Honda Karisma 125D dan X125: Spesifikasi dan Review Masalah sang pelopor bebek Honda 125 cc

Baca Juga

Motorisweb.com - Pertama kali melihat Honda Karisma saat Pak Guru Paimin (tetangga saya) membelinya pada tahun 2003 (pas lagi anget-angetnya tuh). Di susul kemudian Pak Wandi yang membelinya setelah keluar versi X.

Honda Karisma 125D
Honda Karisma 125D

Secara spesifikasi mesin, Karisma D masih sama dengan versi X, bahkan dengan Supra X 125 sekalipun. Yang berbeda hanyalah desain body saja

Perubahan pertama pada Karisma X adalah desain body yang lebih ramping jika dibanding versi D.

Sebenarnya menurut saya, Karisma X sudah bagus secara desain. Tapi rupanya Honda menghendaki Supra lah yang harus naik kelas, hingga akhirnya Karisma X harus discontinue.

MASALAH HONDA KARISMA 125D

Ada satu artikel dari Detikoto yang di rilis pada 29 Juli 2015. Disitu ada konsultasi mengenai Honda Karisma X 2005. Dimas berkonsultasi dengan Andriyanto dari Bintang Motor mengenai Masalah yang sering terjadi pada motornya yang telah berusia 10 tahun.

Rangkuman keluhannya kira-kira begini (serta jawabannya),

* Keluar Asap putih dari knalpot
Jika keluar suara Berisik dari area mesin, maka kemungkinannya Ring piston dan / atau blok silinder telah Aus. Solusinya dengan cara Korter Atau Ganti piston set sekaligus dengan blok silindernya. Namun Jika tidak ada suara berisik, kemungkinannya Packing dan / atau seal klep yang Bocor.

* Tarikan lambat, tenaga ngedrop dan konsumsi bahan bakar Boros
Kemungkinannya Kompresi Bocor akibat masalah di atas. Hal itu berimbas langsung pada performa yang menurun. Motor jadi lemah di tanjakan, Bahkan ketika menggunakan Gigi satu sekalipun.

* Lampu redup
Mengingat usianya yang sudah 10 tahun, Reflektor Karisma sudah mulai Buram. Hal itu tentunya membuat pencahayaan menjadi tidak maksimal.

* Setelah Ganti tromol, Rem jadi tidak pakem
Solusinya dengan mengganti Kampas rem menggunakan part milik Old Supra X. Pasalnya, kampas Supra Lebih tebal dibanding milik Karisma.

KELEMAHAN HONDA KARISMA 125

Selain konsultasi tersebut di atas, saya juga mendapati sebuah artikel yang di rilis pada tanggal 2 Desember 2004 (saat itu sedang ramai-ramainya Honda Karisma tuh). Menurut artikel tersebut, Honda Karisma memiliki beberapa kelemahan sebagai berikut,

Honda Karisma X 125

* Suspensi keras
Suspensi Honda Karisma relatif lebih keras dibanding saudara mudanya, Supra X 125.

Saya sendiri belum pernah membuktikan secara langsung perkara Suspensi Karisma. Tapi untuk Supra X 125 memang saya rasa Lembut sekali sistem peredam kejutnya.

* Keluar Suara kletek-kletek (kasar) dari mesin
Perkara suara kletek-kletek (menurut pendengaran saya), masih terbawa sampai Supra X 125. Tapi sebenarnya tidak terlalu kasar sih kalau tidak di dengarkan dengan seksama.

* Slip kopling
Salah satu indikasi slip kopling adalah perpindahan Gigi perseneleng yang terasa keras. Dan hal itu sesekali terjadi pada Honda Karisma dan bahkan pada Supra X 125. Solusinya adalah dengan menyetel Kopling secara tepat. Dan jika di perlukan, pakailah oli mesin dengan standar sertifikasi Jaso MA 2.

* Motor terasa Oleng pada kecepatan tinggi atau pada kondisi jalan rusak
Sepertinya ini efek dari suspensi yang relatif keras. Sistem peredamannya kurang maksimal sehingga menghasilkan efek oleng pada motor.

* Getar pada bagian Batok dan Buntut
Kalau perkara ini sih masalah klasik ya... Sudah tradisinya Honda yang plastik-plastik bodynya mudah kendor dan getar. Wkwkwkwk...!!!

* Kunci jok Keras
Kalau yang saya alami, masalah ini justru ada pada kunci kontak Honda Spacy FI. Pada saat motor Spacy saya masih baru, sesekali kontaknya sulit diputar ke posisi ON. Gejalanya seolah profil kunci kurang presisi.

SPESIFIKASI HONDA KARISMA 125D

* Mesin
4 langkah, SOHC, 2 katup
* Sistem pendinginan
Udara
* Jumlah silinder
Tunggal, mendatar
* Isi silinder
124,9 cc
* Sistem bahan bakar
Karburator
* Diameter x langkah (bore x stroke)
52,4 x 57,9 mm
* Rasio kompresi
9,0:1
* Power maksimal
9,3 PS / 7500 rpm
* Torsi maksimal
10,1 Nm / 4000 rpm
* Kopling
Kopling ganda, otomatis sentrifugal, tipe basah
* Transmisi
Manual, 4 percepatan, sistem rotari (N-1-2-3-4-N)
* Kapasitas tangki
3,7 liter
* Kapasitas oli mesin
0,7 liter
* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
190,1 x 70,8 x 107,8 cm
* Jarak sumbu roda
124,6 cm
* Jarak terendah ke tanah
13,7 cm
* Tinggi tempat duduk
-
* Berat kendaraan
101,6 kg (tipe tromol, kode NF125), 102,2 kg (tipe disc, kode NF125D)
* Rangka
Tulang punggung
* Suspensi depan
Teleskopik
* Suspensi belakang
Lengan ayun dengan peredam kejut ganda
* Ukuran ban depan
2,50-17 38L
* Ukuran ban belakang
2,75-17 41P
* Rem depan
Tromol (NF125), cakram (NF125D)
* Rem belakang
Tromol
* Sistem pengapian
DC-CDI
* Battery (accu / aki)
MF 12V-3,5Ah
* Busi
ND U20EPR9 / NGK CPR6EA-9
* Starter
Elektrik dan kick starter

Comments