Suzuki Satria F150 / FU, Spesifikasi serta Review 5 Tahun Kebersamaannya dengan Kang Sarif Hidayat

Baca Juga

Motorisweb.com - Dapat jepretan motor Suzuki Satria FU 2011 punya Kang Sarif Hidayat, warga Langensari, Banjar Patroman. Motor yang masih menganut sistem karburasi dan pernah menjadi motor dengan spesifikasi tanpa tandingan dari merk lain (sebelum ada Yamaha MX King 150 dan Honda Sonic di Indonesia).


Kang Sarif meminang motor ini dengan status janda pada tahun 2012. Tapi, meskipun sudah janda, si Satria masih tetap langsing dan seksi.

Hahaha...!! Ya iya lah... Orang desain dari sononya emang langsing!

KELEBIHAN SUZUKI SATRIA F150 KARBU

* Rem double disc
Sejak awal produksinya, Suzuki sudah membekali rem double disc brake pada Satria FU. Ya pastinya memang harus dengan rem cakram pada kedua rodanya demi mengimbangi akselerasinya yang cepat. Coba saja bayangkan kalau Satria pakai rem tromol, alamat nyeruduk terus di jalanan. Kekekekekek...!!

* Suspensi monoshock
Untuk bagian suspensi belakang, Satria F150 menggunakan mono shock demi mendukung kestabilan akselerasinya. Dia juga di lengkapi dengan sporty mufler (knalpot model sporty).

* Panel meter analog + digital
Lanjut ke bagian panel meter, FU menggunakan speedometer digital dan jarum tachometer analog. Gabungan model yang menunjukkan akurasi petunjuk kecepatan dan putaran mesin.

* Lampu terang dan body ramping
Satria FU 2011 juga sudah dilengkapi dengan headlamp model baru yang lebih terang. Di tambah desain body ramping yang membuatnya semakin terlihat bohay.

* Torsi besar
Pada malam takbiran kemarin saya jajal ini motor, tapi tidak sampai maksimal karena banyaknya keterbatasan. Maklum jalanan kampung... Lari di angka 80 km / jam saja sudah ngeri... Apalagi suasananya sedang banyak orang takbir keliling.

Saya tidak sempat mencapai gigi 6 karena keterbatasan trek. Ya sudah lah... Cuma jajal doang kok...

Selesai... Motor kembali di standarkan dan lanjut ngobrol-ngobrol sama Kang Sarif. Begini riviewnya...

Untuk ukuran motor bebek, ini motor punya torsi powerfull. Jelas lah, secara ini motor bebek super underbone, tentu beda jauh dengan bebek standard.

* Mesin overbore = top speed tinggi
Saya tidak sempat mencapai top speed, jadi saya tanya si empunya... Tapi ternyata, Kang Sarif selama 5 tahun bersama si ramping juga belum pernah menjajal sampai mentok gas dan gear. Hahahaha...!! Kumaha ieu review teh geuning kieu? Tapi kalau di lihat dari data spesifikasinya, Suzuki Satria F150 termasuk golongan motor overbore, yang artinya lebih mengejar top speed ketimbang putaran awal.

* Lampu AHO
Pada seri ini Sizuka langsing sudah menggunakan lampu AHO (automatic headlight on) demi meningkatkan keamanan dan mendukung regulasi pemerintah.

Pada final drive, Satria FU menggunakan rantai DID 428 DS 122 mata. Dia memiliki sudut stir 45° ke kanan dan ke kiri serta radius putar 2 meter.

* Handling mantap
Secara keseluruhan, Suzuki Satria F150 karbu ini memiliki handling mantap. Mudah di tekuk kanan-kiri dan manuver stabil. Saat bermanuver , roda belakang tidak ngepot (tidak ada efek membuang ke sisi luar).

* Boros tapi sesuai dengan power
Perkara konsumsi bahan bakar, motor ini tergolong boros karena hanya mampu mencatat pencapaian 35 km / liter. Tapi ya... Memang setimpal dengan powernya. Maklum saja, mesin besar.

* Perpindahan gigi empuk
Tarikan tiap gigi terasa merata. Tidak ada yang panjang atau pendek salah satunya. Perpindahan gigi pun terasa empuk normal. Pada kondisi mesin panas pun gigi tetap mudah netral.

KELEMAHAN SUZUKI SATRIA F150 KARBU

* Mesin tidak tahan panas
Menurut Kang Sarif, Sizuka langsingnya ini punya kelemahan, yaitu, jika mesin mengalami panas berlebih maka tenaganya ngedrop. Istilah lainnya, overheat. Beliau merasakanya pada perjalanan touring Langensari - Purbalingga dengan menempuh jarak 150 km PP = 300 km. Engine baru normal kembali setelah beristirahat ngopi beberapa saat. Tapi saya sendiri tidak begitu yakin, karena menurut si empunya, Sizuka langsing ini sama sekali tidak pernah servis selama bersamanya.

Buju busyet...!! Sugan gelo ieu Kang Sarif? Edan pisan, motor nggak pernah servis selama 5 tahun...!! Hahaha...!! Ngawur lah.

* Limbung pada kecepatan tinggi
Kelemahan lainnya adalah efek melayang pada kecepatan tinggi. Hal ini mungkin karena ketidak seimbangan antara kapasitas mesin dengan ukuran body dan bobot kendaraan yang terlalu ringan. Iya lah... Mesin 150 cc kok bobot bodynya tidak sampai satu kuwintal? Iya sih maksudnya supaya akselerasi lebih cepat, tapi ya itu. Jadi ada efek limbung.

* Saran oktan BBM terlalu tinggi
Kemudian masalah bahan bakar. Dalam buku panduan manualnya, Suzuki menyarankan penggunaan oktan 98. Padahal pertamax plus saja cuma punya oktan 95. Apalagi dengan pertamax yang hanya 92, pertalite 90 dan premium yang punya oktan 88. Jadi... Siapa yang salah nih? Kikikikikik...!!

Tapi tidak seperti itu juga sih... Nyatanya pakai pertamax 92 saja motor ini sudah aman.

Lanjut...

* Busi mudah kemasukan air
Ketika mencuci motor kesayangannya ini, Kang Sarif harus hati-hati karena air mudah masuk ke tutup busi. Ini juga agak meragukan. Apa iya Suzuki seteledor itu dalam memproduksi Satria FU? Atau jangan-jangan ini efek dari perbuatan si empunya yang tidak pernah servis? Hihihi ...!!

* Harga spare part relatif mahal
Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah perkara spare part. Sudah menjadi rahasia umum bahwa onderdil Suzuki terkenal relatif lebih mahal.

Nah... Disini perlu klarifikasi juga nih. Sebenarnya cap mahal itu dibanding dengan siapa sih? Jangan-jangan perbandingannya dengan part KW produk kompetitor? Seharusnya dibanding dengan part original motor merk lain yang sekelas, barulah nilainya jadi fair.

Saya sendiri belum pernah punya motor merk Suzuki sih ya... Jadi tidak punya banyak informasi yang terkait.

* Posisi berkendara tidak nyaman
Terakhir... Jika Anda ingin meminang Suzuki Satria F150, maka jangan berharap kenyamanan. Karena motor ini punya riding position yang sama sekali tidak nyaman. Terlalu menunduk. Artinya, hanya cocok untuk pemakaian jarak dekat dan sama sekali tidak recomended untuk Anda yang hobi touring.

SPESIFIKASI SUZUKI SATRIA F150 2011

* Mesin
4 langkah, DOHC, 4 katup
Suzuki Satria FU sudah menggunakan teknologi DOHC yang dipercaya memiliki kasta lebih tinggi dibanding mesin SOHC.

* Sistem pendinginan
Udara dengan SACS
Meski berpendingin udara, Satria F150 sudah dilengkapi dengan perangkat semacam radiator yang membuat sistem pendinginan menjadi lebih efektif.

* Jumlah silinder
Tunggal, tegak
* Isi silinder
147,3 cc
* Sistem bahan bakar
Karburator, MIKUNI BS26-187
* Diameter x langkah (bore x stroke)
62 x 48,8 mm
Ini yang saya maksud dengan overbore di atas. Suzuki lebih mengejar top speed dibanding akselerasi awal.

* Rasio kompresi
10,2:1
Ini juga yang saya maksud dengan oktan 98 di atas. Rata-rata motor merk lain masih aman menggunakan pertamax pada rentang kompresi 10:1 hingga 11:1

* Power maksimal
16 PS / 9500
* Torsi maksimal
1,27 kgf.m / 8500 rpm
Ini bukti lain bahwa Suzuki Satria FU lebih mengejar top speed. Lihat saja... Rentang rpm-nya cukup tinggi untuk meraih power dan torsi maksimal.

* Kopling
Manual, plat majemuk, tipe basah
* Transmisi
Manual, 6 percepatan (1-N-2-3-4-5-6)
Di awal produksinya, Satria FU adalah satu-satunya motor underbone dengan 6 percepatan.

* Kapasitas tangki
4,9 liter
Cukup memadai untuk bebek super 150 cc.

* Kapasitas oli mesin
1 liter pada penggantian periodik, 1,1 liter pada penggantian filter oli
* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
194 x 65,2 x 94,1 cm
Terlibat jelas desain yang ramping jika dibanding produk lain yang sekelas.

* Jarak sumbu roda
128 cm
* Jarak terendah ke tanah
14 cm
Meski model bodynya pendek, tapi kolong FU tidak rendah-rendah amat. Cukup memadai untuk pemakaian sehari-hari. Tidak mudah gasruk pada polisi tidur. Karena kalu gasruk, di khawatirkan polisinya akan terbangun dan marah-marah. Wkwkwkwk...!!

* Tinggi tempat duduk
76,4 cm
* Berat kendaraan
95 kg
Ini juga yang saya maksud di atas. Bobotnya terlalu ringan.

* Rangka
Hyper underbone
* Suspensi depan
Teleskopik
* Suspensi belakang
Swing arm dengan peredam kejut tunggal
* Ukuran ban depan
70/90-17 38S
* Ukuran ban belakang
80/90-17 44S
Sepertinya ukuran ban kecil juga turut menambah efek limbung pada kecepatan tinggi. Tapi nyatanya memang desain model ayam jago / model belalang ini kurang pantas kalau di berikan ban gambot.

* Rem depan
Cakram
* Rem belakang
Cakram
* Sistem pengapian
CDI
* Battery (accu / aki)
12V-2,5Ah
* Busi
NGK CR8E / DENSO U24ESR-N
* Starter
Kick starter
* Harga
19,500,000 (2011-2012)
Harga barunya tergolong mahal untuk ukuran motor bebek, tapi termasuk murah jika di lihat dari sisi sportynya.

Comments