Skip to main content

Mio J vs Honda Beat, Konsumsi BBM, Akselerasi, Penjualan dan Spesifikasi

Baca Juga

Motorisweb.com - Om Bro...!! Meski sekarang Mio J sudah discontinue, tapi masih cukup menarik untuk dibahas karena peredarannya dijalanan masih lumayan banyak. Pun dengan komparasinya vs Honda Beat, mulai dari segi konsumsi BBM, akselerasi, jumlah penjualan serta spesifikasi teknisnya.

KONSUMSI BBM, SUSPENSI DAN PERFORMA YAMAHA MIO J VS HONDA BEAT
* Pengujian dijalanan datar dengan lalu lintas padat
Review ini Mtw dapatkan dari situs cicakkreatip.com. Disana ada rangkaian pengujian yang melibatkan 1 unit Honda Beat FI, 2 unit Yamaha Mio J dan 1 unit Yamaha Jupiter Z1. Tapi fokus bahasannya ada pada Mio J vs Beat FI saja.

Pengujian dilakukan dengan menggunakan 1 liter BBM jenis pertamax pada masing-masing unit. Pengujian dilakukan dijalanan langsung dengan perjalanan dimulai dari Surabaya pada pukul 18:10 WIB. Perjalanan malam dengan cara berkendara normal dengan kecepatan dikisaran 20-60 km/jam pada situasi lalulintas padat.

Perkara akselerasi (menurut review tersebut), Yamaha Mio J lebih lincah dibanding Honda Beat FI.

Mio J vs Honda Beat, Konsumsi BBM, Akselerasi, Penjualan dan Spesifikasi

Pada akselerasi (tarikan awal), Honda Beat terasa lebih ringan, namun pada kecepatan lebih tinggi, posisi jadi terbalik menjadi Mio J yang lebih unggul.

Kemudian perkara suspensi, disini Mtw kurang sepaham dengan review dari cicakkreatif.com. Pasalnya, dia menyebutkan bahwa suspensi dan braking system kedua motor tersebut hampir tak ada perbedaan aka sama. Padahal Mtw pernah menjajal keduanya dan terdapat perbedaan yang sangat jauh dari mereka.

Yamaha Mio J memiliki rem yang lebih pakem, sedangkan suspensi dan getaran Honda Beat jauh lebih lembut. Jadi sekarang tinggal Om Bro para pembaca saja yang Mtw persilahkan untuk menilainya sendiri.

Namun, meski suspensi dan getaran Honda Beat lebih lembut, jok (tempat duduk)nya justru lebih keras dibanding Mio J. Karenanya, beberapa kalangan yang tidak suka pada merk Honda sampai menyebut jok Beat dkk dengan kata "papan penggilesan".

Dan berikut ini hasil uji konsumsi BBMnya pada perjalanan malam hari dengan lalu lintas padat dijalanan datar,
- Beat FI 51,2 km/liter,
- Mio J Teen 53,2 km/liter,
- Mio J Family 58,5 km/liter,
- Jupiter Z1 60,1 km/liter,

* Pengujian dijalanan menanjak dan bergelombang.
Kemudian pada kondisi jalan menanjak dan bergelombang, akselerasi Honda Beat FI sama seperti diatas, yakni lebih ringan diawal. Bagian suspensi pun masih tampak bekerja dengan baik.

Namun saat berusaha melibas tanjakan, skutik entry level milik Honda ini terlihat agak berat.

Berbeda dengan Yamaha Mio J yang (sepertinya) memiliki torsi lebih bagus dimedan menanjak. Dan berikut ini hasil dari konsumsi bahan bakarnya,
- Beat FI 48,4 km/liter,
- Mio J Teen 51,5 km/liter,
- Mio J Family 53,0 km/liter,
- Jupiter Z1 60,1 km/liter,

* Pengujian didataran tinggi,
Tahap ketiga pengujian berada pada suhu Bromo yang dingin dengan ketinggian +/-2300 mDPL. Dilokasi tersebut, saat start dipagi hari, mesin Honda Beat cenderung agak susah di hidupkan. Berbanding terbalik dengan Yamaha Mio J yang tidak ada masalah sama sekali dan cek gur hanya dengan sekali start.

Pada tanjakan jalan sepanjang sekitar 1 km, hasil akselerasi yang diperoleh tetap sama seperti diatas.

Setelah menempuh jarak sekira 200 meter, Honda Beat tidak lagi mampu melaju dengan kencang. Hasil tersebut didapat pada perjalanan siang hari dengan kecepatan dikisaran 50-60 km/jam dengan konsumsi bahan bakar sebagai berikut,
- Beat FI 59,4 km/liter,
- Mio J Teen 62,8 km/liter,
- Mio J Family 65,0 km/liter
- Jupiter Z1 69,4 km/liter,

Nah... jika melihat data hasil uji diatas, jelas sekarang (seharusnya) image irit Honda sudah terbantahkan.

Tapi kenapa kenyataannya tidak...?! Bahkan penjualan Honda Beat telah beberapa kali merajai pasar domestik dan ekspor. Setidaknya pada bukan Agustus dan September 2017 lalu.

PENYEBAB HONDA BEAT LEBIH LAKU KETIMBANG MIO J
Seperti kita ketahui bersama, dalam beberapa tahun terakhir ini Honda Beat FI menjadi dominasi mayoritas dikelas skutik entry level. Padahal dengan data diatas (logikanya) Mio series seharusnya lebih unggul ketimbang Beat series. Lantas, kenapa kenyataannya berbanding terbalik?

Mari kita renungkan...

Hahahaha...!! Sempat-sempatnya merenungkan motor?

Mio J vs Honda Beat, Konsumsi BBM, Akselerasi, Penjualan dan Spesifikasi

1. Harga jual Honda Beat lebih tinggi
Menurut Mtw, mestinya hal ini tidak menjadi penyebab keunggulan Honda Beat. Kita beli motor untuk dipakai, kan? Bukan untuk dijual lagi?

Tapi kenyataan berkata lain. Image harga jual kembali motor Honda rupanya sudah mendarah daging pada masyarakat Indonesia. Dan benar saja... Hingga saat Mio J masih diproduksi, beberapa sumber mengatakan pasaran harganya masih tetap seperti itu, yakni harga jual kembali Beat tetap lebih tinggi.

Padahal, dari dulu hingga sekarang, banderol harga baru motor Honda pun cenderung lebih tinggi dibanding motor Yamaha yang sekelas. Tapi ya itu... pertimbangan harga jual kembali masih tetap kuat dibenak masyarakat.

2. Kenyamanan berkendara
Secara feel riding, berdasarkan test ride yang pernah Mtw lakukan pada Mio J vs Honda Beat, mereka memiliki karakter yang sama sekali berbeda. Bahkan bertolak belakang aka 180 derajat perbedaannya.

Seperti yang sudah berulang kali Mtw bahas diblog ini, Yamaha keukeuh ingin mempertahankan image motor kencangnya. Karena itulah jajaran Mio, termasuk seri J pun tetap menggunakan suspensi tipe stiff yang notabene terasa keras dan tidak nyaman. Pun dengan getaran mesin yang mencapai stang... Yamaha keukeuh tidak mau merubah sistem peredam getarnya pada sambungan antara mesin ke body seperti model skutik Honda.

Fokus utamanya disini adalah... hanya sedikit orang yang membutuhkan skutik low end yang kencang. Sebagian besarnya membutuhkan kenyamanan. Kalau perkara motor kencang, apakah belum cukup dengan produk dikelas sport?

3. Mio series minim / terlambat berinovasi
Dulu... dijaman teknologi karburator, Mio series pernah merajai penjualan motor skutik tanah air. Tapi Yamaha terlalu nyaman sehingga lupa berinovasi.

Jangan bayangkan inovasi yang uwow disektor mesin dan lainnya. Cukup seperti diatas, buat matic entry level yang nyaman dengan fitur-fitur tambahan seperti kepunyaan Honda.

Dijaman sekarang, produk-produk matic Yamaha sudah dilengkapi dengan fitur-fitur modern, semisal penutup lubang kunci, side stand switch, answer back system dan lain-lain. Bahkan Soul GT dan Fino terbaru sudah menggunakan ban tapak lebar. Yang lebih uwow lagi, skutik terbaru Yamaha, yakni Mio S telah dilengkapi dengan alarm anti maling.

Tapi...

...kenapa baru sekarang-sekarang ini? Kenapa bukan dari dulu? Yang lebih disayangkan lagi, Yamaha sampai sekarang tidak memberikan pilihan suspensi nyaman selain produk XRide 125 yang dulunya dimulai dari 115cc. Kenapa sih harus idealis seperti itu? Kenapa harus malu-malu meniru? Padahal penjualan sudah jauh tertinggal...

4. Yamaha (katanya) memberikan desain sesuai dengan selera anak muda?
Padahal, konsumen motor skutik tidaklah hanya dari kalangan muda. Berapa banyak sih duitnya anak muda?

Hahahah...!! Maaf lho ya buat anak muda yang banyak uang. Tapi nyatanya banyak anak muda yang menunggang motor dari hasil dibelikan oleh orang tuanya. Dengan begitu, sedikit banyaknya akan ada sisipan / arahan / rekomendasi dari si orang tua untuk membeli motor yang sesuai dengan selera mereka. Seharusnya hal itu jadi pertimbangan untuk pihak Yamaha, kecuali dia tidak ada niatan untuk meningkatkan jumlah penjualan.

5. Melakukan inovasi yang tidak diminati
Teknologi forged piston dan diasyl silinder... memang dari beberapa review telah membuktikan keawetan part ini. Tapi... apakah inovasi ini diperlukan untuk skutik entry level?

Jawabannya jelas PERLU! Tapi diiringi dengan fitur-fitur lain juga dong...

6. Cinta buta fansboy membuat Yamaha lambat berimprovisasi
Ini poin yang paling Mtw sayangkan... Mtw sering membaca diberbagai forum, para pecinta Yamaha membela produk kebanggaannya mati-matian. Mereka sama sekali tidak menerima kritikan dan masukan...

Mungkin...

...dengan pembelaan dari segelintir fbh, Yamaha merasa bahwa produk-produknya masih tetap digemari sehingga tidak bersedia "meniru" cara Honda. Padahal... kenyataanya jumlah "rakyat biasa" yang menghendaki motor nyaman masih jauh lebih banyak ketimbang jumlah fby.

Dan....

...semoga artikel ini menjadi kritik membangun untuk Yamaha Indonesia agar bisa mengulang kesuksesan penjualan tahun 2010. Yakinlah bahwa fby akan tetap setia meski produk Anda "berubah haluan". Bahkan jumlah fby akan lebih banyak jika Anda mendengar keinginan sebagian masyarakat yang saat ini belum menjadi fby!

SPESIFIKASI MIO J VS HONDA BEAT
* Mesin
YMJ 4 langkah, 2 valve, SOHC
HBE 4 langkah, 2 valve, SOHC

* Sistem pendinginan
YMJ Udara dengan kipas
HBE Udara dengan kipas

* Jumlah silinder
YMJ Tunggal, mendatar
HBE Tunggal, mendatar

* Isi silinder
YMJ 113,7 cc
HBE 108,2 cc

* Sistem bahan bakar
YMJ Fuel Injection (YMJET-FI)
HBE Fuel Injection (PGM-FI)

* Diameter x langkah (bore x stroke)
YMJ 50 x 57,9 mm
HBE 50 x 55,1 mm

* Rasio kompresi
YMJ 9,3:1
HBE 9,5:1

* Power masksimal
YMJ 5.7 kW/5000 rpm
HBE 6.38 kW (8.68 PS)/7.500 rpm

* Torsi maksimal
YMJ 8.5 Nm/5000 rpm
HBE 9,01 Nm (0,92 kgf.m)/6500 rpm

* Kopling
YMJ Otomatis, sentrifugal, tipe kering
HBE Otomatis, sentrifugal, tipe kering

* Transmisi
YMJ Otomatis, V-belt
HBE Otomatis, V-belt

* Kapasitas tangki bahan bakar
YMJ -
HBE 4 liter

* Kapasitas oli mesin
YMJ 0,85 liter (total); 0,74 liter (pada penggantian berkala)
HBE 0,7 liter pada penggantian berkala

* Dimensi (panjang x lebar x tinggi)
YMJ 185 x 70 x 105 cm
HBE 185,6 x 66,6 x 106,8 cm

* Jarak sumbu roda
YMJ 126 cm
HBE 125,6 cm

* Jarak terendah ke tanah
YMJ 13 cm
HBE 14 cm

* Tinggi tempat duduk
YMJ 74,5 cm
HBE 74 cm

* Berat kendaraan
YMJ 92 kg (CW), 93 kg (spoke)
HBE 92 kg (CW), 93 kg (tipe CBS)

* Rangka
YMJ Underbone
HBE Underbone

* Suspensi depan
YMJ Teleskopik
HBE Teleskopik

* Suspensi belakang
YMJ Unit swing dengan shock breaker tunggal
HBE Unit swing dengan shock breaker tunggal

* Ukuran ban depan
YMJ 70/90-14
HBE 80/90-14 M/C 40P

* Ukuran ban belakang
YMJ 80/90-14
HBE 90/90-14 M/C 46P

* Rem depan
YMJ Cakram
HBE Cakram hidrolik dengan piston tunggal

* Rem belakang
YMJ Tromol
HBE Tromol

* Sistem pengapian
YMJ TCI (Transistor Control Ignitation)
HBE Full Transisterized

* Battery (accu / aki)
YMJ YTZ4V / GTZ4V
HBE -

* Starter
YMJ Elektrik dan kick starter
HBE Elektrik dan kick starter
Sumber: cicakkreatip.com, survei-motor.blogspot.com, e-automotif.com

Comments