jarak sumbu roda Supra GTR yang 128,4 cm seharusnya lebih lincah dari pada MX King yang 129 cm. Tapi apa iya perbedaan yang hanya 0,6 cm akan berpengaruh? Berarti seimbang ya, antara dimensi dengan jarak sumbu roda masing-masing menang 1 poin.

Pengaruh sebenarnya adalah pada medannya. Ukuran body yang lebih lebar dan panjang akan lebih stabil pada medan terjal, khususnya handling pada stang. Hal ini memberikan indikasi bahwa Supra GTR di ciptakan untuk mampu melibas medan off road.

9. Jarak terendah ke tanah
Y 13,5 cm
H 15 cm

Nah, ini yang saya maksud di atas itu. Di sini menunjukkan kalau kedua motor ini sedikit berbeda peruntukannya. Ground clereance (kolong) Supra GTR yang lebih tinggi 1,5 cm menunjukkan kalau dia lebih siap untuk menjadi motor off road. Berbeda dengan MX King yang lebih umum untuk penggunaan jalan datar dalam kota.

10. Tinggi tempat duduk
Y 78 cm
H 78 cm

Angkanya sama, berarti tidak ada yang perlu di bahas. Artinya juga, keduanya memang memiliki patokan ergonomi yang sama dalam hal ini.

11. Bobot kendaraan
Y 116 kg
H 119 kg

Memasuki hitungan bobot, sepertinya power Supra GTR memang sudah di siapkan untuk menggendong berat badannya yang lebih dari MX King. Artinya dalam hal perbandingan power vs bobot, keduanya menjadi seimbang. Namun begitu, bobot Supra GTR yang lebih berat justru menjadi nilai lebih dalam kestabilan motor pada kecepatan tinggi.

12. Kapasitas tangki bahan bakar
Y 4,2 liter
H 4,5 liter

Lagi-lagi Supra GTR lebih besar dalam kapasitas tangki. Walaupun selisihnya hanya 300 ml, tapi dalam kondisi tertentu hal ini bisa menguntungkan. Paling tidak, untuk perjalanan jarak jauh, Supra GTR jadi tidak perlu terlalu sering mampir ke SPBU (pom bensin).

13. Ukuran ban
Y 70/90-17 38P (depan), 120/70-17 58P (belakang)
H 90/80-17 46P (depan), 120/70-17 58P (belakang)

Ukuran ban depan Supra GTR yang lebih besar ini menegaskan bahwa dia memang lebih siap di medan terjal dibanding MX King. Hal itu pastinya berpengaruh pada kemantapan handling di medan off road. Namun demikian bukan berarti MX King buruk, karena seperti yang saya sebutkan di atas, MX King memang bukan di tujukan untuk medan terjal. Jadi, ukuran ban depan yang lebih kecil tersebut memang di tujukan untuk kelincahan dalam bermanuver.

Baca juga: Ban tubeless untuk motor matic?

***

Sampai di sini saya menyimpulkan, bahwa selisih harga 550,000 rupiah adalah murah untuk beberapa kelebihan Supra GTR dibanding MX King. Namun demikian, semuanya kembali pada selera dan kebutuhan Anda masing-masing.

Comments

  1. Artikel menarik, sudut pandang teknisnya cukup rinci. Kayaknya lagi cari jawaban kegundahan kenapa GTR kalah perang ya?
    Tumben2nya kan strategi Honda yg selalu meluncurkan produk meniru-modifikasi lebih baik, dibarengi pemasaran yg masif biar lawannya tumbang gak berjalan di segmen ini. Satu hal bro, harga Honda lebih mahal karena untuk membiayai promosinya yang besar2an.. Jadi pembeli Yamaha umumnya selalu melihat value, sementara pembeli Honda umumnya karena gengsi merek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sendiri sebenarnya nggak tertarik apakah GTR akan menang atau kalah dalam perang penjualan. Saya cuma berusaha obyektif, tidak cinta buta pada salah satu merk. Anda dapat melihat artikel lain di blog ini dimana saya bilang bahea Mio M3, XRide dan Vixion R lebih baik dari pada produk Honda. Intinya saya berusaha jujur dalam hal teknis. Saya lihat produk perproduk. Yang lebih saya bilang lebih, dan yang kurang juga saya bilang kurang. Nggak peduli apa pun merknya.

      Delete
  2. Untungnya saya ga punya mentalitas Honda selalu lebih baik. Supra GTR lahir sebagai follower setahun setelah MX King, di pasaran saya mendapatkan 20juta kurang untuk MX King, dengan desain yang lebih keren, cat berkualitas, shock empuk, pilihan MX King jauh lebih rasional

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedikit koreksi, Anda sepertinya "menuduh" saya pro Honda. Sepertinya Anda perlu membaca artikel Mio M3 vs Beat eSP dan XRide vs Beat Street. Saya netral, Om. Saya hanya berusaha obyektif dan tidak cinta buta pada suatu merk.

      Delete

Post a Comment