Skip to main content

Struktur Beton vs Konstruksi Baja, berikut kelebihan dan kekurangannya masing-masing

Baca Juga

Motorisweb.com - Untuk membuat suatu bangunan yang kuat, maka harus menggunakan struktur yang kokoh. Dan pada umumnya, struktur kokoh bisa didapat dengan dua pilihan, yakni konstruksi baja atau struktur beton. Nah, dari dua opsi diatas, ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang harus dipertimbangkan dengan matang untuk mendapatkan pilihan yang paling recomended.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN STRUKTUR BETON
Pada dasarnya, beton lebih tahan terhadap suhu panas dan risiko kebakaran saat dirangkai. Dan juga tidak termakan korosi aka karat dan dapat ditempatkan pada celah-celah sempit saat dicetak.

Penggunaan struktur beton juga dapat digunakan untuk melapisi beton lama yang telah retak atau terlewatkan pada saat pencetakan sehingga meninggalkan celah / rongga. Selain itu, struktur beton relatif kokoh dan mampu menopang tekanan / beban berat. Bentuknya dapat dicetak sesuai desain aka bentuk yang diinginkan.

Namun sayang, biasanya struktur beton relatif mudah retak karena tidak mampu menahan daya tarik.

Penyebab dari keretakan beton adalah karena dia dapat menyusut atau mengembang pada suhu ekstrim. Karenanya, proses pengerjaan struktur beton memerlukan teknik khusus demi mencegah kemungkinan tersebut. Proses pembuatannya harus dengan pengamatan yang sangat cermat, termasuk pengamatan terhadap struktur tanah dilokasi yang akan dibangun, termasuk history bencana gempa bumi didaerah tersebut.

Singkatnya, struktur beton normal sangat tidak disarankan untuk bangunan  diwilayah rawan gempa. Pasalnya, pergeseran tanah akibat gempa dapat memicu kerusakan yang lebih parah pada struktur beton dibanding konstruksi baja.

Untuk mencegah kemungkinan tersebut, ada pilihan dalam rangkaian rangka beton. Yaitu, jika pada umumnya tulang beton menggunakan rangkaian besi dan kawat, kali ini Anda dapat menggantinya dengan rangka tulang baja.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KONSTRUKSI BAJA
Belakangan ini, penggunaan konstruksi baja lebih banyak digunakan ketimbang struktur beton. Pasalnya, penggunaan material baja cenderung lebih memiliki banyak kelebihan dan relatif lebih murah dibanding beton

Struktur Beton vs Konstruksi Baja, berikut kelebihan dan kekurangannya masing-masing

Meski pengalaman hidup saya baru sebatas menjadi buruh bangunan, tapi sedikit banyaknya saya pernah tahu / pernah mendengar dari orang-orang yang lebih berpengalaman bahwa konstruksi baja lebih tangguh dan telah terbukti kuat pada bangunan-bangunan modern saat ini. Hal itu karena material baja lebih lentur dan relatif lebih ringan dari pada beton.

Konstruksi baja juga relatif lebih cepat dalam proses perangkaiannya dibanding struktur beton.

Selain lebih unggul dari pada struktur beton, konstruksi baja pun lebih recomended dibanding aluminium.

Kemudian jika dibandingkan dengan stainless steel pun, material baja relatif lebih kuat. Selain itu, harganya pun lebih murah.

Beberapa contoh material pokok yang sering digunakan untuk membuat struktur konstruksi diantaranya pelat baja, trekstang, kolom, balok, gording, ikatan angin (bracing), turn buckle, baut, spandek, rangka siku, penutup dinding (cladding), WF, habim, hollow, CNP, UNP, bondek, dan lain sebagainya.

Akhir-akhir ini penggunaan konstruksi baja pada bangunan-bangunan besar tampaknya sudah mulai menggantikan penggunaan rangka kayu.  Pasalnya, ketersediaan kayu berkualitas sudah mulai sukar didapatkan. Jika pun ada harganya akan sangat tinggi. Itu pun belum tentu kayu tersebut benar-benar bagus dan awet untuk jangka waktu lama.

Kelebihan lain dari konstruksi baja dibanding beton adalah kekuatan tariknya yang lebih maksimal sehingga lebih tahan terhadap goncangan gempa bumi.

Tapi apa pun itu, tidak ada sesuatu hal pun yang sempurna.

Seperti yang sudah saya singgung diatas, bahwa konstruksi baja memiliki risiko korosi / karat. Anda dapat meminimalisir risiko tersebut dengan melapisi rangkaian baja menggunakan cat. Namun begitu, Anda tetap harus melakukan pemeliharaan yang intensif secara berkala.
Sumber: pengalaman pribadi, rangkaatapbajaringanbogor.com

Comments