Spesifikasi Suzuki Shogun SP 125, Motor Bebek dengan Kopling Manual yang "Wah" di Jamannya

Baca Juga

Dulu saya sering merasa kagum melihat teman sekolah yang menunggang Suzuki Shogun 125, secara pada saat itu spesifikasi mesin 125 cc pada motor bebek adalah hal yang masih "Wah"! Betapa tidak? Saat itu Honda masih bermain di kelas bebek 100 cc dengan Supra X dan Yamaha masih mengandalkan Jupiter yang 110 cc. Persis seperti yang sudah saya singgung sebelumnya bahwa di kala itu, Suzuki adalah motor yang selalu memberikan inovasi pada setiap produk-produknya. Bahkan Suzuki pula yang pertama berani memberikan garansi mesin selama 3 tahun, pada saat Honda dan Yamaha baru berani memberikan garansi 1 tahun.

Baca: Inovasi Suzuki vs Strategi Yamaha

Kekaguman saya bertambah tinggi pada saat Suzuki memproduksi Shogun SP dengan aplikasi kopling manualnya. Tapi saat itu Shogun sudah tidak sendirian lagi... Sudah ada Yamaha Jupiter MX yang mengusung mesin lebih besar dengan pilihan kopling manual, dan Honda Supra X dengan cc yang sama walaupun tanpa kopling manual. Di saat itulah Suzuki Shogun sudah tidak "wah" lagi, bahkan perlahan mulai redup tergerus oleh penjualan produk dari pabrikan lain.

Kebetulan kemarin lihat Shogun SP punya tetangga terparkir di halaman, jadi ingat lagi sama motor ini.


KELEBIHAN SUZUKI SHOGUN SP

1. Karakter mesin powerfull, khas Suzuki
Seperti yang sudah saya singgung di atas, bahwa di zaman itu Suzuki lebih mengedepankan kualitas di banding merk lain. Sejak era Suzuki RGR, Thunder 250 dan yang terbaru adalah GSX 150 series, Suzuki mampu memuntahkan tenaga yang lebih besar meski kapasitas silindernya lebih kecil, apalagi dengan kapasitas silinder yang lebih besar (Thunder 250).

Baca: Honda CB150R vs Yamaha Vixion R vs Suzuki GSX-S

2. Volume silinder (cc) paling besar di zamannya
Kilas balik... Mengingat Suzuki Thunder yang mengusung mesin 250 cc, lebih besar dari Honda Tiger saat itu. Bahkan Yamaha Scorpio yang muncul belakangan pun hanya di bekali mesin 225 cc. Selain itu ada juga Suzuki Satria RU 120 yang menjadi mesin terbesar di kelas bebek di jamannya. Termasuk pula Suzuki Shogun 110 yang bermain di saat Honda dan Yamaha masih menekuni mesin 100 cc. Dilanjutkan dengan Suzuki Shogun 125, matic Spin dan Skywave pun yang memiliki kubikasi paling besar dibanding kompetitor saat itu.

3. Kopling manual
Aplikasi kopling manual pada motor bebek pada saat itu belum menjadi hal yang lazim. Hal itu masih menjadi nilai plus di zaman Suzuki Shogun SP.

4. Double disc brake
Pun demikian dengan aplikasi rem cakram pada roda belakang yang pada masanya adalah salah satu kelebihan dari Shogun SP.

KELEMAHAN SUZUKI SHOGUN SP

Setidaknya ada 3 poin yang menjadi kelemahan Suzuki Shogun SP. Pertama adalah soal vibrasi (getaran) yang sangat terasa terutama pada buritan motor. Selain soal teknis, yang kedua perkara jaringan aftersales pun menjadi kendala bagi pecinta motor di tanah air. Sperti kita ketahui bahwa SIS dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami banyak kemunduran akibat penjualan yang kurang sukses. Akibat menurunnya angka penjualan, otomatis dalam jangka panjang sangan berpengaruh pada jaringan aftersales, termasuk yang ketiga, ketersediaan spare part yang langka dengan harga yang relatif lebih mahal.

SPESIFIKASI SHOGUN SP

* Tipe Mesin
4 stroke, SOHC
* Sistem pendinginan
Udara, elemen kertas
* Kapasitas silinder
124 cc
* Jumlah silinder
Tunggal
* Diameter x langkah (bore x stroke)
53,5 x 55,2 mm
* Rasio kompresi
9,6:1
* Power maksimal
10 PS / 8000 rpm
* Torsi maksimal
0,98 kgf.m / 6000 rpm
* Starter
Elektrik dan kick starter
* Kapasitas oli mesin
1 liter
* Sistem bahan bakar
Karburator, Mikuni VM 18-264
* Kopling
Manual tipe basah
* Transmisi
Manual 4 speed (1-N-2-3-4), final gear NT14 (depan), NT35 (belakang)
* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
190,5 x 71,5 x 107,5 cm
* Jarak sumbu roda
122 cm
* Jarak terendah ke tanah
13,5 cm
* Tinggi tempat duduk
77 cm
* Berat kendaraan
107 kg
* Kapasitas tangki bahan bakar
4,3 liter (tangki bahan bakar), 7 liter (bagasi)
* Tipe rangka
Underbone
* Suspensi
Teleskopik (depan), swingarm dengan suspensi ganda (belakang)
* Ukuran ban
70/90-17 38P (depan), 80/90-17 44P (belakang)
* Rem
Double disc (depan + belakang, cakram hidrolik N290)
* Sistem pengapian
DC-CDI
* Battery (accu / aki)
12V-3,5Ah
* Busi
NGK C6HSA / ND U20FS-U

Comments