Aki Motor yang Bagus Serta Harga dan Tipenya (Basah dan Kering)

Baca Juga

Motorisweb.com - Pertanyaan yang hampir sama untuk semua orang ketika kuda besinya harus ganti accu adalah, aki motor yang bagus apa ya? Tipe kering atau basah? Merknya apa? Yuasa, GS...?

Perkara merk sih nggak masalah, tapi yang jadi masalah adalah pertanyaan hal kering atau basah? Bukankah yang kering juga kalo kena gesekan lama-lama akan jadi basah? Kalo nggak basah ya jadinya nggak enak kan? Jadi nanggung! Hahahaha...!! Huss..!! Jorok kamu ya...?!

HARGA AKI
Berikut ini Mtw rangkum kisaran harga aki dari beberapa merk yang cukup populer di Indonesia. Namun harga ini tentunya dapat berbeda dibeberapa wilayah. Bahkan, tidak jarang disatu lokasi yang berdekatan pun, beda toko / bengkel bisa beda pula harganya.

1. Harga Aki Yuasa
Aki kering untuk motor bebek / matik Rp140,000; sedangkan aki motor sport berada dikisaran harga Rp215,000.

Aki Motor yang Bagus Serta Harga dan Tipenya (Basah dan Kering)

2. Harga aki Indobattery
Indobattery sejatinya masih bersaudara dengan Indoparts. Tapi saya tidak tahu pasti, apakah mereka itu saudara kandung atau saudara tiri? Hahahaha...!!

Aki tipe MF (kering) dari Indobattery yang paling poluler adalah yang berspesifikasi 12V-3.5 Ampere seharga Rp120,000.

3. Harga Aki Nagoya
Untuk merk yang satu ini, jenis aki yang lebih populer justru tipe basah berlabel Premium Nagoya. Tegangannya berada di angka 12 volt seperti umumnya aki motor dari merk lain.

Menurut informasi, Aki Nagoya adalah merk asli Indonesia.

Produk aki basah dari Nagoya cocok untuk Yamaha Mio versi lama (versi karburator) dan Astrea Grand, Legenda, Supra 100 serta generasi Honda C100 lainnya.

Nagoya membaderol produknya dengan harga yang cukup bersaing, yakni Rp100,000 saja.

4. Harga aki Motobatt
MTZ5S adalah aki jenis MF (kering) andalan merk Motobatt. Teknologinya menggunakan kimia berbentuk gel yang mampu mengeluarkan listrik secata konstan.

Aki kering dari Motobatt ini diklaim mampu menahan getaran dengan baik. Usia pakainya pun mampu mencapai 2 hingga 3 tahun. Tapi usia itu pastinya relatif lho ya, Om Bro... banyak faktor dan banyak kemungkinan yang bisa memperpendek atau pun memperpanjang usia aki. Apa lagi soal mati, jodoh dan rizki adalah takdir Tuhan.

Hihihi...!! Dikira aki itu mahluk hidup kali ya?

Aki MF Nagoya dibanderol dengan harga dikisaran Rp200,000-an saja.

5. Harga aki GS Astra
Untuk merk yang ini, kita semua pasti sudah sangat familiar. Pasalnya, merk GS Astra seringkali disematkan sebagai aki standar pabrikan dari berbagai merk motor dan mobil. Kisaran harganya bervariasi antara Rp114,000 - Rp161,000 untuk tipe standar (aplikasi motor bebek dan matik) serta Rp150,000 - Rp215,000 untuk motor tipe sport.

BEBERAPA TIPE AKI MOTOR BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA
Jika diatas tadi Mtw telah memberikan gambaran perkara harga-harga aki motor, maka sekarang kita flashback. Kita bahas perkara tipe-tipe aki,

1. Aki tipe basah, merupakan jenis aki tertua yang pernah ada. Aki tipe basah sudah lebih dulu ada, jauh-jauh hari sebelum muncul teknologi aki kering.

Isi dari aki basah adalah cairan yang berjenis larutan elektrolit, yakni asam sulfat (H2SO4) untuk media penyimanan daya listriknya. Jenis aki ini banyak digunakan pada motor-motor keluaran lama yang masih menganut sistem pembakaran karburator dengan kelistrikan jenis AC.

* Kelebihan Aki Basah
- Harganya relatif lebih murah dibanding aki kering,
- Mudah didapatkan dibengkel-bengkel atau toko-toko spare part motor.
- Usianya relatif lebih panjang dibanding aki kering (jika dirawat dengan baik),

* Kekurangan Aki Basah
- Harus dirawat secara teratur agar dapat digunakan dengan makimal. Namun sejatinya tidaklah sulit merawat aki basah. Poin utamanya hanya harus menjaga ketinggian air aki agar selalu berada diantara garis batas atas dan batas bawah.

Tambahkanlah air aki jika volumenya sudah menyentuh atau bahkan berada dibawah garis minimal.

- Elektrolit adalah jenis asam H2SO4 yang keras dan memiliki sifat korosif. Jika terkena kulit, akan menimbulkan rasa gatal dan reaksi alergi lainnya. Juga dapat merusak lapisan cat, bahkan menimbulkan bekas putih jika tertumpah ke lantai, dan dapat mengakibatkan korosi (karat) pada besi dan baja.

2. Aki Kalsium, mirip dengan aki basah, tapi menggunakan kutub positif dan negative yang terbuat dari bahan kalsium. Aki jenis ini terbilang jarang didapati karena minat masyarakat yang lebih familiar dengan dua tipe saja, yakni tipe kering dan basah.

* Kelebihan Aki Kalsium
Mampu menyimpan arus listrik dengan lebih baik dibanding aki tipe basah

* Kekurangan Aki Kalsium
Sulit didapatkan karena jarang tersedia dipasaran.

3. Aki Hybrid, adalah hasil kombinasi antara aki basah dan aki kalsium. Aki hybrid menggunakan kutub positif dengan bahan Low Antimonial (seperti aki basah) namun mengaplikasikan bahan Kalsium pada kutub negatifnya.

Aki tipe hybrid memiliki daya tahan yang lebih baik dibanding aki basah. Namun begitu, popularitasnya masih kalah jauh jika dibanding aki tipe MF.

Aki hybrid juga menggunakan elektrolit dengan tingkat penguapan yang lebih rendah dibanding aki tipe basah.

4. Aki MF (Maintenance Free) aka aki kering
Pada dasarnya, aki kering pun tetap menggunakan larutan elektrolit didalamnya. Tapi, aki kering dikemas dengan segel khusus yang amat kuat, yang mampu menahan penguapan elektrolit dengan sangat baik. Karenanya, aki kering disebut juga dengan tipe MF aka maintenance free. Artinya bebas perawatan. Sekali pakai, setelah rusak / mati tinggal langsung dibuang selayaknya batu baterai pada umumnya.

Aki MF memiliki harga yang relatif lebih mahal dibanding aki basah. Namun begitu, popularitasnya semakin hari semakin naik karena kepraktisannya. Bahkan, motor-motor model terbaru saat ini sudah hampir tidak ada lagi yang menggunakan aki basah dalam standar produksinya.

5. Aki Gel, adalah teknologi baru didunia persilatan baterai.

Sesuai dengan namanya, aki jenis ini menggunakan media gel sebagai pengganti cairan elektrolit. Dengan elektrolit gel ini, kemungkinan tumpahnya akan jauh lebih kecil dibanding aki basah. Selain itu, aki gel pun (kabarnya) memiliki usia pakai hingga 2 kali lipat lebih lama dibanding aki biasa.

Aki gel termasuk dalam golongan MF karena tidak memerlukan perawatan. Perkara harga, aki gel relatif lebih mahal dibanding aki kering atau pun aki basah. Namun sayang, aki jenis ini pun masih kalah populer dibanding aki kering. Ketersediaannya dipasaran pun terbilang masih jarang.

Comments