Spesifikasi Supra X 100, Saksi Bisu Masa Transisi Honda dari Bebek Jadul Menuju Model Kekinian

Baca Juga

Lagi iseng jalan-jalan sambil ngabuburit, mampir ke rumah teman. Kelihatan teman lagi nangkring di atas motor kesayangannya, Honda Supra X 100 2004, atau berarti edisi terakhir sebelum generasi Supra naik kelas menjadi 125 cc. Supra X 100 ini lah yang menjadi saksi bisu berakhirnya spesifikasi mesin 100 cc Honda di kelas mid end. Selanjutnya Honda hanya memainkan bebek 100 cc di kelas low end, yaitu Supra Fit Series hingga tahun 2008.


Memasuki tahun 2009, Honda resmi menghentikan produksi motor bebek 100 cc dan menggantinya dengan Honda Absolute Revo 110.

Kembali ke Supra X 100...

Motor ini adalah awal dari perubahan pakem (model) jadul pada kelas bebek Honda sekaligus pengganti Astrea Grand. Ciri perubahannya adalah sebagai berikut,

* Panel speedometer (khususnya indikator gear position)
Pada generasi Astrea Grand dan sebelumnya, Honda selalu hanya menggunakan indikator gigi netral dan top gear. Sedangkan pada Astrea Supra (generasi awal Supra X), indikator gear adalah netral, 1, 2, 3, dan 4. Jadi lengkap lah, gitu.

* Design body
Mungkin maksudnya untuk mengimbangi Yamaha Crypton dan Suzuki Shogun 110 (Shogun Kebo) jadi Honda merombak total desainnya menjadi lebih sporty. Tahu sendiri kan generasi Astrea sebelumnya menggunakan desain yang kebapakan banget alias jadul banget.

Baca juga: Perang tanding Honda vs Yamaha dari jaman motor jadul

* Design Jok
Tidak ketinggalan jok juga di buat sedikit merosot ke depan. Sangat berbeda dari model jok Astrea Grand, Star, Prima dan lain-lain yang menganut model lemper.

* Mika lampu
Sebelumnya Honda selalu menggunakan model mika buram, tapi pada Astrea Supra, modelnya di ganti dengan mika bening.

* Rem cakram
Bahkan sampai generasi awal Astrea Supra, Honda masih menerapkan rem tromol pada kedua rodanya. Barulah pada seri X ini Honda menggunakan disc brake pada roda depannya.

* Model suspensi belakang
Pada Astrea Supra inilah Honda mulai menggunakan Shockbreaker model terbuka. Bebek-bebek Honda sebelumnya selalu menggunakan suspensi tertutup yang tidak terlihat per-nya.

Selain dari pada itu, Honda Supra X 100 masih menggunakan tangki bahan bakar model lama, yaitu posisi tangki berada di ujung depan jok. Jadi pada model ini Honda belum memiliki bagasi yang memadai. Hanya kotak kecil yang cuma muat sebatang obeng, kunci pas dan kunci busi.

SPESIFIKASI HONDA SUPRA X 100

Kapasitas mesin
97,1 cc

Diameter x langkah piston
50 x 49,5 mm

Rasio kompresi
9,0:1

Power maksimum
7,3 PS / 8000 rpm

Torsi maksimum
0,74 kgf.m / 6000

Transmisi
4 percepatan, sistem rotari (N-1-2-3-4-N)

Kopling
Otomatis sentrifugal tipe basah

Sistem pengapian
AC-CDI

Battery (aki)
12V-3,5Ah

Busi
ND U20FS / U22FS-U
NGK C6HSA / C7HSA

Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
190,7 x 70,2 x 106,9 cm

Jarak sumbu roda
123,4 cm

Jarak terendah ke tanah
24,7 cm

Kapasitas oli mesin
700 ml pada penggantian berkala

Kapasitas tangki bahan bakar
3,7 liter

Berat kendaraan
99,4 kg

Suspensi
Teleskopik (depan), swing arm dengan peredam kejut ganda (belakang)

Ukuran ban
70/90-17 38P (depan), 80/90-17 44P (belakang)

Sistem pengereman
Cakram (depan), drum / tromol (belakang)

***

Nah, Om Bro yang punya motor ini, silahkan berbagi pengalaman di kolom komentar.

Comments