Skip to main content

Honda CB150R, Kekurangan dan Kelebihan serta Komparasi Penjualan melawan Yamaha Vixion Series

Baca Juga

Motorisweb.com - Sejak awal produksinya pada tahun 2012, Honda CB150R sudah mengalami perubahan total pada sisi design. Perubahan total tersebut tidaklah berarti membuatnya sempurna tanpa kelemahan, tapi setidaknya terbukti mampu mendapatkan market share yang lebih dari lumayan.

Desain baru Honda CB150R terbukti mampu mengejar bahkan melampaui penjualan Yamaha Vixion Advance, kompetitor terberatnya.

Tapi ada yang menarik dari penjualan kedua rival ini, dimana Yamaha tertinggal pada 4 bulan pertama tahun 2017, tapi berbalik meninggalkan Honda pada bulan Mei lalu. Tidak tanggung-tanggung, Yamaha meninggalkan Honda hingga lebih dari dua kali lipat penjualannya.

Ketangguhan Yamaha tersebut tidak lain berkat kemunculan All New Vixion R yang terbukti lebih powerfull secara spesifikasi. Dan berikut ini adalah data penjualan Honda CB150R vs Yamaha Vixion Series selama 5 bulan pertama di tahun 2017,

Honda New CB150R

* Januari
H 9,906
Y 9,259

* Februari
H 11,591
Y 6,368

* Maret
H 12,906
Y 2,368

* April
H 4,378
Y 1,571

* Mei
H 7,251
Y 16,198

Perkara adu spesifikasi All New CB150R vs Vixion R sudah saya bahas sebelumnya,

Baca: Honda All New CB150R vs Yamaha All New Vixion R vs Suzuki GSX-S150

...dan di artikel ini, saya hanya fokus pada CB150R saja.

KELEBIHAN HONDA CB150R

* Design berubah total
Dibanding versi sebelumnya, CB150R (secara desain body) berubah total menjadi lebih kekar. Dapat terlihat jelas pada model tangki, desain buritan (bagian belakang) dan sektor kaki-kaki.

* Headlamp full sporty
Honda New CB150R menggunakan lampu utama dengan desain tajam. Di padu dengan lampu jenis LED sehingga tidak hanya tampil sporty, namun juga lebih terang dan fokus.

* Posisi kunci kontak
Pemosisian kunci kontak pada ujung tangki bahan bakar membuat Honda CB150R tampil lebih sporty.

* Tutup tangki model baru
Desain modern juga di sajikan pada tutup tangki, dimana CB150R menggunakan desain model rata. Tidak menonjol seperti umumnya tutup tangki model konvensional.

* Peredaman getar pada stang cukup baik
Stang CB150R terpasang pada raisar dengan bantalan karet, sehingga membuatnya menjadi minim getaran.

* Desain buritan
Pada bagian belakang, Honda mendesain CB150R menjadi lebih sporty dan lebih ramping. Selain itu, dia juga menggunakan behel model terpisah seperti tanduk.

* Irit bahan bakar
Honda mengklaim motor naked sportnya ini memiliki konsumsi bahan bakar hingga 37.87 km / liter dengan metode ECE-R40 EURO 3 dan 40.58 km / liter dengan metode ECE-R40, EURO 2. Angka yang tergolong irit untuk kelas mesin 150 cc DOHC.

KELEMAHAN HONDA CB150R

Seperti yang saya sebutkan di awal tadi, segala kelebihan Honda CB150R bukanlah tanpa kekurangan.

* Finishing plastik
Menurut beberapa sumber, CB150R memiliki kekurangan finishing pada sambungan antara tangki bahan bakar dan stang. Kekurangannya adalah warna yang cepat pudar.

* Terdapat rongga di antara rangka dan mesin
Jika di perhatikan dari samping, CB150R terlihat tidak padat dengan adanya rongga di antara mesin dan rangka. Meski hal itu hanya penampilan, tapi rasanya kurang mantap dilihat.

* Pencapaian top speed lama
Pada posisi top gear, tarikan menuju top speed terasa lambat (test versi lama).

Honda CB150R versi lama

* Tidak ada fitur engine cut off
Sayangnya, jagoan Honda yang sudah full sporty ini tidak ada fitur engine cut off seperti kompetitor. Artinya, dia hanya mengandalkan kunci kontak untuk mematikan mesin.

* Tidak ada fitur pass beam
Lagi... Tidak seperti kompetitor yang memiliki tombol khusus untuk lampu dim. Padahal, fitur ini sangat penting untuk keamanan berkendara.

* Posisi riding tidak nyaman
Posisi berkendara seakan dipaksa menunduk tanpa ergonomi yang nyaman. Disini CB150R agak menyimpang dari pakem Honda. Padahal, selama ini Honda selalu mengedepankan keamanan dan kenyamanan.

Namun jika saking pengennya Anda merasa nyaman, Anda dapat mengganti stang CB150R dengan punya Tiger Revo.

* Suspensi belakang keras
Di poin ini juga sepertinya CB150R keluar dari pakem Honda. Suspensi tipe pro-link yang diterapkan pada kaki belakang terasa keras. Karakternya mirip seperti suspensi stiff pada produk motor Yamaha, khususnya tipe low end.

Teorinya sih begini... Suspensi lembut / empuk memang enak pada kecepatan rendah dan jalanan rusak, tapi terasa limbung pada kecepatan tinggi. Nah, ceritanya CB150R ini kan diciptakan untuk menjadi motor kencang. Jadi suspensinya pun disesuaikan dengan karakter mesinnnya.

* Suara mesin kasar
Beberapa keluhan yang sering saya dapati adalah suara klotok-klotok pada mesin CB150R. Entah apakah ini karakter normal dari mesin berjenis DOHC? Pasalnya, keluhan seperti ini ada juga pada Honda Supra GTR150.

* Jika mesin panas, gigi menjadi keras dan susah netral
Saya mendapati masalah ini pada tipe lama, tapi (katanya) pada model baru pun sama. Yang lebih aneh lagi, pada saat mesin panas, gigi perseneling (kadang) susah netral. Saya bilang aneh karena saya pernah menemukan kasus ini pada motor Bajaj 135 milik teman kerja di Serang, Banten. Pasalnya, walaupun CB150R itu produksi Indonesia, tapi dia itu kan punya standar kualitas Jepang. Kok bisa punya masalah seperti motor India?

* Getaran di area kunci kontak
Terakhir... Yang dikeluhkan oleh beberapa pemilik New CB150R adalah masalah getaran di sekitar kunci kontak. Meski itu bukan masalah yang parah, tapi setidaknya mengganggu kenyamanan dan konsentrasi saat berkendara.

Comments