Skip to main content

Penyebab Knalpot Motor Nembak Saat Lepas Gas serta Solusinya

Baca Juga

Motorisweb.com - Barangkali didalam lubuk hati yang paling dalam, Om Bro pernah bertanya, apa penyebab knalpot motor nembak saat lepas gas? Ngeselin kan? Apalagi kalau jenisnya racing... benar-benar mengagetkan orang lain yang berkendara didekatnya.

Cerita ini Mtw dapatkan dari istri tercinta...

Suatu ketika dia dibonceng motor oleh ayahnya (mertua saya). Motornya matic Mio Sporty 2010. Dalam perjalanan, Bapak Mertua ngomel-ngomel sendiri saat mendengar suara letupan dari knalpot motor. Hampir dia marah-marah pada pengendara motor lain yang berada didepannya.

Kejadian itu berulang-ulang selama perjalanan sampai istri Mtw menyadari bahwa suara ledakan-ledakan tersebut ternyata timbul dari knalpot motor yang sedang ditumpanginya. Iya... ternyata knalpot motor Bapak Mertua yang meletup-letup. Untungnya Beliau tidak jadi memarah-marahi orang lain. Wkwkwk...!!

Penyebab Knalpot Motor Nembak Saat Lepas Gas serta Solusinya

Setelah diingatkan oleh putrinya sendiri (istri Mtw), Bapak Mertua baru menyadarinya juga.

Suara meletup-letup seperti cerita diatas tersebut dapat timbul hampir pada saat motor sedang deselerasi aka lepas gas. Dan pada tingkatan yang lebih parah, ledakan knalpot dapat terjadi saat mesin motor dalam putaran langsam. Bahkan dalam kondisi yang lebih parah lagi, ledakan semacam itu dapat disertai dengan keluarnya api dari selongsong knalpot.

Kondisi seperti itu tentunya tidak boleh diabaikan karena dapat mengejutkan pengendara lain dijalanan. Dan tentunya bisa jadi berbahaya jika orang yang dikagetkan tersebut tengah berakselerasi dengan kecepatan sedang - tinggi.

PENYEBAB KNALPOT MOTOR NEMBAK SAAT LEPAS GAS SERTA SOLUSINYA
Efek nembak dari knalpot atau yang biasa disebut backfire / afterburn adalah indikasi bahwa mesin sedang dalam kondisi tidak sehat. Akibatnya, selain menghasilkan ledakan, performa motor pun jadi tidak maksimal.

Penyebab kondisi itu sendiri dapat terjadi dari beberapa kemungkinan, yang pada dasarnya adalah akibat dari pembakaran yang tidak sempurna. Berikut ini beberapa kemungkinannya,

1. Komposisi / campuran bakar bakar terlalu kaya
Terlalu kaya disini bukan berarti punya rumah mewah, mobil mewah dan uang banyak. Karena kekayaan seperti itu tidak ada hubungannya dengan perkara campuran bahan bakar. Hahahaha...!!

Campuran kaya dimaksud adalah dimana komposisi bahan bakar lebih banyak ketimbang udara. Iya... untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna, perbandingan campuran bahan bakar dan udara pun harus sesuai rasio yang telah ditentukan olah masing-masing pabrikan.

Pada umumnya, kondisi knalpot meledak-ledak hanya terjadi pada motor dengan sistem karburator. Lain dengan mesin injeksi (apalagi yang sudah close loop) dimana campuran bahan bakarnya selalu terkontrol dengan baik.

Dalam kondisi campurah bahan bakar normal, setiap pembakaran akan terjadi dalam ruang bakar atau dalam bahasa mekanisnya disebut combustion chamber. Namun dalam keadaan tidak normal, pembakaran dapat juga terjadi diluar ruang bakar. Dan ini merupakan salah satu penyebab terjadinya ledakan.

Lokasi luar ruang bakar yang Mtw maksud biasanya terjadi di pangkal knalpot aka muffler. Selain itu dapat pula terjadi pada intake pipe atawa pipa masuk bahan bakar.

Terjadinya pembakaran dilokasi-lokasi tersebut disebabkan karena campuran bahan bakar yang telalu kaya itu tadi. Yang secara teknis, ada bahan bakar yang tersisa karena tidak habis terbakar.

Sisa bensin yang tidak terbakar itu kemudian keluar dari ruang bakar melalui saluran buang. Nah, dalam perjalanan keluarnya, sisa bahan bakar tersebut bertemu dengan udara dari luar sehingga terbakar di pangkal muffler.

Untung saja tidak terbakar dipangkal paha. Jiahahahaha...!! Husss...!! Saru! Pamali!

Astaghfirulloh...

Ya sudah, setelah istighfar, sekarang kita kembali ke jalan yang benar. Wkwkwkwk...!!

Cara yang paling simple dalam mengatasi masalah ini adalah dengan cara menambah pasokan udara kedalam ruang bakar. Om Bro dapat memutar screw penyetelan angin pada karburator ke arah yang berlawanan dengan jarum jam. Lakukan perlahan hingga didapat setting yang pas.

2. Ledakan terjadi karena setelan karburator tidak tepat
Jika perlu, lakukan pembongkaran dan pembersihan pada karburator menggunakan carbu cleaner. Fokuskan pembersihan pada main jet, pilot jet serta saluran udara.

Jika Om Bro tidak memiliki keahlian mekanis yang cukup, lebih baik periksakan ke bengkel terpercaya. Jangan sampai terjadi seperti Mtw yang hanya bisa membongkar dan membersihkan, tapi tidak bisa memasangnya kembali. Hahaha...!! Hadeuh... malu aku...

Jika kebetulan motor Om Bro menggunakan karburator vakum, sebaiknya cek juga kondisi membran karetnya. Jika bocor atau aus (sudah keras), sebaiknya segera diganti dengan yang baru.

3. Ledakan terjadi akibat filter udara kotor atau rusak
Peran filter udara pada kendaraan bermotor sangatlah penting. Fungsinya untuk menyaring udara kotor dan memastikan bahwa yang masuk ke ruang bakar hanyalah udara bersihnya saja.

Udara kotor juga dapat menjadi penyebab knalpot motor meledak-ledak. Dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan mesin sulit berputar langsam bahkan menyebabkan piston / seher lebih cepat aus akibat gesekan debu yang masuk kedalam ruang bakar. Karena itulah Mtw sering merasa heran pada beberapa orang teman yang suka dengan sengaja melubangi filter udara.

Katanya biar motornya kencang. Halaaah...!! Ajaran siapa itu? Lagian mau sekencang apa sih?

Kembali ke ledakan...

Bersihkan filter udara jika kotor atau ganti dengan yang baru apa bila rusak.

Perhatikan! Bahwa pembersihan filter udara hanya dapat dilakukan pada filter tipe kering. Jika motor Om Bro menggunakan filter basah, maka harus langsung diganti jika sudah terdapat kotoran yang lumayan tebal.

4. Ledakan terjadi akibat busi sudah tidak laik pakai
Periksalah kondisi busi. Bersihkan kotoran dan tepatkan kerapatan kepala busi sesuai anjuran dibuku manual motor Om Bro masing-masing. Jangan membersihan dengan pasta gigi karena yang Om Bro bersihkan itu BUSI, bukan GUSI. Wkwkkwk...!!

Busi yang sudah rusak / sudah lama atau bahkan hampir mati, akan menghasilkan percikan api yang kecil. Akibatnya pembakaran menjadi tidak sempurna, sehingga menyisakan bensin yang tidak terbakar.

Sisa bensin tersebut keluar dan akhirnya meledak pada bagian muffler.

Jika deposit pada busi (spark plug) sudah terlalu tebal segeralah ganti busi baru. Belilah busi dibengkel / toko yang terpercaya. Pastikan busi yang Om Bro beli sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrikan.

Penggunaan busi dengan spesifikasi / derajat panas yang tidak tepat dapat mengganggu pembakaran. Salah-salah, bukan sembuh ledakannya malah bertambah parah.

Ketepatan penggunaan busi sudah pernah Mtw test sendiri (meski test feeling tanpa alat ukur mekanis). Saat itu Mtw mencoba busi dari merk yang sama, dengan ukuran fisik yang sama, namun berbeda seri.

Semula Mtw mengira pengaruhnya hanya pada usia si busi itu sendiri saja. Tapi rupanya, suara mesin motor Mtw menjadi kasar dengan performa yang turun lumayan drastis.

5. Ledakan terjadi karena AIS (Air Induction System) tidak berfungsi dengan baik
Tugas AIS adalah menyalurkan udara bersih kesaluran buang demi menurunkan tingkat emisi yang berbahaya untuk kesehatan.

Ketika AIS tidak dapat lagi bekerja dengan baik maka kejadiannya akan diluar keinginan kita. AIS justru menjadi campuran yang akan meledakkan sisa bahan bakar diluar ruang bakar.

Nah, Om Bro... semoga bermanfaat... (Mtw)
Sumber: indomoto.com dan pengalaman pribadi

Comments