Potong Elektroda Busi Buat Bikin Busi Racing, Apa Akibatnya?

Baca Juga

Motorisweb.com - Umumnya, para modifikatorlah yang suka memodifikasi motor dengan berbagai cara. Entah tampilan atau pun korek mesin, misalnya dengan cara potong elektroda busi buat bikin busi racing.

Intinya sih busi dipotong. Atau dalam bahasa yang lebih sederhana, cara modifikasi seperti ini biasa disebut juga dengan istilah potong kepala busi.

Sejatinya Mtw bukanlah seorang mekanik atau pun seorang modifikator. Mtw hanya suka bertanya, suka membaca dan suka sharing. Itu saja.

Kembali ke perkara...

Menurut sumber yang Mtw baca, ada salah satu cara modifikasi dengan memotong elektroda ground busi. Tujuannya simple, yakni untuk menaikkan akselerasi motor secara spontan.

Potong Elektroda Busi Buat Bikin Busi Racing, Apa Akibatnya?

Apakah cara tersebut berhasil? Begini penjelasannya...

Sejatinya, bentuk dari elektroda busi adalah sangat beragam. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan motornya masing-masing. Lalu, apa akibatnya jika busi biasa (busi standar) dibentuk sedemikian rupa sehingga mirip dengan busi tipe lain? Misalnya dengan cara memotong bagian ground elektrodanya?

Menurut Diko Oktaviano yang merupakan Technical Support PT.NGK Busi Indonesia...

...teknologi busi dibuat dengan prinsip utama untuk meredam efek quenching. Yaitu efek dimana inti api diharapkan tidak terlalu cepat padam pada proses pengapian. Nah... karena bentuk elektroda yang dapat menghalangi pertumbuhan inti api, maka beberapa modifikator melakukan pemotongan pada elektroda ground demi mempercepat penyebaran api.

Salah satu cara pemotongannya adalah, bagian elektroda ground dipangkas dan dibuat sejajar dengan elektroda pusat. Harapannya, saat terjadi percikan, munculan api bisa bebas sebab tidak terhalang oleh elektroda.

Kemudian...

...dengan pemotongan elektroda tersebut, maka posisi awal api akan mengalami pergeseran ke sisi kiri sehingga api lebih cepat membesar.

Hasilnya? Ya spontanitas akselerasi kendaraan memang akan mengalami peningkatan. Tapi tingkat keausan busi jadi tidak merata karenanya. Elemen elektroda yang bagian menerima percikan listrik menjadi tidak fokus yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan karbon menjadi lebih cepat dari sewajarnya.

Akibat yang lain juga akan menyebabkan usia pakai busi menjadi sulit diprediksi. Akhirnya, Anda jadi tidak bisa menjadikan pedoman umum manual motor Anda (jadwal perawatan berkala) sebagai patokan untuk masa penggantian busi.
Sumber: Sindonews

Comments