Skip to main content

Motor Bebek Masih Diminati, Yamaha TMax Tidak Lagi Dijual di Indonesia... Why...?

Baca Juga

Motorisweb.com - Meski dalam beberapa tahun terakhir sektor bebek di lindas oleh matic low end, tapi tidak serta merta motor jenis ini ditinggalkan oleh konsumen. Tercatat sejak Januari hingga Juni 2017, penjualannya masih mencapai 239,170 unit.


Salah satu yang menjadi primadona di kelas ini adalah bebek super sport Yamaha Jupiter mx king. Terbukti dia mampu membukukan penjualan sebanyak 30,360 unit dalam smester pertama tahun ini.

Nah, buat Om Bro / tante sis yang berminat membeli motor bebek, berikut ini saya rangkumkan daftar harganya,

HONDA
Blade 125 FI drum brake
16,175,000
Blade 125 FI disc brake MMC
16,675,000
Blade 125 FI disc brake MMC Repsol
17,075,000
New Supra X 125 FI spoke wheel
16,825,000
New Supra X 125 cast wheel
17,875,000
New Supra X 125 helm in
18,125,000
All New Supra GTR 150 sporty nictic orange
21,550,000
All New Supra GTR 150 Sporty spartan red
21,550,000
All New Supra GTR 150 exclusive gun black
21,800,000
Revo Fit
13,625,000
Revo Spoke FI MMC
14,325,000
Revo CW FI MMC
15,225,000
New Sonic 150R standar
21,825,000
New Sonic 150R repsol
22,425,000
New Sonic 150R special black
22,225,000

YAMAHA
Jupiter MX King 150 Yamaha Movistar
21,600,000
Jupiter MX King 150
21,000,000
Jupiter MX 150
18,900,000
Vega Force
15,350,000
Jupiter Z1
16,900,000

SUZUKI
All New Satria F150 high grade version
21,950,000
All New Satria F150 standar version
21,650,000
All New Satria F150 black pedator
22,100,000
New Smash SR FI
13,650,000
New Smash FI
12,850,000

TVS
Rockz SD
15,600,000
Neo XR CW
13,950,000
Neo XR SW
12,500,000
Neo XR disc
13,050,000

YAMAHA TMAX TIDAK LAGI DI JUAL DI INDONESIA

Sementara itu, saya melansir dari viva.co.id, edisi 17 Juli 2017...

...menurut M Abidin, General Manager Afrersales dan Public Relation Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyatakan bahwa TMax tidak lagi di jual di Indonesia. Motor matic gambot 530 cc, 2 silinder ini terpaksa harus di hentikan penjualannya di tanah air. Pasalnya, standar emisi TMax tidak lagi sesuai untuk pasar Indonesia.

Seperti kita ketahui, Yamaha TMax masih berstatus CBU, yaitu impor utuh dari Jepang. Nah... yang jadi masalah adalah, TMax generasi terbaru di Jepang sudah berstandar Euro4, sedangkan standar emisi di Indonesia adalah Euro3.

Secara pribadi saya nggak faham nih, Om Bro... Lah bukannya Euro4 itu lebih tinggi dari Euro3? Bukankah emisinya justru lebih bagus (lebih sedikit)? Ataukah hal itu cuma alasan dari pihak Yamaha Indonesia untuk menutupi masalah yang sebenarnya?

Entahlah...

Atau mungkin Yamaha ingin fokus menjual produk yang di produksi di Indonesia? Mumpung Honda belum punya PCX lokal dan lain-lain? Hehehe... mungkin juga. Tapi ya... entah juga. Silahkan Om Bro sekalian yang menilai sendiri...

Comments