Honda Siapkan Big (Maxi) Scooter di Indonesia... Apa yang akan terjadi dengan Yamaha maxi...?

Baca Juga

Motorisweb.com - Om Bro... ketika kita bicara perkara big scooter murah, sekilas kalimat itu seperti mustahil. Maksudnya, tidak mungkin motor maxi scooter yang merupakan golongan premium bisa memiliki harga yang "miring"?

Sebenarnya maksud dari kata "murah" tersebut bukanlah murah semurah-murahnya. Maksudnya, harga si motor akan jadi relatif lebih murah jika produksinya di dalam negeri. Contohnya Yamaha Nmax 155 yang diproduksi di Indonesia, harganya menjadi jauh lebih murah dibanding Honda PCX 150 yang basis produksinya ada di Vietnam (sebelumnya di Thailand). Dapat dipahami karena dengan status CBU (impor) tersebut, Honda PCX 150 jadi harus membayar bea impor dan bla bla bla lainnya. Jadi jelas, kondisinya (harga) jadi jauh berbeda jika segmen big scooter diproduksi di Indonesia.

Kemudian, pertanyaan yang sering muncul di kalangan bikers adalah, "kapan Honda PCX dilokalkan"?

Secara pasti saya belum tahu... belum ada info gamblang yang masuk ke redaksi motorisweb.com dari sumber mana pun. Tapi kemarin ini ada info menarik dari Lek Iwb (iwanbanaran.com) pada postingan tertanggal 28 Agustus 2017. Disitu ada artikel yang menguak hasil wawancara Lek Iwb dengan Mr.Kimura, salah satu pentolan (pejabat tinggi) PT.Astra Honda Motor (PT.AHM). Yang isinya kurang lebih seperti ini...

Honda siapkan big maxi skuter matic di Indonesia

Menurut pengakuan dari Mr.Kimura (yang adalah Direktur Marketing PT.AHM), sebenarnya saat ini Honda sudah dan sedang terus mengawasi perkembangan pangsa pasar maxi skutik. Pernyataan tersebut keluar saat Mr.Kimura menjawab pertanyaan Lek Iwb perihal Yamaha maxi skuter. Pun demikian saat Lek Iwb bertanya perkara maxi skuter 250 cc tersebut, dia tidak membantah kemungkinannya. Nah... sepertinya angin segar nih, Om Bro...?

Interview yang dilakukan oleh Lek Iwb pada Mr.Kimura tersebut dilakukan dalam suasana santai. Yaitu pada momen makan malam bersama para pejabat PT.AHM yang hadir di HBD region Sumatera. Ada Thomas Wijaya juga selain Mr.Kimura disitu.

Saat ditanya perkara pasar fairing sport 250cc yang jumlah penjualannya menurun, Mr.Kimura memberkan dua kemungkinan yang menjadi penyebabnya. Pertama adalah daya beli masyarakat yang memang sedang turun. Jadi keinginan calon pembeli agak tertahan, mengingat segmen sport fairing 250cc adalah termasuk kategori motor premium atau motor hobby. Sama sekali bukan motor utilitas harian yang serba praktis untuk segala keperluan jarak dekat.

Kemudian kemungkinan yang kedua adalah adanya perubahan tren dari sport ke maxi skutik. Menurutnya (Mr.Kimura), perubahan tren seperti itu juga pernah terjadi di Jepang. Para biker beralih menyukai motor matic besar, namun pada akhirnya kembali lagi ke motorsport. Hal itu disinyalir karena motor tipe sport lebih fun to ride. Skuter matic besar terasa lebih berat dan kurang lincah untuk bermanuver. Berbeda dengan motor tipe sport yang lebih fleksibel untuk digunakan dikondisi jalan apapun.

Sebagai informasi, belakangan ini motor tipe maxi skuter yang laris manis di Indonesia adalah Yamaha NMax 155 dan X-Max 250. Namun pada saat ditanya oleh Lek Iwb, pihak Honda berpedoman pada kepentingan konsumen yang menjadi fokus utama. Jadi bukan dengan melirik produk-produk dari pabrikan lain. Artinya, jika pasar menginginkan (motor skutik maxi), maka semuanya jadi mungkin (bagi Honda untuk memproduksinya di Indonesia.

Benar begitu ya? Apa bukan cuma ngeless doang...? Wkwkwk...!

Menurut komentar beberapa kalangan, mestinya saat ini Honda sudah bisa merilis motor maxi skuter karena konsumen Indonesia terbukti banyak yang menyukai motor matic besar ini. Dan nyatanya memang (menurut Mr.Kimura), pihak Honda saat ini pun sudah mempelajari hal itu.

Motor jenis maxi skuter secara model sebenarnya bukanlah masalah besar bagi Honda. Pasalnya, Honda sudah memiliki banyak model bagus yang terbukti diterima dipasar global. Jadi soal apa produknya, Honda tinggal pilih saja yang cocok untuk pasar Indonesia.

Salah satu model yang sudah terbukti adalah Honda Forza 250. Mungkin juga motor ini yang bisa menjadi bahan pertimbangan...?

Tapi sayangnya, hingga sejauh ini Honda belum memutuskan model apa yang akan dipasarkan di Indonesia.

Mengenai target waktu, Honda tidak (belum) bisa mengatakan apapun. Mr.Kimura hanya mengatakan bahwa riset sudah dan terus berjalan hingga saat ini.

Lek Iwb tidak menanyakan perihal maxi 150 cc karena indikasinya pasti sudah siap dan hanya tinggal menunggu lahirnya saja. Jadi dapat disimpulkan bahwa maxi skuter 250 cc lah yang saat ini termasuk dalam pantauan Honda.

Nah... bagi Om Bro semua yang sudah merindukan skutik maxi dari Honda, tampaknya Anda masih harus banyak bersabar. Pasalnya, yang namanya riset produk itu tentu tidaklah sebentar. Bahkan kadang bisa makan waktu sampai bertahun-tahun lamanya.

Ya... semoga saja penuturan dari pejabat penting PT.AHM tersebut memang benar dan serius serta digarap dengan sungguh-sungguh. Semuanya agar persaingan menjadi fair dan konsumen memiliki banyak pilihan merk dan model motor.

Comments