10 Besar Penjualan Motor Juli 2017, hanya Honda vs Yamaha saja tanpa Suzuki, Kawasaki dan TVS

Baca Juga

Motorisweb.com - Masih di topik data AISI, dimana data tersebut adalah sebagaian acuan (pengukur) jumlah penjualan kelima merk anggotnya di Indonesial. Kali ini di kelas skuter matic low end, Honda Beat series lagi-lagi menjadi yang terlaris dibulan Juli 2017 kemarin. Penjualannya menyentuh angka 179.787 unit. Kekira sejumlah 9 kali lipat dari Mio series yang hanya mentok di angka 19 ribuan unit saja.

Berikut ini datanya...
1. Honda Beat series 179.787 unit
2. Honda Vario series 107.411 unit
3. Honda Scoopy 57.668 unit
4. Yamaha Nmax 24.233 umit
5. Yamaha Vixion 20.670 unit
6. Yamaha Mio series 19.901 unit
7. Yamaha Aerox series 19.880 unit
8. Honda Revo series 16.036 unit
9. Honda Supra series 12.799 unit
10. Honda CB150RR 11.324 unit

Dari data diatas, terlihat jelas Honda menguasai tiga besar. Tapi Yamaha juga tidak terlalu buruk. Dia menguasai urutan 4 sampai 7. Dan yang sangat menarik, kalau diperhatikan lagi, ternyata ranking 10 besar hanya dikuasai oleh dua merk saja, yaitu Honda dan Yamaha. Tidak termasuk Suzuki, Kawasaki dan TVS.

(Meminjam istilahnya Wak Haji) jika di beakdown persegmen dan pervarian, si penguasa pasar (Honda Beat) sampai bulan Juli lalu telah mencapai angka penjualan lebih dari 1 juta unit. Angka tersebut didapat dari total penjualan selama semester pertama (Januari - Juni) yang sebanyak 902.933 unit, ditambah dengan data pada bulan Juli 2017, yaitu sebanyak 179,787 unit.

Penjualan motor juli 2017 honda beat revo yamaha vixion nmax

Fakta menarik dari data diatas adalah bahwa pangsa pasar menengah bawah masih tetap dikuasai oleh Honda. Namun sebaliknya, Yamaha mendominasi kelas menengah dan semi-premium dengan Vixion series, NMax 155 dan Aerox 155.

Sementara itu di segmen cub (bebek), lagi-lagi jelas terlihat bahwa motor jenis ini semakin tidak diminati. Penjualan gabungan dari dua motor, di ranking 10 besar hanya diatas 28,000 unit saja. Itu pun kedua motornya adalah merk Honda semua... Jelas ini merupakan indikasi yang menyatakan bahwa rakyat Indonesia telah mengalami pergeseran selera bermotor. Yakni bergeser dari selera bebek ke matic dan sport.

Yamaha yang punya Mio M3 ternyata tidak sanggup mengulang kejayaannya seperti di era Mio Sporty Karbu (penjualan tertinggi Yamaha pada tahun 2010 sebanyak 4,3 juta unit sepanjang tahun. Hanya selisih 100 ribuan unit dari Honda yang 4,4 juta unit saat itu). Bahkan, penjualan Mio M3 lebih sedikit dari Nmax dan Vixion series yang notabene lebih mahal harganya.

Tipe naked sport 150 cc dalam lingkaran 10 besar hanya di huni oleh dua seri motor, yakni Yamaha Vixion dan CB150R. Dan disini pun Yamaha patut merasa bangga karena penjualan Vixion mencapai 2 kali lipat dibanding Honda CB 150R.

Secara total, jumlah data dari AISI tersebut selama bulan Juli 2017 menunjukkan kenaikan grafik jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (2016). Pun demikian jika dibandingkan dengan data bulan sebelumnya, Juni 2017.

Tambahannya lagi, dari data diatas terlihat bahwa motor bebek telah mulai tertinggal lumayan jauh dari motor jenis sport. Yang jika dihitung persentasenya, saat ini motor tipe sport telah menyumbang penjualan (distribusi) sebesar 10,03%. Sedangkan tipe bebek hanya menyumbang distribusi penjualan sebanyak 8,75% saja selama 7 bulan pertama di tahun 2017 ini.
Sumber: detik.com, warungasep.net, tmcblog.com

Comments