Shogun RR 125 Review Kelebihan dan Kelemahan serta Spesifikasi Teknisnya

Baca Juga

Motorisweb.com - Meski tren dunia persilatan motor telah bergeser ke arah skutik, tapi beberapa kalangan (termasuk salah satu kakak Mtw) tetap setia menjadi penggemar motor jenis bebek. Kali ini Mtw telah menyusun review motor Suzuki Shogun RR 125 beserta kelebihan, kelemahan dan spesifikasi teknisnya.

Review ini saya dapatkan dari blog remcakram.com yang sebenarnya sudah berlalu terlalu lama. Tapi nggak apa lah ya, Om Bro... soale dijaman sekarang Suzuki tidak lagi memproduksi Shogun RR 125, jadi sulit untuk mendapatkan review terbarunya.

Admin blog remcakram.com membuat review Suzuki Shogun RR 125 pada saat usia motornya menjelang 3 tahun.

Ceritanya, sang admin blog termasuk orang yang lumayan jorok (hiii...!!). Dia sering membiarkan Shogun RR 125 miliknya kotor setelah kehujanan selama berhari-hari, terlambat servis dan telah 4 kali ganti merk oli. Selain itu juga suka gonta-ganti BBM antara Premium dan Pertamax.

Dengan kebiasaan seperti itu, rupanya si Shogun tidak pernah rewel dan akselerasinya tetap bagus walau pun top speednya terasa kurang nampol.

Perkara jumlah populasi, kita semua tahu kalau motor-motor bebek besutan Suzuki tidaklah sepopuler produk Honda dan Yamaha. Imbasnya pada soal perawatan. Teori singkatnya, dengan jumlah populasi yang hanya sedikit, tentu ketersediaan spare part pun tidak begitu banyak. Namun begitu, dengan menunggang Suzuki Shogun RR 125, Anda akan tampil lebih ekslusif karena tidak menggunakan motor pasaran.

Shogun RR 125 Review Kelebihan dan Kelemahan serta Spesifikasi Teknisnya

REVIEW SUZUKI SHOGUN RR 125
* Sektor Mesin
Sampai menjelang usia 3 tahun, blok mesin Shogun RR 150 tetap kering. Tidak ada gejala oli rembes dan lainnya. Pun belum pernah ada part-part dalam mesin yang diganti.

Namun, motor berkode FL125 ini harus menggunakan chooke (cuk) pada saat start dipagi hari (pada kondisi mesin dingin). Pasalnya, Si Shogun akan sulit dihidupkan jika tanpa chooke.

Sang admin sudah coba mengeluhkan permasalahan tersebut pada bengkel resmi Suzuki, tapi tidak mendapatkan solusi yang memuaskan.

Solusi terakhir didapat dengan menggunakan oli berkualitas bagus atau lebih tepatnya, cocok dengan karakter mesin Shogun RR 125.

Awalnya motor tersebut menggunakan oli rekomendasi dari pabrikan (SGO). Kemudian berganti pada merk Castrol dan Pertamina Enduro Racing. Masalah belum selesai sampai Shogun RR 125 tersebut bertemu dengan oli Shell VSX.

* Sektor Kaki-kaki
Handling Shogun RR 125 terbilang mantap dengan kaki-kaki yang diaplikasikan padanya. Suspensinya tingkat sedang, tidak terlalu keras atau pun terlalu lembut.

Bagian komstir dan "T" masih tangguh meski sudah pernah dua kali ndlosor dijalan.

Laher (bearing) roda masih awet dan lancar jaya. Belum pernah ganti sampai menjelang 3 tahun, padahal sering menghantam lubang-lubang jalanan.

Velg roda dan rem cakram pun masih sehat wal afiat. Tidak ada gejala oleng dan lainnya.

Rantai roda sudah pernah ganti satu kali. Tapi itu wajar... Mtw sendiri, dulu, ganti rantai roda satu set pada saat usia motor belum genap dua tahun.

Terus, perkara isu harga spare part Suzuki yang katanya mahal, sepertinya disini tidak berlaku. Pasalnya, saat itu (tahun 2011) harga rantai gear set Shogun RR 125 original hanya Rp120,000 doang. Hampir sama dengan kepunyaan Honda Fit X yang notabene kelasnya lebih rendah.

Menurut Mtw, kemunculan isu harga spare part Suzuki yang mahal tersebut karena perbandingannya spare part original Suzuki vs spare part KW dari Honda dan Yamaha. Secara spare part Suzuki jarang sekali versi lokal (KW)nya. Jadi kesimpulannya,, jika komparasinya antara spare part original vs oroginal, Mtw yakin selisih harganya tidak akan terpaut jauh dengan merk lain.

Beralih kebagian ban... Shogun RR 125 punya admin blog tersebut sudah pernah sekali ganti. Wajar sih... namanya juga part fast moving.

* Sektor Kelistrikan
Sampai hampir 3 tahun, aki belum pernah ganti. Semua instrumen kelistrikan pun masih berfungsi dengan baik. Bahkan lampu-lampu pun belum pernah ada yang mati.

Tapi sayangnya, disektor ini Suzuki Shogun RR 125 memiliki kelemahan pada bagian klakson. Suaranya lirih. Tapi tidak sampai mendesah seperti suara Syahrini. Hahaha...!! Sesuatu...

Kelemahan lain terdapat pada lampu utama, dimana sorotnya terasa redup. Kata Si Admin sih, kayak sinar lilin ngepet. Hahaha...!! Bisa aja nih Om Admin remcakram.com.

* Sektor Body
Komponen body, termasuk cat masih dalam kondisi bagus. Padahal beberapa hari terkena hujan abu dari erupsi Gunung Merapi, tempat Mbah Marijan wafat sebagai kuncen gunung tersebut.

Kelemahan disektor ini berada pada bagian kulit sarung jok yang terasa licin untuk versi originalnya.

Kemudian tutup tangki sudah pernah robek pada bagian karet perapatnya.

Pajak motor terbilang standar, hanya Rp180 ribuan pada tahun itu (2011). Sekarang mungkin sudah berbeda.

SPESIFIKASI SUZUKI SHOGUN RR 125
Suzuki mulai meluncurkan bebek 125cc pada tahun 2004.

PT.Suzuki Indomobil Sales meluncurkan Shogun RR 125 pada tahun 2007 untuk melengkapi varian yang lain, yakni Shogun 125 Standar, Shogun 125 SP dengan double disc brake dan kopling manual, Shogun F1 dengan sistem injeksi serta Shogun 125 NR aka Spesial Night Rider.

Jajaran motor bebek Suzuki 125cc pernah banyak berseliweran dijalan-jalan Indonesia pada masa itu. Hal tersebut karena minat masyarakat terhadap motor bebek dengan performa tangguh dan bodi stylish sporty yang akhirnya berlabuh dihati Suzuki.

Beberapa kalangan bahkan menyebutkan bahwa Shogun 125 kala itu mewarisi kesuksesan penjualan Shogun 110 dimasa lalu.

* Tipe Mesin
1 silinder, 4 langkah, SOHC
* Bore x stroke
53,5 x 55,2 mm
* Kapasitas mesin
124cc
* Rasio kompresi
9,6:1
* Power Maksimum
9,6 PS/8000 rpm
* Torsi Maksimum
1.0 kgf.m/6000 rpm

* Sistem Pendinginan
Udara
* Sistem bahan bakar
Karburator, Mikuni VM 18-264
* Sistem Pengapian
DC-CDI
* Busi
NGK C6HSA / ND U20FS-U
* Battery / accu
12V-3,5Ah

* Sistem Transmisi
Manual, 4 percepatan, sistem rotari (N-1-2-3-4-N)
* Tipe Kopling
Manual dan semi otomatis
* Final gear
NT 14 (depan) / NT 35 (belakang)
* Starter
Electrik dan kick starter

* Panjang x lebar x tinggi
190,5 x 71,5 x 107,5 cm
* Jarak sumbu roda
122 cm
* Jarak terendah ke tanah
13,5 cm
* Tinggi tempat duduk
77 cm
* Kapasitas bagasi
7 liter

* Kapasitas olie mesin
1 liter
* Kapasitas Tangki bahan bakar
4,3 liter
* Berat kendaraan
107 kg
* Tipe Rangka
underbone
* Radius putar
1,9 meter

* Tipe Suspensi depan
Telescopik
* Tipe suspensi belakang
Swing arm dengan peredam kejut ganda
* Rem depan
Cakram hidrolik N220
* Rem belakang
Tromol
* Ukuran Ban depan
70/90-17 M/C 38P
* Ukuran belakang
80/90-17 M/C 44P
Sumber: remcakram.com, sepeda-motor.info

Comments