Fix!!! Mesin Yamaha MT07 di Produksi di Indonesia! Berapa harganya nanti...?

Motorisweb.com - Setelah sebelumnya bocor informasi perihal produksi mesin motor besar di pabrik Yamaha Indonesia, maka yamaha-motor.co.id pada 9 Agustus 2017 telah mengeluarkan pernyataan resminya. Dan kabar baiknya, informasi tersebut nyata kebenarannya.

Mesin motor besar yamaha mt07 di produksi di indonesia

Pernyataan resmi dari Yamaha menyatakan bahwa PT.YIMM telah mendapatkan mandat untuk memproduksi dua jenis mesin, yaitu mesin motor besar dan mesin ROV (Recreational Off Highway Vehicle). Padahal, informasi sebelumnya atau yang lebih tepat di sebut "gosip" memprediksi bahwa mesin yang akan di produksi di sini (Indonesia) adalah jenis ATV.

Ya oke lah... meleset-meleset sedikit ga masalah. Namanya juga prediksi...

Mengenai waktu, produksi mesin motor besar akan di mulai pada akhir 2017 ini. Sedangkan produksi mesin ROV baru akan di mulai pada tahun 2019 mendatang.

PT.YIMM selaku ATPM Yamaha motor di Indonesia telah ditunjuk oleh Yamaha Motor Company (YMC), Jepang untuk produksi tersebut. Menurut M.Abidin selaku GM aftersales & public relation, PT.YIMM di percaya oleh YMC karena hasil produksinya berkualitas tinggi dan terbukti dapat di terima di pasar global.

Perkara distribusi, mesin besar yang akan di produksi adalah MT07 dan akan di ekspor ke Eropa, sedangkan mesin ROV ke Amerika Serikat.

Lalu, apakah motornya juga akan di produksi di sini (Indonesia)?

Sayang sekali... ternyata jawaban dari Yamaha adalah "tidak". Yamaha Indonesia hanya punya jatah produksi mesin saja. Komponen lain dan perakitan akan dilakukan di negara lain (entah dimana).

Lalu, apakah harga MT07 di Indonesia nantinya akan jadi murah?

Itu dia yang menarik untuk di bahas...

Hal yang umum terjadi adalah, harga akan menjadi murah jika si motor di produksi di dalam negeri seutuhnya. Intinya, harga menjadi murah karena tidak terkena pajak impor dan lain-lain. Hal itu tentu tidak relevan dengan kondisi ini (produksi mesin saja). Bahkan, menurut hemat saya, cara produksi seperti ini justru akan membuat harga jualnya menjadi lebih mahal.

Lah... kok bisa?

Ya bisa saja! Logikanya begini... mesin di produksi di Indonesia, kemudian di kirim ke Eropa, maka kena tuh pajak ekspor disini atau pajak impor di Eropa sana. Nah, kemudian setelah menjadi unit lengkap, unit motornya kembali di kirim ke Indoesia untuk di pasarkan, maka artinya, si motor Yamaha MT07 jadi terkena pajak impor. Iya kan? Iya dong... jadi pajaknya justru jadi rangkap, yang artinya, harga jualnya pun jadi mahal. Padahal tadinya saya sudah senang karena mengira produksinya akan full sampai selesai. Tadinya saya mau nabung di celengan ayam per koin gopek... gopek... kali 10 tahun cukup buat beli MT07. Kakakakakakkk...!!

Tapi itu semua asumsi saya lho ya... Kalau ada pandangan lain, silahkan di tambahkan.

Comments