Spesifikasi Honda Revo dan Blade 110, Satu Kelas Namun Beda Segmentasi

Baca Juga

Semua kita penggemar roda dua pasti tahu bahwa Honda adalah produsen sepeda motor terbesar di Indonesia. Bahkan di situs resminya, Honda mengklaim bahwa dia memiliki jaringan 3,600 bengkel AHASS, 10,400 bengkel umum siap injeksi dan 19,000 mekanik yang menguasai teknik motor Honda.

Dari hasil jepretan saya di lapangan, kebetulan nih saya menemukan 2 motor Honda yang dulunya pernah satu kelas tapi dengan segmentasi berbeda. Dia adalah Honda Absolute Revo (Fit) dan New Blade 110. Sayangnya sekarang kelas mereka sudah berbeda secara spesifikasi teknis.

SEKILAS TENTANG HONDA ABSOLUTE REVO DAN HONDA BLADE

Honda Absolute Revo Fit

Honda Absolute Revo pada generasi awal (2009) di proyeksikan untuk menggantikan Honda Fit X yang merupakan lanjutan dari Supra Fit. Sementara itu Honda Blade sudah terlebih dahulu di produksi sejak 2008 sebagai pengganti Honda Revo 100. Keduanya dibuat dengan kubikasi sebesar 110 cc untuk menggantikan kelas yang juga sama-sama 100 cc (Honda Fit dan Revo 100).

Baca juga: Spesifikasi Honda Supra Fit Series

KELEBIHAN HONDA ABSOLUTE REVO DAN HONDA BLADE

* Honda Absolute Revo (termasuk Revo Fit) diciptakan sebagai motor utilitas (harian). Hal itu di buktikan dengan adanya bagasi 7 liter yang cukup leluasa untuk membawa barang di bawah joknya. Honda Revo 110 ini juga termasuk yang pertama menggunakan gaya eropa dalam penempatan tombol kontrol pada stang bagian kiri. Jelasnya yaitu pemosisian tombol klakson yang tadinya berada di bawah menjadi di sebelah atas, berbalik dengan posisi tombol lampu sein.

Pada keluarga Revo itu sendiri terdapat setidaknya 3 kelas, yaitu Fit, SW dan CW. Ciri paling nyata adalah penggunaan velg model jari-jari pada tipe Fit dan SW, dan velg palang pada tipe CW. Selain itu, pada generasi awal Revo Fit tidak di lengkapi dengan  key shutter (tutup pengaman lubang kunci kontak), sedangkan versi SW dan CW sudah di berikan tutup pengaman lubang kunci.

Kemudian pada versi terbarunya, Honda sudah menyematkan sistem injeksi yang handal. Bukti kehandalan sistem injeksi Honda adalah dengan adanya garansi selama 5 tahun atau 500,000 km. Selain itu, Honda juga menyatakan bahwa Absolute Revo 110 FI aman menggunakan bahan bakar premium.

* Sementara itu, Honda juga memiliki Blade yang sudah terbukti kehandalannya di ajang balap nasional. Honda Blade menggunakan tutup klep lebar tanpa sirip pada blok silinder dengan kampas kopling 3 lembar yang terbukti mampu meningkatkan akselerasi menjadi lebih cepat dan ringan.

Honda Blade 110 generasi 2

PERBEDAAN HONDA ABSOLUTE REVO 110 VS BLADE 110

1. Design
Seperti yang saya singgung di atas, Honda memposisikan Revo 110 sebagai motor utilitas harian. Karena itulah Revo 110 di buat dengan desain standar ergonomi yang nyaman. Sementara itu Honda Blade dibuat dengan gaya racing look, baik dari segi tampilan ataupun posisi stang kemudi yang di buat lebih rendah.

2. Teknologi
Honda Absolute Revo di bekali dengan EFT (Efficient & Friction Tecnology) yang fokusnya adalah pada penghematan bahan bakar. Sedangkan Blade di berikan HVIC (Honda Variable Ignition Control Tecnology) yang bertujuan untuk meningkatkan performa dan akselerasi motor.

3. Konsumsi bahan bakar
Honda Revo 110 pada tahun 2013 telah menjalani sebuah tour panjang sejauh 4,791 km dengan waktu selama 341 jam non-stop. Dan dari rangkaian tour tersebut, Absolute Revo 100 telah berhasil membukukan konsumsi bahan bakar sejauh 93,04 km / liter. Test tersebut di lalukan pada ruas jalan antara Salatiga dan Semarang yang bergunung-gunung. Luar biasa ya?

Tapi lain cerita dengan Uwa (Om / paman) saya. Dia berkata bahwa Revo Fit miliknya hanya tembus 40-45 km / liter. Nada lain saya dapatkan saat menjelajah dunia maya... Di situ saya mendapatkan data yang menyebutkan bahwa konsumsi bahan bakar Absolute Revo adalah 58 km / liter. Tapi itu belum membuat saya heran. Yang membuat saya heran justru pengakuan Mas Heri (teman kerja di Serang, dulu) yang menyebutkan bahwa konsumsi Blade 45-47 km / liter. Kemudian saya browsing di internet dan menemukan salah satu pernyataan yang menyebutkan bahwa konsumsi BBM Honda Blade 110 adalah 59 km / liter.

Poin yang membuat saya heran adalah, ternyata konsumsi Blade lebih irit, padahal menurut pihak Honda, Revo-lah yang lebih irit. Lalu yang mana yang benar? Semuanya bisa saja benar. Masalah konsumsi bahan bakar bisa bervariasi tergantung kondisi jalan, berat badan pengendara dan gaya berkendaranya itu sendiri.

4. Jok
Pada dasarnya, keduanya memiliki ergonomi yang nyaman. Namun karena tujuan sebagai motor utilitas, Honda membuat jok Revo menjadi lebih empuk.

5. Lampu
Absolute Revo sejak awal produksinya menganut posisi lampu konvensional. Sedangkan Blade, pada versi pertama memposisikan lampu pada body sehingga penyinaran menjadi lebih terang dan fokus. Namun entah alasan apa yang akhirnya membuat Honda memindahkan lampu utama Blade pada stang.

SPESIFIKASI HONDA REVO BARU DAN HONDA BLADE LAMA

Pada bagian spesifikasi ini, saya membuatnya lebih menjadi informasi ketimbang komparasi. Pasalnya, saya mengambil data dari Honda Absolute Revo 110 versi baru (versi injeksi) dan data Honda Blade 110 versi pertama (2008). Alasan penyimpangan ini saya lakukan karena kelasnya sudah berbeda, dimana sekarang Honda Blade sudah mengusung mesin 125 cc dan tidak lagi memproduksi versi 110 cc.

* Mesin
R 4 langkah, SOHC
B 4 langkah, SOHC

* Sistem pendinginan
R Udara
B Udara

* Jumlah silinder
R Tunggal
B Tunggal

* Isi silinder
R 109,17 cc
B 109,1 cc

* Sistem bahan bakar
R PGM-FI (Programmed Fuel Injection / versi baru)
B Karburator, Keihin Venturi 17 (tipe lama / generasi awal)

* Diameter x langkah (bore x stroke)
R 50 x 55,6 mm
B 50 x 55,6 mm

* Rasio kompresi
R 9,3:1
B 9,0:1

* Power masksimal
R 6,56 kW (8,91 PS) / 7500 rpm
B 8,66 DK / 7000 rpm

* Torsi maksimal
R 8,76 Nm (0,86 kgf.m) / 6000 rpm
B 8,42 Nm / 5500 rpm

* Kopling
R Otomatis, multiple wet clutch with Diaphram Spring
B Otomatis sentrifugal tipe basah

* Transmisi
R Manual 4 percepatan, sistem rotari (N-1-2-3-4-N)
B Manual 4 percepatan, sistem rotari (N-1-2-3-4-N)

* Kapasitas tangki
R 4 liter
B 3,7 liter

* Kapasitas oli mesin
R 0,8 liter
B 0,7 liter

* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
R 191,9 x 70,9 x 108 cm
B 188,5 x 70,9 x 107,1 cm

* Jarak sumbu roda
R 122,7 cm
B 122,1 cm

* Jarak terendah ke tanah
R 13,5 cm
B 14,7 cm

* Berat kendaraan
R 97,5 kg
B 96,8 kg

* Rangka
R Tulang punggung
B Tulang punggung

* Ukuran ban
R 70/90-17 38P (depan), 80/90 44P (belakang)
B 70/90-17 38P (depan), 80/90 44P (belakang)

* Rem
R Cakram dengan piston tunggal (depan), drum / tromol (belakang)
B Cakram dengan piston tunggal (depan), drum / tromol (belakang) pada versi lama (generasi awal) dan double disc brake pada generasi baru

* Sistem pengapian
R Full transisterized
B DC-CDI

* Battery (accu / aki)
R 12 V-3,5 Ah
B 12 V-3,5 Ah

* Busi
R NGK CPR6EA-95 / ND U20EPR9-95
B NGK C6HSA / C7HSA atau ND U20FS / U22FS-U

* Starter
R Elektrik dan kick starter
B Elektrik dan kick starter

Comments

Post a Comment